Pemilik Kulit Bopeng Wajib Tahu, Ini Pantangan Setelah Dermaroller!

Perawatan dermaroller (sumber: rpaesthetics.co.uk) Perawatan dermaroller (sumber: rpaesthetics.co.uk)

Orang-orang yang bermasalah dengan bekas jerawat maupun kulit bopeng akibat bekas jerawat biasanya berjuang keras untuk membuat wajah mereka kembali mulus. Upaya ini kabarnya tidak cukup dengan penggunaan sabun dan krim muka saja. Anda juga perlu pergi ke dokter kulit untuk melakukan treatment seperti dermaroller. Namun, apa saja pantangan setelah dermaroller?

Apa Itu Dermaroller?

Dermaroller merupakan alat terobosan baru untuk meremajakan kulit, scar treatment untuk menyempurnakan kulit wajah yang bopeng akibat jerawat atau cacar. Dermaroller sendiri adalah salah satu alat roller dengan jarum halus yang berukuran sangat kecil (sekitar 0,2-0,5 mm). Ketebalan jarum disesuaikan dengan kondisi wajah pasien untuk merangsang regenerasi kulit bagian dalam untuk mengikis kulit mati sehingga terbuka. Pada saat inilah kulit sangat membutuhkan asupan berupa kolagen dan serum scar agar regenerasi kulit nanti akan menghasilkan kulit yang lebih baik dan sempurna. Berikut ini manfaat yang diperoleh dalam pemakaian dermaroller.

Manfaat Dermaroller

  • Meregenerasi dan memperbaiki diri secara alami dan aman.
  • Membantu menghilangkan bekas jerawat.
  • Mengecilkan pori-pori.
  • Menghaluskan kulit dan mencerahkan kulit.
  • Membuat kulit tampak lebih muda.
  • Menghilangkan kerutan pada wajah.
  • Menghilangkan bintik-bintik cokelat.
Baca juga:  Update Rekomendasi Bedak Wardah Untuk Kulit Kering

Dermaroller tidak menyebabkan infeksi. Sesudah di-roller, kulit memerah selama dua hari. Sesudah itu, kulit akan kembali seperti semula. Banyaknya perawatan tergantung pada kebutuhan kulit, jika ringan cukup 1 atau 2 kali. Untuk hasil yang lebih maksimal bisa dilakukan perawatan dermaroller tersebut sebulan sekali.[1]

Prosedur Dermaroller

Terapi dermaroller (sumber: bebeautiful.in)

Terapi dermaroller (sumber: bebeautiful.in)

Terapi dengan menggunakan dermaroller ini memang pada prosesnya agak kurang nyaman. Namun, dengan beberapa kali terapi (bergantung pada kondisi pori-pori besarnya), bisa memberikan hasil yang baik.

Sebelumnya, seluruh wajah kita akan diberikan krim anestesi dan diberikan wrapping dengan plastik, kemudian ditunggu selama 45-60 menit. Setelah itu, wajah kita akan terasa agak baal karena krim anestesi tersebut. Dokter akan memulai proses dermaroller dengan cara memajankan jarum-jarum kecil pada alat ke wajah kita.[2]

Jangan kaget jika nanti akan tampak titik-titik darah di wajah kita, seperti proses bekam. Justru, dengan adanya titik-titik darah tersebut, artinya jarum-jarum kecil ini sudah cukup kedalamannya untuk “memberikan ruang” bagi serum pengecil pori yang akan diberikan setelah pengaplikasian dermaroller. Kalau tidak muncul titik-titik darah, serum akan lebih sulit melewati lapisan kulit kita untuk memberikan efek yang maksimal dalam mengecilkan pori.[3]

Baca juga:  Waspada, Fad Diet Berisiko Tinggi untuk Penyakit Hati

Treatment ermaroller biasanya dapat dilakukan di sejumlah klinik kecantikan dengan biaya mulai Rp1,6 jutaan. Harga yang berlaku di setiap beauty clinic bisa saja berbeda-beda, tergantung kondisi kulit Anda. Berikut tips dan pantangan setelah dermaroller.

Tips & Pantangan Setelah Dermaroller

  • Batasi paparan sinar matahari.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF 50 sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
  • Jangan menggunakan riasan wajah selama 12 jam setelah menjalani perawatan dermaroller.
  • Jangan mandi air panas.
  • Jangan berolahraga dalam 24 jam setelah melakukan dermaroller.
  • Jangan menggosok bagian kulit atau wajah yang baru di-dermaroller. Bila kulit mengelupas, maka biarkan kulit mengelupas sendiri secara alami.
  • Jangan menggunakan alat dermaroller secara bergantian dengan orang lain.
  • Sebaiknya tidak menggunakan cream atau produk wajah tertentu yang berpotensi mengiritasi kulit Anda, khususnya yang mengandung AHA, BHA, retinoic acid, dan beberapa jenis vitamin C.
  • Jangan mencuci wajah dengan sabun. Cukup gunakan air biasa, setidaknya sampai bercak kemerahan di kulit Anda hilang.
Baca juga:  Referensi Merek Bedak yang Bisa Memutihkan dan Tidak Mengandung Merkuri

Selain itu, Anda disarankan mengonsumsi produk atau suplemen vitamin C dan vitamin E selama minimal 4 hari setelah terapi dermaroller untuk membantu mencukupi nutrisi regenerasi kulit. Gunakanlah dermaroller saat malam hari sebelum tidur. Disarankan untuk menggunakan dermaroller saat weekend, karena selain supaya wajah dapat beristirahat, juga efek bintik-bintik merah diharapkan sudah hilang ketika hari kerja.

[1] Ermavianti, D & Ani S. 2020. Perawatan Wajah, Badan (Body Massage), dan Waxing SMK/MAK Kelas XII: Bidang Keahlian Pariwisata. Yogyakarta: ANDI, hlm 32.

[2] Rianda, D. 2017. Beauty Undercover For Muslimah. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 59.

[3] Ibid., hlm 60.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*