Hubungan Tak Sehat, Ini Tanda Orang Tua Toxic dan Cara Menghadapinya
Tak hanya anak-anak, bahkan ketika kita tumbuh dewasa, kita akan mendambakan memiliki orang tua yang baik, bukan toxic parents yang akan mengeksploitasi diri Anda.[1] Namun, pola asuh toxic parents tidak bisa dihindari hingga saat ini. Untuk itu, Anda perlu tahu cara menghadapinya sekaligus tanda atau ciri-ciri orang tua yang toxic.
Dampak Orang Tua Toxic
Toxic parents adalah istilah yang menggambarkan pola asuh orang tua terhadap anaknya dengan sifat meracuni psikis dan mental anak. Dalam pola toxic parenting, orang tua akan memperlakukan anaknya secara tidak baik dan menyebabkan anak merasa bersalah, ketakutan, dan harus berperilaku sangat patuh pada orang tuanya.
Dilansir dari HuffPost, ketika Anda tumbuh dengan orang tua yang toxic, perlu waktu bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun untuk menyadari bahwa hubungan seperti ini tidak berguna di kehidupan Anda dan malah cenderung merugikan. Itu bisa jadi karena perilaku buruk mereka yang dinormalisasi dari waktu ke waktu, atau karena Anda berharap orang tua Anda akan berubah dan hubungan itu dapat diselamatkan.
“Anak-anak yang sudah mulai tumbuh dewasa akan membuat pilihan yang berbeda dari pilihan orang tua mereka di semua bidang kehidupan, dan beberapa konflik tidak dapat dihindari,” kata Peg Streep, penulis ‘Daughter Detox: Recovering from an Unloving Mother and Reclaiming Your Life’. “Namun, ada yang membedakan antara orang tua yang normal dan toxic dalam menyelesaikan konflik dengan anaknya. Biasanya, kemenangan akan selalu diperoleh orang tua yang toxic dan itu akan menciptakan ketegangan tinggi dalam hubungan anak dan orang tua.”
Dinamika beracun antara orang tua dan anak ini tidak muncul begitu saja dalam semalam. Biasanya, itu dipicu sifat orang tua yang egois, ingin mengendalikan, biasa menyalahkan, terlalu kritis, dan terlalu mengabaikan. Lalu, ketika ada masalah kecil, itu bisa menjadi api yang disiram bensin dan menciptakan hubungan yang tidak sehat antara anak dan orang tua.
“Hubungan anak dan orang tua yang benar-benar beracun tidak hilang begitu saja,” kata Streep. “Orang tua yang memiliki sifat narsistik yang tinggi atau yang mengontrol dan agresif akan terus berperilaku seperti itu, meskipun anak sudah dewasa.”
Untuk itu, sebagai anak, Anda harus tahu apakah orang tua Anda termasuk yang menerapkan pola asuh toxic parents atau tidak. Berikut tanda-tanda toxic parents.
Tanda-Tanda Orang Tua Toxic
Memanipulasi Anda untuk Keinginan Pribadi
“Meskipun Anda mungkin membuat keputusan yang tepat untuk diri sendiri, orang tua Anda membuat Anda merasa bahwa keputusan Anda berbahaya bagi mereka dalam beberapa hal,” kata konselor kesehatan mental Justine Carino. “Mereka tak segan mengancam untuk tidak memberikan kasih sayang dan dukungan terhadap keinginan Anda.”
Meremehkan Perasaan dan Sering Menuduh Terlalu Sensitif
Ketika Anda mencoba untuk mengungkapkan rasa sakit atau kekecewaan Anda kepada orang tua yang beracun, mereka dengan cepat mengabaikan, menyalahkan Anda sendiri, hingga menuduh Anda terlalu sensitif. Secara tidak sadar, itu akan membuat Anda merasa enggan menyampaikan setiap masalah yang Anda hadapi.
“Anda juga akan sering merasa tidak valid secara emosional oleh orang tua Anda dan memiliki banyak perasaan ragu setelah berbicara dengan mereka,” kata Carino.
Menuduh Tidak Sopan Jika Keinginan Anak Bertolak Belakang
Toxic parents memiliki ciri utama bahwa mereka yang paling benar. Memiliki pendapat yang berbeda meskipun benar hanya akan menambah masalah Anda. Tidak ada ruang untuk diskusi atau kompromi yang sehat. Bahkan setelah Anda dewasa, pendapat Anda tampaknya tidak memiliki bobot.
“Orang tua yang menganut gaya pengasuhan otoriter hitam-putih percaya hanya ada satu jawaban, dan itu miliknya,” kata Streep. “Kurangnya diskusi memberi Anda hanya satu pilihan, yakni menyerah karena jika tidak, Anda akan dituduh tidak sopan.”
Setelah mengetahui apakah orang tua Anda menerapkan pola asuh toxic parents atau tidak, Anda juga perlu mengetahui cara mengatasinya. Ini sangat penting jika orang tua Anda adalah orang tua yang toxic.
Cara Mengatasi Orang Tua Toxic
- Batasi kontak dengan orang tua Anda, jika perlu.
- Ketahuilah bahwa reaksi negatif orang tua Anda bukanlah tanda bahwa Anda melakukan kesalahan.
- Bicaralah dengan terapis.
Lakukan cara di atas supaya Anda tidak teracuni secara psikis dan mental oleh orang tua Anda. Dengan berbicara kepada terapis, Anda juga bisa memperbaiki mental dan psikis yang mulai terganggu karena perlakuan toxic parents.
[1] Oktariani. 2021. Dampak Toxic Parents dalam Kesehatan Mental Anak. Jurnal Pendidikan Psikologi dan Kesehatan Universitas Potensi Utama, Col. 2(3): 215-222.


Leave a comment