Seks, Rahasia Supaya Kulit Awet Muda
Dipercaya, berhubungan seks rutin dapat meningkatkan kecantikan kulit bagi kaum wanita. Tak hanya itu, berhubungan intim di waktu yang tepat ternyata memiliki manfaat membuat Anda terlihat awet muda.
Alasan Seks Baik untuk Kecantikan Kulit
Dilansir dari HuffPost, ada banyak manfaat berhubungan intim dan salah satunya adalah mempercantik kulit. Saat bercinta, tubuh akan melepaskan sebagian hormon sehingga kadar hormon di dalam tubuh akan lebih seimbang. Tak hanya itu, kegiatan seksual ini mampu membuat tubuh mengeluarkan kortisol dan meningkatkan produksi kolagen.
Kolagen adalah protein yang terdapat di kulit dan memiliki peran penting dalam membangun sel kulit.[1] Semakin sedikit kadar kolagen di dalam kulit, maka semakin sulit sel kulit untuk beregenerasi, sehingga muncul gejala penuaan dini seperti kulit kering, kerutan, kurang elastis, dan flek hitam.
Meskipun kadar kolagen dalam kulit bisa ditingkatkan melalui hubungan seks, Alisa Vitti, Founder dan CEO Flo Living menjelaskan bahwa penting untuk mendefinisikan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan berhubungan seks, karena tidak semua seks itu memiliki manfaat untuk mempercantik kulit.
“Bagi beberapa wanita, seks yang memuaskan adalah rangsangan pada klitoris karena bisa mencapai klimaks tanpa orgasme, tetapi itu tidak ada manfaatnya untuk kesehatan maupun kecantikan,” jelas Vitti. “Kebanyakan orang bingung membedakan kata orgasme dan klimaks. Mereka adalah dua hal yang berbeda. Klimaks adalah hasil akhir yang paling memuaskan. Sementara itu, orgasme adalah kepuasan utama dari seks, dan semakin lama Anda orgasme, semakin banyak oksida nitrat dan oksitosin yang akan dihasilkan tubuh. Inilah yang membuat seks memiliki manfaat untuk kesehatan maupun kecantikan.”
Nyatanya, orgasme juga bermanfaat bagi pria, karena oksida nitrat diproduksi untuk membuat ereksi. Ini yang membuat beberapa biohacker berlatih menahan diri dari klimaks supaya mendapatkan manfaat dari ereksi saja.
“Pelepasan oksida nitrat dan oksitosin dapat membantu menyeimbangkan hormon, mengeluarkan kortisol, meningkatkan produksi kolagen dan memperlambat proses penuaan. Pada wanita, itu bahkan membantu mengatur ovulasi.” Jelas Vitti. “Ketika sistem kekebalan tubuh, sistem respons stres, dan sistem reproduksi Anda bekerja secara optimal, kulit juga memiliki kesempatan untuk bekerja secara optimal. Namun, ketika semuanya bekerja dengan buruk, Anda bisa melihat hasilnya di kulit wajah yang breakout.”
Manfaat bercinta lainnya diungkapkan oleh Jess O’Reilly, seksolog sekaligus pembawa acara ‘Sex with Dr. Jess.’ Reilly menjelaskan bahwa seks yang cukup dapat meningkatkan kualitas tidur.
“Tidur malam yang nyenyak dikaitkan dengan peningkatan memori, kekebalan tubuh, dan kesehatan,” kata Reilly. “Semua ini berkontribusi pada peningkatan kesehatan kulit, karena kulit dapat mencerminkan kondisi tubuh yang baik.”
Seks Bisa Menyembuhkan Jerawat
Dalam meningkatkan kesehatan kulit, ternyata seks diklaim mampu menyembuhkan jerawat akibat stres. Sekali lagi, seks mampu menurunkan hormon kortisol, yakni hormon stres yang dapat menyebabkan kelenjar sebum terlalu aktif. Jika kelenjar sebum terlalu aktif, kulit menjadi lebih berminyak dan rentan jerawat. Kadar kortisol tinggi juga mampu memperburuk kondisi kulit, seperti psoriasis dan dermatitis.
“Sebuah studi menemukan bahwa pasangan yang baru saja melakukan hubungan seksual memiliki tingkat kontrol stres yang baik,” kata O’Reilly. “Ketika hubungan intim dilakukan secara rutin, itu dapat bertindak sebagai olahraga, meningkatkan sirkulasi darah yang membawa nutrisi ke kulit. Bahkan, mungkin memiliki efek anti-inflamasi untuk menyembuhkan jerawat.”
Dokter Kulit Corey L. Hartman juga menambahkan, ketika bercinta, kadar oksigen dalam tubuh akan meningkat dan memicu perkembangan kolagen untuk mencegah kulit kendur. Selain itu, kadar kolagen akan menjaga kulit tetap cerah dan bisa terkelupas dengan baik.
Namun, untuk mendapatkan semua manfaat seks untuk kecantikan dan kesehatan kulit, Anda juga perlu memperhatikan kapan Anda harus melakukannya. Dilansir dari hellosehat, penelitian terbaru dari University of California melakukan penelitian terhadap kehidupan seks 129 wanita yang telah menjadi ibu. Para peserta diminta menceritakan kehidupan seks masing-masing.
Selanjutnya, para peneliti membandingkan laporan para wanita tersebut dengan sampel darah mereka. Nyatanya, ibu yang berhubungan seks setidaknya selama seminggu sekali, ditemukan memiliki sel telomere dengan lapisan sel yang kuat. Sel telomere adalah salah satu indikasi bahwa Anda awet muda. Semakin kuat lapisan sel telomere, maka semakin kebal terhadap gejala penuaan dini.
[1] Rahman, Vicania Raisa, Marline Abdassah Bratadiredja, Nyi Mekar Saptarini. 2021. Artikel Review: Potensi Kolagen sebagai Bahan Aktif Sediaan Farmasi. Majalah Farmasetika Universitas Padjadjaran, Vol. 6(3): 253-286.


Leave a comment