Referensi Menu & Cara Melakukan Diet Mayo Saat Menjalankan Ibadah Puasa
Melangsingkan atau menguruskan badan sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, entah dengan cara yang instan atau dengan berproses selama beberapa waktu. Diet yang sehat biasanya dimulai dari membiasakan gaya hidup sehat terlebih dahulu agar Anda bisa melanjutkan program tersebut dalam jangka panjang. Masyarakat perkotaan sejak beberapa waktu belakangan mulai mengenal istilah diet mayo yang disebut-sebut efektif menurunkan berat badan. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan diet mayo? Amankah diet mayo dilakukan saat puasa?
Dilansir dari laman Alodokter, dr. Devika Yuldharia menjelaskan bahwa diet mayo adalah pengaturan makanan yang didasarkan pada buku terbitan Mayo Clinic. Diet mayo bertujuan untuk memperbaiki pola hidup sehat dan menurunkan risiko diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan tidur. Diet mayo dilakukan dengan program pengaturan makanan disertai olahraga sehingga penurunan berat badan bisa berlangsung secara sehat dan maksimal.
Pengaturan makanan dalam diet mayo adalah dengan cara mengurangi makanan yang berminyak dan bergaram tinggi selama 14 hari dan minum air dalam jumlah banyak, mengurangi kalori hingga per harinya berjumlah 1.200 kalori, serta berolahraga setiap hari secara bertahap antara 5-30 menit.
Diet mayo meliputi 2 fase, antara lain fase Lose It, yakni penurunan berat badan yang diharapkan antara 2-5 kg dalam 2 minggu dengan pembiasaan diri untuk melakukan pola hidup sehat dan fase Live It, dengan target penurunan berat badan 0,5-1 kg per minggu dengan komitmen terhadap diet yang telah dijalankan supaya bisa beralih ke tahap jangka panjang.
Saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, menurut dr. Devika Anda boleh saja tetap melakukan diet mayo asalkan Anda mampu menjalaninya dan tidak sampai membuat badan menjadi lemas. Prinsip diet mayo saat puasa agar berhasil adalah dengan tetap mengedepankan pembatasan jumlah kalori, makanan asin, dan berminyak. Akan tetapi untuk waktu olahraga yang tepat sebaiknya dilakukan menjelang waktu berbuka, yakni sekitar 30 menit sebelum buka puasa supaya tidak membuat Anda merasa lemas dan kehausan.
Selama menjalani diet mayo saat puasa, dr. Devika juga menganjurkan untuk makan makanan yang mengandung pemanis alami seperti kurma atau jus buah tanpa gula ketika berbuka puasa. Kemudian Anda juga disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung kadar gula terlalu tinggi, minum air putih minimal 8 gelas yang terbagi ketika sahur dan buka puasa, lalu beri jeda sekitar 1-2 jam setelah berbuka baru kemudian makan malam dengan menu makanan sehat dan bergizi.
Pada hari biasa, diet mayo biasanya menjadwalkan Anda untuk makan menu khusus diet mayo sebanyak 3 kali sehari, yakni pagi, siang, dan malam. Namun saat berpuasa Ramadan, maka menu diet mayo hanya dimakan 2 kali saja, yakni pada saat sahur dan buka puasa saja. Berikut ini contoh resep menu diet mayo selama 13 hari yang enak dan bisa Anda coba saat puasa.
| Hari | Pagi (Sahur) | Sore (Buka Puasa) | |
| 1 | 8 | Nasi Merah
Telur Dadar Cake Sayur campur Bumbu pecel Melon |
Meat ball dengan saus bulgogi
Burger Pudding Pepaya |
| 2 | 9 | Daging giling dengan saus kari
Yoghurt Puding Pisang |
Chicken Katsu dengan saus tomat
Kentang rebus Sayur campur Buah |
| 3 | 10 | Sate 3 tusuk
Buah dan sayur Saus Cake Sayur |
Ayam panggang + saus
Kacang merah Buah-buahan Pudding |
| 4 | 11 | Susu rendah lemak
Pudding Pepaya Pisang |
Chicken Katsu + saus kari
Brownies Buah-buahan |
| 5 | 12 | Roti/Sandwich
Siomay Sayur campur Buah |
Daging panggang + saus bulgogi
Cake Pudding Buah-buahan |
| 6 | 13 | Ayam panggang + saus kari
Buah-buahan Pudding |
2 telur rebus
Energy bar (bisa Soy Joy, Fruit Bar, atau bisa juga membuat sendiri) Pudding Cake buah-buahan |
| 7 | – | Nasi merah
Telur dadar Cake Sayur campur Bumbu pecel Melon |
Puasa. Jika sangat lapar bisa makan 1-2 buah pisang. |
Jika Anda vegetarian atau vegan, Anda bisa mengganti menu daging atau telur dengan sayuran atau semacamnya. Untuk olahan sayur, Anda bisa mencoba memasak wortel mentah yang diparut kemudian diberi perasan jeruk nipis agar rasanya lebih segar. Kemudian bisa juga mengombinasikan 1 ikat bayam dengan tomat, dan telur rebus.
Pada hari-hari pertama menjalani diet mayo mungkin akan terasa cukup berat karena lidah Anda belum terbiasa kehilangan atau tidak mengecap rasa asin. Solusinya, pada menu olahan daging seperti daging ayam, Anda bisa mengukusnya dengan sedikit unsalted butter agar terasa agak gurih di lidah. Perlu diketahui bahwa contoh menu di atas sifatnya tidak mengikat dan bebas Anda kembangkan sendiri selama masih berpatokan pada prinsip menjalani diet mayo, yakni mengurangi garam dan minyak.
Apabila Anda menginginkan referensi menu diet mayo lainnya yang murah meriah dan simple, Anda bisa langsung mengakses situs resmi diet.mayoclinic.org. Hal lain yang perlu Anda perhatikan, durasi diet mayo yang dianjurkan adalah 13 hari dan hanya dapat dilakukan 1 kali dalam setahun. Anda juga harus berhati-hati terhadap bumbu pelengkap yang mengandung garam tersembunyi seperti kecap, saus sambal, terasi, mayonaise, dan sebagainya. Konsumsi air sebanyak 2 liter sehari sebaiknya tidak dengan air es, melainkan air minum dengan suhu standar saja.
Meski terkesan sederhana, diperlukan tekat dan komitmen yang tinggi dalam menjalani diet mayo. Pasalnya jika dalam 2 minggu Anda sempat ‘cheating’ atau mengonsumsi makanan yang mengandung garam sehari saja di hari ke-7 misalnya, maka Anda harus mengulang lagi diet mayo Anda dari hari pertama. Cukup menantang bukan?



Leave a comment