Manfaat & Alternatif Bahan Pengganti Tepung Kentang
Tepung kentang mungkin masih kalah populer dari tepung terigu di Indonesia. Maklum saja, tepung kentang biasanya dijual dengan harga relatif lebih mahal dibanding terigu biasa. Padahal, tepung kentang juga bisa dimanfaatkan untuk membuat aneka makanan yang lezat. Beberapa orang biasanya mencari pengganti tepung kentang untuk memperoleh tekstur yang hampir mirip dan menekan biaya produksi.
Apa Itu Tepung Kentang?
Dilansir dari Wikipedia, tepung kentang atau potato starch adalah tepung yang diekstrak dari kentang. Sel dari akar umbi dari tanaman kentang mengandung butiran tepung (leukoplas). Untuk mengekstrak tepung tersebut, kentang dihancurkan; butiran tepung dikeluarkan dari sel yang telah hancur. Tepung tersebut kemudian dicuci dan dikeringkan menjadi bubuk.
Manfaat Tepung Kentang
Tepung kentang merupakan bahan baku untuk berbagai macam makanan, seperti makanan bayi, cake, dan pastry.Dalam jumlah sedikit, tepung kentang juga berfungsi sebagai pengental dan pengempuk adonan. Adonan kue yang terbuat dari tepung terigu atau tepung yang lain akan menghasilkan makanan yang empuk jika dicampur dengan tepung kentang. Hal ini disebabkan karena amilopektin pada kentang dapat mengikat air lebih banyak, sehingga adonan menjadi lunak.
Pati kentang memiliki kandungan amilosa sebesar 21% dan amilopektin sebesar 79%. Pati tersebut memiliki granulasi yang lebih besar daripada beras, gandum, ubi kayu, dan jagung, sehingga suhu gelatinasinya lebih rendah. Hal ini menyebabkan pati kentang cepat matang.
Jika dibandingkan dengan tepung lainnya, waktu untuk mematangkan tepung kentang lebih singkat. Hal ini tentu sangat baik untuk menjaga kualitas zat gizi yang dikandungnya. Selain itu, juga akan menghemat energi untuk mengolahnya.[1]
Tepung kentang memiliki karakteristik yaitu, mempunyai daya serap yang tinggi, tekstur halus, rasa sedikit manis, dengan aroma harum khas tepung kentang dan zat-zat gizi yang lainnya atau yang memungkinkan digunakan sebagai substitusi tepung terigu.[2]
Tepung kentang bisa digunakan menjadi bahan filler bakso. Adonan yang menggunakan tepung kentang akan memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan dengan menggunakan tepung tapioka. Jika menggunakan tepung kentang, proses memasak bakso tidak membutuhkan waktu lama. Dibandingkan dengan tepung tapioka, tepung kentang lebih mudah menjadi gel (lebih cepat matang) pada suhu yang lebih rendah.[3]
Jika dibandingkan dengan tepung terigu, penggunaan tepung kentang sebagai bahan pengental relatif menghasilkan efek pengentalan yang jauh lebih merata dan tidak berbau seperti pengentalan menggunakan tepung terigu.
Tepung kentang pun kerap digunakan sebagai bahan campuran untuk berbagai jenis makanan, seperti makanan cepat saji, daging olahan, makanan yang dipanggang, sosis, mie, saus, sup, permen, makanan hewan peliharaan, hingga keju parut.
Penggunaan tepung kentang disebut-sebut dapat membantu meningkatkan rasa, tekstur, stabilitas, penampilan, dan kenikmatan produk makanan. Selain itu, tepung kentang juga dapat digunakan sebagai salah satu bahan baku campuran produksi kertas, tekstil, dan industri perekat atau lem.
Tepung kentang pun bermanfaat sebagai salah satu bahan baku dan penambah nutrisi pada produksi makanan ternak. Tepung kentang kaya akan protein untuk pakan ternak seperti sapi perah. Tepung kentang disebut memiliki nilai gizi yang tinggi serta melancarkan proses pencernaan dengan baik.
Pengganti Tepung Kentang
Alternatif pengganti tepung kentang yang terbaik jika hendak digunakan sebagai bahan pengental adalah tepung jagung atau kerap disebut Maizena. Selain tepung jagung, Anda juga bisa mengganti tepung kentang dengan bubuk garut, tepung tapioka, tepung beras, tepung terigu serbaguna, tepung almond, tepung oat, atau bahkan tepung mochi (beras ketan) khas Jepang.
Sebelum menggunakan bahan substitusi tepung kentang, perlu diperhatikan bahwa setiap jenis tepung memiliki karakteristik tersendiri. Ada yang tidak berbau dan tidak berasa, namun ada juga tepung yang punya aroma dan cita rasa khusus. Sesuaikan pengganti tepung kentang tersebut dengan resep yang hendak Anda buat.
[1] Lingga, L. 2010. Cerdas Memilih Sayuran. Jakarta: AgroMedia Pustaka, hlm 207.
[2] Anova, IT dkk. 2014. Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Kentang (Solanum Sp) Pada Pembuatan Cookies Kentang. Jurnal Litbang Industri. 4(2): 123-131.
[3] A, Yuyun. 2007. Panduan Wirausaha Membuat Aneka Bakso. Jakarta: AgroMedia Pustaka, hlm 9.

Leave a comment