Wajib Waspada, Ini Sederet Merk Henna yang Berbahaya & Tidak Berbahaya

Ilustrasi: memakai henna (sumber: allure) Ilustrasi: memakai henna (sumber: allure)

Henna atau yang sering kita sebut dengan pacar merupakan bahan alami yang kerap dipakai untuk mewarnai kuku ataupun menggambar di kulit. Berbeda dengan kuteks pada umumnya, menggunakan henna atau pacar disebut-sebut halal dan sah untuk dipakai salat karena tetap memungkinkan air untuk menembus lapisan kuku. Namun, Anda juga perlu berhati-hati karena di luar sana masih ada merk henna yang berbahaya dan berisiko menimbulkan iritasi.

Bahan tumbuhan alami yang mengandung zat pewarna adalah daun pacar (lawsonia inermis linn). Warga Arab pertama kali menyebutnya menjadi Henna atau mehndi yang berarti dedaunan yang dapat meninggalkan warna orange pada kulit. Henna adalah agen kosmetik tradisional dan digunakan di seluruh dunia. Ini digunakan di seluruh dunia tidak hanya sebagai agen kosmetik untuk menodai rambut, kulit, dan kuku tetapi juga diterapkan pada tubuh pada lesi dalam pengobatan dermatitis seboroik atau infeksi jamur.

Di Indonesia, henna lebih dikenal dengan pacar yaitu bahan pewarna alami dari daun tanaman pacar. Di beberapa tradisi dan adat budaya daerah di Indonesia ini pemakaian henna atau pacar adalah bagian dari ritual sebelum prosesi pernikahan. Pernikahan dianggap sakral, sehingga prosesi pernikahan tersebut diyakini sebagai salah satu syarat untuk pernikahan masing-masing adat daerah.

Baca juga:  Ini Lho 9 Alasan Mengapa Kita Harus Tidur Telanjang!

Daun pacar ini mengandung zat warna yang dapat diekstrak sebagai warna kuning, jingga maupun warna orange yang sangat pekat saat digunakan sebagai pewarna kulit, kuku, rambut, kain sutra dan wol. Henna Alami biasanya aman karena tidak mengandung pewarna sintetis kimia atau bahan tambahan yang berbahaya lainnya. Penggunaan bubuk daun pacar sebagai pewarna kuku dan kulit masih sering dilakukan pada saat menjelang pernikahan.[1]

Apakah Henna Berbahaya?

Henna sendiri merupakan tumbuhan alami yang tak berbahaya yang sejak zaman Mesir Kuno sudah sering digunakan sebagai bahan kosmetik. Henna juga sering digunakan oleh wanita India di acara khusus seperti pernikahan mereka. Serbuk dari tumbuhan henna tersebut umumnya berwarna hijau dan akan berubah warna menjadi merah kecokelatan ketika dicampur dengan air. Hingga sampai tahap ini, henna terbilang aman untuk digunakan.

Sebuah penemuan yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology mengatakan bahwa henna bisa menimbulkan bahaya. Henna alami dari tumbuhan memang tidak berbahaya, tetapi akan menimbulkan efek samping dan berbahaya ketika henna tersebut berwarna hitam, yang biasanya lebih cepat kering, dan tahan lama dari henna berwarna cokelat atau hijau. Henna hitam ini ternyata menggunakan bahan kimia, Para-phenylenediamine (PPD) yang bisa menyebabkan alergi pada kulit di beberapa orang.

Baca juga:  Bantu Atasi Jerawat, Begini Cara Membuat Bedak Dingin dari Beras dan Kunyit

Pernyataan ini juga dikuatkan oleh dr. Linda Katz (Director of Food & Drugs Administration’s Office of Cosmetics & Colors) yang dikutip dalam dailymail.co.uk. Dia mengatakan kalau bubuk henna tersebut (umumnya) dicampurkan dengan Phenylenediamine yang merupakan bahan dasar pembuatan cat rambut. PPD dicampurkan dengan tujuan agar warna yang dihasilkan terlihat lebih hitam dan tahan lama, walaupun sebenarnya efeknya tidak baik untuk kulit.

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda, ada baiknya jika mencoba mengaplikasikan henna pada kulit sebelum benar-benar menggunakannya. Caranya, tempelkan sedikit tinta henna pada permukaan tangan, kemudian lihat reaksinya dalam beberapa menit. Jika tidak menimbulkan tanda-tanda masalah, Anda dapat meneruskan menggunakannya. Sebaliknya, jika kulit Anda terasa gatal-gatal atau kemerahan lebih baik hentikan pemakaian.[2]

Merk Henna yang Berbahaya & Tidak Berbahaya

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya henna yang berbahaya umumnya adalah henna yang berwarna hitam dan mengandung zat PPD. Nah, jika Anda mencari merek henna yang tidak berbahaya sebenarnya kini sudah cukup banyak pilihannya. Misalnya saja merk Rani Kone Henna Paste, kemudian Chandni Henna Paste, Hesh Mehandi Powder, Beauty Kone Henna Paste, Golecha Henna Tube Colour, Nabawi Beauty Kone Henna Paste, Neha Cone Strong Colour Special Edition, hingga Deezee by Colecha Rangeela Scented Colour Cone. Harga henna yang aman bisa bermacam-macam, berkisar mulai dari ribuan hingga puluhan ribu rupiah per buah.

Baca juga:  Tren Make Up Tahun 2021, Serba Natural dan Cerah

[1] Reza, BA. 2020. Pengaruh Penggunaan Daun Pacar (Lawsonia Inermis Linn) Dan Kopi Gula (Coffee Sugar) Terhadap Hasil Organoleptik Henna. E-Jurnal Edisi Yudisium. 9(2): 385-393.

[2] Sulistyorini, DEW & Ani S. 2019. Perawatan Tangan, Kaki, Nail Art, dan Rias Wajah Khusus dan Kreatif SMK/MAK Kelas XII. Venan A, editor. Yogyakarta: Penerbit ANDI, hlm 66.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*