Treatment Dermapen di Rumah, Ini Pengalaman Sejumlah Wanita
Bagi Anda yang memiliki hobi ke salon atau klinik kecantikan, pastinya sudah familiar dengan treatment microneedling. Nah, salah satu jenis treatment microneedling yang populer baru-baru ini, yaitu dermapen. Dermapen sendiri digemari oleh banyak remaja hingga wanita dewasa. Umumnya, mereka memiliki pengalaman yang positif dengan treatment dermapen.
Dermapen termasuk dalam treatment kecantikan teknik medical microneedling, karena menggunakan jarum-jarum kecil sebagai medianya. Teknik microneedling sendiri telah dijadikan sebagai solusi untuk menyembuhkan luka dan mengatasi permasalahan kulit, dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan baru dengan mengaktifkan kaskade penyembuhan luka.[1]
Prinsip cara kerja dermapen adalah dengan membuat saluran mikro melalui luka-luka kecil yang dibuat menggunakan alat dermapen. Alat dermapen ini bentuknya menyerupai pen dengan gagang agak tebal. Di bagian ujung alat, terdapat banyak jarum kecil dengan ukuran yang bervariasi.
Tujuan membuat luka-luka kecil di atas permukaan kulit, untuk merangsang pembentukan kolagen dan elastin. Kolagen dan elastin yang terbentuk di kulit akan membentuk jaringan baru dan mempercepat proses penyembuhan luka. Penggunaan dermapen juga membantu produksi kolagen pada kulit jadi meningkat, sehingga kulit akan terasa lebih kenyal dan elastis.
Dermapen sendiri fungsinya tidak hanya sebagai alat untuk membantu mempercepat proses penyembuhan luka, alat tersebut memiliki banyak manfaat lain. Anda bisa menggunakan dermapen untuk mengatasi masalah jerawat dan bopeng, seperti yang telah dilakukan oleh beauty blogger bernama Vira.
Dalam sebuah blog bernama mybeautydailyreview, Vira mengatakan, ia memiliki jerawat yang cukup parah hingga bekasnya menjadi bopeng. Awalnya, untuk mengatasi bopeng dan jerawat, ia sempat melakukan treatment dermaroller sebanyak 2 kali. Hasil yang didapatkan dari treatment cukup baik dan mengesankan, tetapi dibutuhkan beberapa kali treatment lagi agar wajahnya mulus kembali.
Karena Vira tidak sabar, akhirnya ia memutuskan untuk menggunakan dermapen untuk hasil yang lebih cepat. Awalnya, ia masih ragu-ragu, apakah keputusannya memang tepat atau tidak. Namun, setelah melihat beberapa review serta video para beauty vlogger, ia memutuskan untuk membeli alat dermapen beserta perlengkapannya.
Prosedur Treatment Dermapen
Untuk treatment menggunakan dermapen, tentunya tidak bisa sembarangan. Anda perlu menyiapkan beberapa macam perlengkapan, seperti alat dermapen, beauty nano scar serum, krim anestesi (anestesi emla 5%), dan NaCl (cairan infus). Menurut Vira, Anda juga bisa mengganti beauty nano scar serum dengan jenis serum lainnya yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Ketika menggunakan dermapen di wajah, Anda perlu mengaplikasikannya sesuai dengan arah kulit. Tusukkan jarum-jarum kecil dari alat dermapen di kulit yang bopeng, ini akan memperbaiki jaringan kulit dan membuat cekungan akibat bopeng terisi dengan kolagen. Selain itu, Anda juga bisa memakainya pada kulit wajah yang memiliki bekas luka atau memiliki garis-garis halus.
Dilansir dari Leny Skincare, dermapen bisa digunakan untuk menghilangkan bekas luka dan garis-garis halus. Elastisitas kulit dan kadar kolagen yang meningkat, akan membuat kulit wajah Anda menjadi lebih kencang dan lebih mulus, sehingga membuat Anda tampak lebih muda dari usia Anda.
Jika Anda memutuskan menggunakan dermapen, sebelumnya pastikan kulit wajah Anda bersih dari kotoran. Anda bisa cuci muka terlebih dahulu dan mengeringkan wajah Anda. Kemudian, agar tidak terasa sakit saat treatment, oleskan krim anestesi pada wajah hingga merata. Tunggu beberapa menit hingga krim bekerja, dan mulailah mengaplikasikan dermapen pada kulit wajah Anda secara perlahan.
Ketika Anda ingin menggunakan dermapen, pastikan Anda memiliki waktu luang yang banyak. Hal ini karena luka yang ditimbulkan oleh dermapen baru bisa sembuh dalam waktu 8 hari hingga 14 hari. Kulit yang sudah di-treatment, memiliki sensitivitas yang cukup tinggi. Untuk itu, Anda tidak boleh keluar rumah dan terpapar sinar matahari.
Jika Anda ingin beraktivitas di luar ruangan, Anda harus menggunakan perlindungan, seperti masker. Setelah melakukan dermapen, Anda juga dilarang mencuci muka menggunakan sabun. Wajah tidak boleh terkena air selama 24 jam setelah menggunakan dermapen, dan Anda pun hanya bisa mencuci muka dengan air biasa tanpa sabun. Perlu diingat juga, untuk hasil akhir dermapen pada setiap orang akan berbeda, tergantung kondisi kulit masing-masing.
[1] Saragih, Rini. 2018. Perbandingan Histopatologis Vaskularisasi, Adneksa Kulit dan Sel Jaringan Ikat Parut Akne dengan Terapi Kombinasi Microneedling dan Subsisi antara yang Disertai Platelet Rich Plasma dengan Disertai Larutan Salin Fisiologis. Majalah Kedokteran Nusantara Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Vol. 51(1): 10-13.


Leave a comment