Nilai Ideal Tes Kesehatan untuk Risiko Rendah Penyakit Jantung

Ilustrasi: tes kesehatan (sumber: indiatimes) Ilustrasi: tes kesehatan (sumber: indiatimes)

Diperkirakan ada sekitar 17 juta orang meninggal akibat penyakit jantung dan 7,6 juta di antaranya meninggal akibat penyakit jantung koroner (PJK).[1] Untuk menghindari penyakit mematikan ini, Anda disarankan rajin mengecek kesehatan setidaknya setiap enam bulan sekali. Melalui nilai angka pada setiap tes, Anda akan paham apakah termasuk orang yang berisiko terkena penyakit jantung atau tidak.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, penyakit jantung termasuk penyebab utama kematian di beberapa negara dan untuk menghindarinya, Anda harus melakukan cek kesehatan terlebih dahulu. Pemimpin redaksi Harvard Heart Letter, Dr. Deepak L. Bhatt, menyarankan pasiennya untuk selalu melakukan cek tekanan darah, gula darah, kolesterol LDL (low-density lipoprotein), trigliserida, dan lingkar pinggang untuk mengetahui seberapa besar risiko mereka terkena penyakit kardiovaskular.

Semua aspek tes kesehatan tersebut tidak hanya mampu menjadi acuan tingkat risiko penyakit jantung seseorang, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa dokter juga memakai uji kesehatan ini untuk mengetahui risiko pasien terhadap stroke. Lalu, berapa nilai ideal setiap komponen tes kesehatan untuk bebas dari penyakit jantung?

Tekanan Darah Kurang dari 120/80 mm Hg

Untuk mengetahui angka pada tekanan darah, Anda bisa memakai alat tensi digital atau manual. Pembacaan tekanan darah memberitahu Anda kekuatan darah yang didorong arteri ketika jantung berkontraksi. Membaca nilai tes kesehatan darah bisa menggunakan rumus tekanan darah sistolik sebagai angka pertama dan tekanan darah diastolik sebagai angka kedua.

Baca juga:  Kandungan Kalori Lebih Rendah, Berikut Manfaat Beras Hitam untuk Diet

Tekanan darah Anda mencerminkan seberapa kerasnya jantung Anda bekerja. Saat Anda berolahraga misalnya, tekanan darah akan meningkat dan akan turun atau normal ketika Anda rileks atau duduk. Nilai tes tekanan darah yang ideal adalah di bawah 120/80 mm Hg. Tekanan darah yang terlalu tinggi dalam kondisi rileks bisa diindikasikan berisiko penyakit jantung dan stroke. Disarankan Anda diet potasium dan rendah natrium jika mengalami hipertensi untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Ilustrasi: cek tekanan darah
Ilustrasi: cek tekanan darah

LDL Kolesterol Kurang dari 100 mg/dL

Tes kolesterol (atau profil lipid) sangat penting untuk mengetahui jumlah LDL kolesterol dalam darah. LDL merupakan partikel yang menyusun sekitar dua pertiga kolesterol dalam darah dan umumnya bersarang di dinding arteri. Penting untuk mengetahui jumlah LDL di dalam darah Anda untuk mengetahui tingkat risiko penyakit jantung Anda.

Jumlah ideal LDL kolesterol adalah kurang dari 100 mg/dl. Semakin tinggi angkanya, maka semakin berisiko terhadap penyakit jantung. Jika Anda memiliki jumlah LDL kolesterol di atas nilai ideal, disarankan untuk membatasi asupan lemak jenuh dan mengganti kalori tubuh dengan lemak tak jenuh.

Trigliserida Kurang dari 150 mg/dL

Dibandingkan tes kolesterol, mungkin tes trigliserida kurang dikenal masyarakat luas. Trigliserida adalah bentuk lemak paling banyak yang ada di dalam aliran darah. Partikel ini berasal dari makanan dan sebagai sumber energi bagi tubuh Anda. Namun, trigliserida yang diperoleh dari makanan berkalori tinggi, alkohol, dan gula tidak bisa diproses dan disimpan dalam sel-sel lemak, sehingga berisiko bagi kesehatan tubuh.

Baca juga:  Mudah Didapat, Ini 5 Manfaat Daun Kemangi untuk Wanita

Seperti kolesterol LDL yang tinggi, peningkatan nilai trigliserida telah dikaitkan dengan risiko serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi. Untuk itu, jangan biarkan nilai tes kesehatan trigliserida Anda lebih dari 150 mg/dL. Jika jumlahnya sudah mencapai batas maksimal, Anda bisa menguranginya dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula.

Ilustrasi: saran konsumsi makanan untuk perut buncit (sumber: herworld.co.id)
Ilustrasi: saran konsumsi makanan untuk perut buncit (sumber: herworld.co.id)

Gula Darah Kurang dari 100 mg/dL

Secara umum, tingkat gula darah tinggi, yakni lebih dari 100 mg/dL, dapat membuat Anda berisiko diabetes melitus atau tipe 2. Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh mengembangkan resistensi insulin (insulin memungkinkan sel untuk mengambil gula) dan tidak menghasilkan cukup insulin untuk mengatasi resistensi.

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah dan menyebabkan gula (glukosa) menempel pada LDL. Hal ini membuat LDL lebih mungkin untuk teroksidasi dan terjadilah aterosklerosis. Kelebihan gula dalam darah juga membuat fragmen sel yang disebut trombosit lebih lengket, sehingga lebih cenderung membentuk gumpalan yang dapat memicu serangan jantung dan stroke. Untuk menghindarinya, Anda bisa mengurangi makanan bergula dan manis.

Baca juga:  Perubahan Gaya Hidup Turunkan Risiko GERD

Lingkar Pinggang Kurang dari 35 inch dan 40 inci

Tak kalah penting dari semuanya, mengukur lingkar pinggang bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Pada wanita, ukuran lingkar pinggang yang ideal adalah kurang dari 35 inci dan pada pria kurang dari 40 inci. Untuk memastikan dengan tepat, gunakan meteran kain yang biasa dipakai penjahit saat mengukur baju yang akan dibuat. Pastikan juga Anda menempelkan meteran pada permukaan kulit perut yang telanjang.

Meskipun tidak semua orang gemuk, tapi banyak orang yang menimbun lemak di perutnya dan secara medis ini disebut sebagai obesitas perut atau visceral. Lemak visceral diketahui bisa mengeluarkan hormon yang mendorong peradangan, untuk pelepasan sel darah putih yang terlibat dalam aterosklerosis. Inilah yang membuat terlalu banyak lemak di perut juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Untuk itu, Anda disarankan mengonsumsi makanan berkalori rendah dan olahraga teratur.


[1] Karyatin. 2019. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Ilmiah Kesehatan Akademik Keperawatan Sumber Waras, Vol. 11(1): 37-43.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*