Efek Samping & Manfaat Jantung Pisang Klutuk untuk Kesehatan

Jantung pisang klutuk (sumber: lazada) Jantung pisang klutuk (sumber: lazada)

Selain bagian buahnya, bagian jantung pisang klutuk rupanya juga bisa dikonsumsi dan menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Seperti diketahui, selama ini hanya bagian buahnya saja yang disukai, padahal jantung pisang pun bisa diolah jadi aneka hidangan yang menggugah selera.

Tentang Jantung Pisang Klutuk

Tanaman pisang dapat tumbuh pada iklim tropis basah, lembab dan panas. Taksonomi tanaman pisang antara lain yaitu kingdom Plantae, divisi Spermatophyta, sub divisi Angiospermae, kelas Monocotylae, ordo Musales, famili Musaceae, genus Musa dan spesies Musa paradisiaca.

Jantung pisang merupakan bunga yang dihasilkan oleh pokok pisang yang berfungsi untuk menghasilkan buah pisang. Jantung Pisang dihasilkan semasa proses pisang berbunga dan menghasilkan tandan pisang sehingga lengkap. Hanya dalam keadaan tertentu atau spesies tertentu jumlah tandan dan jantung pisang melebihi dari pada satu. Ukuran jantung pisang sekitar 25 – 40 cm dengan ukur lilit tengah jantung 12 – 25 cm.

Kulit luar jantung pisang keras dan akan terbuka apabila sampai waktu bagi mendedahkan bunga betina. Bunga betina dan jantan menghasilkan nektar untuk menarik serangga mengisapnya danmenjalankan proses pembungaan. Struktur jantung pisang mempunyai banyak lapisan kulit, dari yang paling gelap cokelat-ungu kemerahan di bagian luar dan warna putih krim susu di bagian dalam. Terdapat susunan bunga berbentuk jejari di antara kulit tersebut dan di tengahnya yang lembut. Jantung pisang mempunyai cairan berwarna jernih dan akan menjadi pudar warnanya apabila jantung pisang terkena udara dari luar lingkungan sekitarnya.

Baca juga:  Cegah Penuaan Dini Dengan Cream Siang & Malam La Tulipe

Jantung pisang pada umumnya dibuang. Padahal dapat dimanfaatkan sebagai pangan alternatif (Lingga, 2010). Semua tanaman pisang dapat memproduksi jantung pisang, tetapi tidak semua jantung pisang dapat dikonsumsi. Jantung pisang yang dapat dikonsumsi adalah jantung pisang dari jenis pisang kepok, pisang batu, pisang siam dan pisang klutuk. Jantung pisang dari jenis pisang ambon tidak dapat dikonsumsi karena kandungan tanin yang tinggi sehingga terasa pahit.

Dilihat dari segi karakteristiknya, jantung pisang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, dapat mencegah serangan stroke, jantung koroner, dan memperlancar siklus darah (bersifat antikoagulan). Jantung pisangmengandung saponin yang berfungsi menurunkan kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh serta mencegah kanker. Jantung pisang juga mengandung flavonoid yang berfungsi anti radikal bebas, anti kanker, dan anti penuaan, serta mengandung yodium untuk mencegah penyakit gondok.[1]

Baca juga:  Kenali Vitiligo, Penyakit Kulit Belang di Seluruh Tubuh

Jantung pisang klutuk hanya mengandung dua jenis antosianidin yaitu sianidin dan delfinidin; sedangkan jantung pisang ambon mengandung tiga jenis antosianidin yaitu sianidin, delfinidin dan pelargonidin. Penelitian Pazmino-Duran et al., (2000) menunjukkan bahwa jenis antosianidin pada jantung pisang kepok ada enam buah, yaitu sianidin, delfinidin, petunidin, pelargonidin, peonidin, dan malvidin. Hal ini menunjukkan bahwa jenis antosianidin dari jantung pisang berbeda dari varietas yang satu ke varietas yang lain karena tiap varietas mempunyai sifat genetis masing-masing.[2]

Kandungan Nutrisi Jantung Pisang Klutuk

Jantung pisang klutuk (sumber: mhomecare.co.id)

Jantung pisang klutuk (sumber: mhomecare.co.id)

  • Energi: 51 kkal.
  • Protein: 1,6 gram (g).
  • Lemak: 0,6 g.
  • Karbohidrat 9,9 g.
  • Serat 5,7 g.
  • Kalsium 56 miligram (mg).
  • Fosfor 73,3 mg.
  • Iron 56,4 mg.
  • Tembaga 13 mg.
  • Kalium 553,3 mg.
  • Magnesium 48,7 mg.
  • Vitamin E 1,07 mg.

Dilansir dari Klikdokter, jantung pisang memiliki berbagai manfaat yang positif untuk kesehatan seperti berikut.

Manfaat Jantung Pisang Klutuk

  • Menyembuhkan infeksi.
  • Mempercepat penyembuhan luka.
  • Menangani diabetes.
  • Mengatasi anemia.
  • Meningkatkan laktasi bagi ibu yang sedang menyusui.
  • Menjaga kesehatan pencernaan.
  • Melawan radikal bebas.
  • Mencegah penuaan dini.
  • Mengurangi perdarahan haid berat.
  • Sumber vitamin dan mineral yang kaya.
  • Meningkatkan penyerapan makanan.
Baca juga:  Produk Lip Gloss yang Diklaim Cocok Untuk Bibir Kering

Efek Samping Jantung Pisang Klutuk

Jantung pisang mengandung banyak purin (purine). Purin adalah nukleoprotein (protein pada inti sel) semua bahan makanan hewani dan nabati yang dapat memicu kenaikan kadar asam urat dalam darah dan menyebabkan penyakit asam urat (gout).

Jantung pisang juga memiliki efek pemicu kentut (karminatif). Efek ini tidak berbahaya, hanya membuat kita merasa tidak nyaman.[3] Oleh sebab itu, sebaiknya jangan mengonsumsi jantung pisang klutuk dalam jumlah yang berlebihan.

[1]Ariantya, FlorentiaShella. 2016. Kualitas Cookies Dengan Kombinasi Tepung Terigu, Pati Batang Aren (Arenga pinnata) Dan Tepung Jantung Pisang (Musa paradisiaca). Skripsi. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[2]Lestario, L. N., dkk. 2009. Kandungan Antosianin Dan Antosianidin Dari Jantung Pisang Klutuk (Musa brachycarpaBack ) Dan Pisang Ambon (Musa acuminata Colla). Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan. 20(2): 143-148.

[3] Lingga, L. 2010. Cerdas Memilih Sayuran. Jakarta: AgroMedia Pustaka, hlm 148.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*