Manfaat Tepung Ganyong dan Cara Mengolahnya

Tepung ganyong (sumber: shopee) Tepung ganyong (sumber: shopee)

Indonesia terbilang kaya dengan tanaman jenis umbi-umbian, mulai dari umbi kentang, singkong, talas, hingga umbi ganyong. Umbi ganyong, mungkin kurang familiar di telinga beberapa orang. Namun, ketika melihat bentuknya, pasti Anda tahu. Umbi tersebut sudah kerap dimanfaatkan menjadi bahan pangan olahan seperti tepung.

Manfaat Tepung Ganyong

Ganyong, dengan nama ilmiah Canna edulis, merupakan tanaman rimpang yang biasa ditemukan di hutan dan pekarangan kosong, yang berpotensi sebagai sumber karbohidrat.[1] Tumbuhan ini termasuk dalam famili Cannaceae dari kelompok umbi-umbian dan berbentuk herba rerumputan dengan sifat perennial.

Sebagai bahan makanan, ganyong tidak hanya dijadikan sebagai campuran untuk membuat bumbu, tetapi juga digoreng dan dibakar untuk camilan. Rasa umbi tersebut cenderung gurih dengan kadar air yang sedikit. Sehingga, sekilas mirip dengan kentang, namun tidak terlalu tebal.

Selain dikonsumsi secara langsung, ganyong lebih sering dijadikan sebagai tepung. Tepung ganyong dibuat secara langsung dari umbi ganyong yang sudah tua atau siap panen. Karakteristik tepung ini hampir mirip dengan tepung terigu, namun warnanya tidak seputih terigu. Selain itu, tepung ganyong juga tidak berat dan terbilang mudah larut di dalam air, dengan endapan yang lebih sedikit dibanding tepung terigu.

Baca juga:  Sudah Tahu Belum? Ini Manfaat & Cara Mengolah Kacang Macadamia
Tepung ganyong (sumber: nourishindonesia.com)

Tepung ganyong (sumber: nourishindonesia.com)

Tepung ganyong tidak hanya memiliki nilai jual yang ekonomis, tetapi juga nilai gizi cenderung lengkap. Tepung ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin B1, vitamin C, dan air.[2] Selain itu, tepung ganyong juga mengandung flavonoid, saponin, dan polifenol. Banyaknya kandungan di dalamnya membuat bahan olahan ini memiliki banyak manfaat.

Dilansir dari harapanrakyat.com, kandungan polifenol dan flavonoid pada ganyong berkhasiat untuk menyembuhkan luka lambung. Selain itu, Anda bisa meredakan dan mencegah gejala maag menggunakan tepung ganyong. Dua kandungan tersebut akan membantu proses pemulihan luka lambung agar cepat sembuh, sekaligus meredakan nyeri akibat maag.

Selain mengobati masalah lambung, tepung ganyong juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ pencernaan lain seperti usus. Bagi Anda yang sering sembelit atau mengalami BAB tidak lancar, bisa mengonsumsi tepung ganyong di pagi hari. Kandungan pati pada tepung ganyong memiliki serat yang baik dan cukup untuk mengatasi masalah Anda.

Tepung ganyong tidak hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan balita. Anda bisa menggunakan tepung ganyong sebagai bahan MPASI. Kandungan pati yang cukup berserat pada tepung ganyong, memiliki sifat mudah dicerna oleh tubuh. Selain itu, tepung ganyong juga baik untuk proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Apalagi, tepung ini memiliki zat besi, fosfor, dan kalsium yang mampu membantu proses pembentukan dan pertumbuhan tulang.

Baca juga:  Manfaat dan Cara Membuat Teh Daun Sukun untuk Kesehatan

Manfaat lainnya dari tepung ganyong adalah sebagai obat untuk mengatasi panas dalam. Selain mengenyangkan, tepung ganyong dipercaya bisa mengatasi serta mencegah gejala panas dalam, seperti bibir pecah-pecah, tenggorokan kering, dan nyeri saat menelan.

Tepung ganyong (sumber: cookistry.com)

Tepung ganyong (sumber: cookistry.com)

Untuk mendapatkan semua manfaat tepung ganyong tersebut, Anda bisa langsung mengonsumsinya dengan cara diseduh. Masukkan beberapa sendok tepung ganyong ke dalam gelas dan tuang air panas. Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan minum selagi hangat. Rasanya memang cenderung hambar dan sedikit bertekstur di lidah. Jika Anda kurang suka dengan cara ini, Anda bisa mengonsumsi tepung ganyong dengan cara berikut.

Cara Mengolah Tepung Ganyong

  • Bubur tepung ganyong. Anda bisa mengolah tepung ganyong menjadi bubur yang lezat dengan topping daging kelapa muda dan buah nangka. Untuk kuahnya, Anda bisa menggunakan santan kelapa dan gula jawa atau gula pasir. Akan lebih nikmat lagi jika Anda menambahkan daun pandan saat merebus santannya.
  • Kue kering. Tepung ganyong yang memiliki karakteristik mirip tepung terigu serbaguna ini terbilang cocok untuk diolah menjadi kue kering atau cookies. Anda bisa menambahkan sedikit parutan kelapa sebagai penambah rasa sekaligus untuk membuat biskuit menjadi bertekstur dan krispi.
  • Bagi Anda yang suka dengan kudapan tradisional dengan citarasa legit dan manis, tidak ada salahnya untuk mencoba membuat jenang tepung ganyong. Anda bisa menambahkan sedikit sirup atau kental manis sebagai penambah rasa. Selain itu, jangan lupa untuk menambahkan daun pandan agar aromanya wangi dan lebih berwarna.
Baca juga:  Jangan Anggap Remeh, Ini Beberapa Kegunaan Tepung Gaplek yang Perlu Anda Tahu

Itulah manfaat dan cara mengonsumsi tepung ganyong. Selain itu, beberapa orang juga membuat mie dari tepung ganyong. Ini akan membuat mie menjadi lebih kenyal dan padat, sehingga tidak mudah putus saat dimasak.

[1] Hasanah, Fitri & Reno Fitri Hasrini. 2018. Pemanfaatan Ganyong (Canna edulis KERR)

sebagai Bahan Baku Sohun dan Analisis Kualitasnya. Warta IHP/Journal of Agro-based Industry, Vol. 35(2): 99-105.

[2] Budiarsih, Dwi R., R. Baskoro Katri A., Gusti Fauza. 2010.  Kajian Penggunaan Tepung Ganyong (Canna Edulis Kerr) sebagai Substitusi Tepung Terigu pada Pembuatan Mie Kering. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, Vol. 3(2): 87-94.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*