Info Lengkap Cara Membuat Susu Almond Booster ASI

Susu almond (sumber: medicalnewstoday.com) Susu almond (sumber: medicalnewstoday.com)

Banyak alasan yang membuat susu almond jadi susu favorit. Pasalnya, ketersediaan susu hewani tidak cukup tinggi untuk memenuhi permintaan pasar. Kandungan susu almond yang baik bagi tubuh, ternyata juga dapat digunakan sebagai booster ASI. Tak heran, kini banyak resep cara membuat susu almond yang mudah dipraktikkan para ibu rumah tangga.

Susu yang terbuat dari kacang ternyata memiliki beragam jenis. Susu kacang yang lebih dulu dikenal masyarakat Indonesia yakni susu dari kacang kedelai. Berbeda dengan masyarakat yang berada di belahan dunia barat justru yang lebih populer yakni susu dari kacang almond.

Terbukti, susu dari kacang almond telah dikenal sejak abad pertengahan bagi masyarakat yang tinggal di Timur Tengah. Bahkan, susu yang harganya terbilang mahal tersebut menjadi minuman keseharian masyarakat lokal di sana karena diproduksi melimpah di sana. Susu dengan nama beken amygdalate juga menjadi minuman andalan masyarakat di Semenanjung Iberia hingga Asia Timur.

Resep pembuatan susu almond sudah dikenal sejak abad ke-14, seperti yang tertulis pada buku kumpulan resep berjudul Le Viandier. Awal mula kacang almond diolah menjadi susu karena ketersediaan susu hewani yang berasal dari sapi, kambing, dan domba tidak selalu diproduksi dalam jumlah banyak, sebab peternak juga memilih untuk mengolah susunya menjadi keju dan mentega.

Baca juga:  Keuntungan Dinilai Besar, Inilah Prospek dan Proyeksi Bisnis Rental Mobil

Susu dari kacang almond memiliki sejumlah keunggulan yang telah terbukti, seperti susu almond yang tidak mudah basi walaupun diletakkan pada suhu ruangan.[1] Kandungan kalori susu almond 50% lebih rendah dibandingkan susu sapi.

Manfaat Susu Almond

Susu almond (sumber: today.com)

Susu almond (sumber: today.com)

Membantu menurunkan berat badan dan menyehatkan jantung

Satu gelas susu almond hanya mengandung 39 kalori, setengah dari kalori yang terdapat pada susu skim sapi. Tak heran jika susu almond dapat membantu Anda mengurangi atau menjaga berat badan tetap sehat dan ideal. Susu almond tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh, sehingga dapat membuat jantung semakin sehat.

Tidak mengandung laktosa

Susu almond lebih cocok dikonsumsi oleh pengidap intoleransi laktosa yakni seseorang yang mengalami kesulitan mencerna gula dalam susu sapi. Nah, sebagai pengganti susu sapi, susu almond dapat diminum karena tidak mengandung laktosa. Susu almond juga memiliki kandungan karbohidrat yang rendah, sehingga dapat mengurangi risiko diabetes.

Baca juga:  Resep & Cara Membuat Roti Goreng Bantal Manis

Susu almond sebagai booster ASI

Susu almond dapat meningkatkan produksi ASI bagi ibu yang menyusui. Hal tersebut karena susu almond memiliki kandungan yang tinggi nutrien seperti protein, kalsium, dan vitamin E. Almond juga merupakan sumber mineral yang tinggi seperti magnesium, tembaga, fosfor, kalsium, besi, dan seng.

Resep Susu Almond Booster ASI

Ilustrasi: menuangkan susu (sumber: downshiftology.com)

Ilustrasi: menuangkan susu (sumber: downshiftology.com)

Saat ini, banyak ibu menyusui yang mencoba resep untuk membuat susu dari kacang almond. Bahan-bahannya cukup mudah karena Anda hanya perlu menyiapkan kacang almond sebagai bahan utama.

Susu Almond Kurma

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 130 gram kacang almond mentah
  • 900 ml air matang
  • 100 ml pasta kurma/madu kurma

Cara membuat:

  1. Rendam kacang almond dengan air matang di dalam mangkuk sampai lunak (sekitar 8 jam)
  2. Buat pasta kurma : rendam 1/2 mangkuk kurma dengan secukupnya air panas. Diamkan sampai kurma menjadi lunak (+- 1 jam). Langsung blender beserta airnya. Pasta dapat disimpan di dalam kulkas dan dapat dijadikan pemanis untuk susu jenis lain (UHT). Susu UHT ditambah kurma juga dapat menjadi salah satu booster ASI.
  3. Tiriskan kacang almond. Masukkan ke dalam blender, tambahkan 900 ml air. Blend sampai hancur.
  4. Saring susu menggunakan kain saringan tahu atau kalau ga ada bisa pakai saringan santan yang sangat rapat. Sisihkan ampas.
  5. Tambahkan pasta kurma, aduk rata. Jika mau variasi rasa bisa pakai madu, air gula, atau bubuk coklat.
  6. Susu dapat bertahan 1-2 hari jika ditaruh di pintu kulkas. Jika ingin lebih lama (sekitar 3-4 hari), taruh di bagian dalam kulkas. Jangan dikonsumsi lagi jika ada perubahan bau, rasa dan tekstur.
Baca juga:  Tak Harus Selalu Beli, Seperti Ini Cara Membuat Cabe Kering & Bubuk

Itu tadi resep sederhana yang dapat Anda coba di rumah dengan tambahan kurma untuk meningkatkan produksi ASI.

[1] Pridia Hani, Susu Kacang: Susu Sehat Segala usia + 45 Resep Bikinan Sendiri (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2014), hlm. 7

Leave a comment

Your email address will not be published.


*