Sebaiknya Pilih Mana? Melahirkan Dibantu Bidan Atau Obstetrician?
Ada banyak metode bagi wanita yang akan melahirkan, yakni melahirkan dibantu dukun bayi, bidan, dan obstetrician. Dari semua pilihan yang ada, umumnya wanita milenial memilih untuk melahirkan di bidan atau di rumah sakit dan dibantu seorang dokter kandungan atau obstetrician. Kendati demikian, masih banyak calon ibu yang bingung memilih melahirkan dengan bantuan bidan atau obstetrician.
Setiap wanita pasti menginginkan persalinannya berjalan lancar dan dapat melahirkan bayi dengan sempurna, tetapi tak jarang calon ibu mengalami gangguan saat akan melahirkan dan harus menjalani operasi caesar (sectio caesarea).[1] Nah, untuk menjalani operasi ini, ibu yang akan melahirkan harus mendapatkan rujukan dulu dari bidan atau obstetrician (OB) yang bersangkutan. Rujukan tersebut umumnya bisa didapatkan paling lama tiga hari sebelum melahirkan atau maksimal tepat saat sedang melahirkan.
Bagi Anda yang masih memasuki masa kehamilan muda, disarankan untuk memilih bidan atau OB sebelum waktunya melahirkan. Ini sebetulnya bisa dilakukan paling lambat setelah 1-2 bulan masa kehamilan. Dengan memilih OB atau bidan di masa hamil muda, maka akan membantu mereka memantau kondisi kandungan Anda secara konsisten dan mampu memperkirakan apakah ke depannya Anda bisa melakukan persalinan normal atau harus operasi.
Dilansir dari WebMD, juga kerap disebut Obgyn, OB adalah seorang dokter medis dengan pelatihan dan sekolah khusus selama bertahun-tahun di bidang kehamilan. Ada dua jenis jasa yang ditawarkan OB, yakni memberikan perawatan prenatal dan membantu proses melahirkan bayi. Itu termasuk memberikan rujukan operasi caesar atau membantu proses operasi cesar dan tugas lainnya.
Tugas Obstetrician
- Memeriksa tekanan darah ibu hamil dan pertumbuhan janin dalam kandungan.
- Memeriksa detak jantung bayi dan mengontrolnya agar tetap stabil.
- Membantu ibu hamil mengelola keluhan umum seperti mual di pagi hari.
- Meresepkan obat-obatan jika pasien membutuhkannya.
- Mengawasi efek obat-obatan yang diberikan kepada ibu hamil.
- Melakukan tes laboratorium rutin dan ultrasound untuk memastikan ibu dan janinnya sehat.
- Mengontrol tumbuh kembang janin dan kondisi rahim ibu hamil.
- Melakukan tes risiko cacat lahir dan kelainan genetik.
Khusus untuk ibu hamil yang mengalami masalah serius, biasanya OB akan mengelola perawatan pasien dibantu tim pendukung yang terdiri dari perawat, dokter spesialis lain terkait penyakit pasien, dan terkadang bidan. Selama proses pengelolaan perawatan ini, Anda harus berhadapan dengan seluruh tim dalam beberapa waktu hingga gangguan kehamilan dapat teratasi.
Tips Memilih OB
Bidan adalah pengasuh ibu hamil yang sudah profesional dan menempuh pendidikan selama bertahun-tahun. Di samping mendapatkan materi tentang kehamilan, para bidan mendapatkan sedikit materi tentang mengasuh ibu hamil, bayi, dan anak-anak. Lalu, apa tugas bidan?
- Pilihlah OB yang mau membantu Anda untuk membuat rujukan ke rumah sakit jika diperlukan.
- Jika Anda belum menemukan OB yang tepat, sebagai referensi, Anda boleh bertanya kepada teman Anda yang sedang hamil atau keluarga Anda.
- Perhatikan OB yang Anda datangi saat memeriksa kandungan Anda.
- Anda bisa memilih OB yang paling baik dalam hal memeriksa kandungan atau pihak medis yang bisa membuat Anda nyaman saat berobat.
Tugas Bidan
- Memberikan perawatan fisik, sosial, dan mental kepada pasien selama kehamilan dan setelah melahirkan.
- Memberikan konseling dan pendidikan seputar kehamilan dan pribadi.
- Mendampingi calon ibu selama proses persalinan hingga melahirkan.
- Membantu melahirkan dengan cara normal.
- Membantu OB dalam menjalankan tugas kelahiran caesar.
- Memberikan obat kepada pasien dengan dosis rendah dan jenis yang sedikit.
- Memberikan rujukan kepada OB atau dokter spesialis jika pasien membutuhkan banyak perhatian medis.
Nah, bagi Anda yang ingin didampingi bidan selama kehamilan hingga melahirkan, Anda juga harus tahu tips memilih bidan yang tepat. Berikut adalah langkah yang bisa Anda coba untuk menemukan bidan yang terpercaya.
Tips Memilih Bidan
- Tanyakan pada orang terdekat Anda, apakah mereka mengenal bidan yang cukup ahli atau tidak.
- Pilihlah bidan yang sudah cukup berpengalaman, setidaknya mereka sering mendapat panggilan untuk mengurus persalinan.
- Pilihlah bidan yang memiliki berbagai alat canggih seperti di rumah sakit.
Lakukan tips di atas untuk mengetahui bidan mana yang cocok dengan Anda. Sebaiknya Anda juga memperhatikan tempat praktik bidan yang Anda tuju dan pastikan tidak jauh dari rumah, sehingga tidak membuat Anda kesulitan saat ingin melakukan kontrol kandungan.
[1] Fajrini, Fani. Analisis Hubungan antara Pengetahuan, Psikologi dan Pengalaman Bersalin Ibu dengan Pemilihan Proses Persalinan Normal atau Caesarea pada Pasien Melahirkan di RSIA Hermina Ciputat. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jakarta, Vol. 12(2): 121-128.



Leave a comment