Apa Sih Manfaat Baby Oil untuk Ketiak?

Ilustrasi: perawatan ketiak (sumber: recipepes.com) Ilustrasi: perawatan ketiak (sumber: recipepes.com)

Anda mungkin sudah tak asing lagi dengan baby oil atau minyak bayi. Baby oil adalah sejenis minyak yang biasa dipakai untuk menjaga kulit tetap lembut dan lentur. Minyak ini kerap digunakan pada bayi untuk menjaga kulit bayi yang lembut, dan sering juga digunakan pada orang dewasa untuk perawatan kulit dan pemijatan. Bahkan, pada beberapa kasus kabarnya baby oil memiliki manfaat untuk mencerahkan ketiak. Benarkah demikian?

Baby oil memiliki efek perawatan yang baik. Di dalam baby oil terdapat proporsi asam lemak tak jenuh yang tinggi yang di dalamnya mengandung bahan-bahan diantaranya gliserin,tocopherylacetate (vitamin E), chamomileextract, dan zink oxid.[1]

Produk kosmetik bayi yang satu ini fungsinya untuk melembutkan kulit bayi. Tetapi bukan berarti Anda bisa menggunakannya pada bayi setiap hari. Bisa-bisa malah terjadi biang keringat karena pori-pori bayi tersumbat oleh bahannya. Baby oil bisa digunakan sebagai pelicin kulit saat memijat bayi. Setelah itu segera mandikan bayi.[2]

Baby oil sendiri merupakan emollients, yakni zat yang berfungsi melembapkan dan melembutkan kulit. Produk ini biasa digunakan untuk mengatasi atau mencegah masalah kulit kering pada bayi. Kandungan emollients pun kerap ditemukan pada produk yang berfungsi untuk mengatasi masalah jerawat, bibir pecah-pecah, ruam popok, dan masalah iritasi kulit ringan lainnya. Lantas, apa saja manfaat dari baby oil? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga:  Manfaat & Cara Mengolah Daun Landep untuk Perawatan Rambut

Manfaat Baby Oil

 

Mencerahkan Ketiak yang Hitam

Permasalahan ketiak hitam bisa saja dialami oleh sebagian orang. Hal ini dikarenakan ketiak merupakan area yang sering terkena gesekan, sehingga mengalami hiperpigmentasi. Faktor lain seperti jamur dan bakteri juga bisa menjadi penyebab ketiak berubah warna jadi hitam. Beberapa orang percaya bahwa dengan mengoleskan baby oil ke area ketiak bisa membantu mencerahkan warna kulit ketiak. Caranya tidak terlalu sulit kok, Anda cukup mengoleskan baby oil ke ketiak, kemudian diamkan selama 10-15 menit. Setelah itu, bersihkan ketiak dengan kapas sampai seluruh minyak dan kotoran terangkat.

Melembapkan Kulit

Jika Anda memiliki kulit kering, baby oil bisa jadi produk andalan Anda. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, baby oil adalah emollients yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit wajah dan tubuh. Anda bisa mengoleskan baby oil di bagian tubuh yang kering setiap sehabis mandi.

Baca juga:  Wajah Jadi Aneh Gara-gara Filler, Tren Pemakaian Hyaluronidase Mulai Populer

Membersihkan Make-up

Jika kebetulan make-up remover di rumah habis, Anda bisa memanfaatkan baby oil. Baby oil cukup ampuh membersihkan kosmetik waterproof seperti maskara, foundation, hingga eyeshadow di wajah Anda. Caranya, tuangkan sedikit baby oil pada kapas, lalu usapkan secara lembut di bagian wajah yang tertutup dengan riasan.

Ilustrasi: penggunaan baby oil (sumber: genpi.co)

Ilustrasi: penggunaan baby oil (sumber: genpi.co)

Menggantikan Shave Cream

Bila shaving cream habis, Anda pun bisa menggunakan baby oil sebagai pengganti. Cukup oleskan baby oil pada area tubuh yang hendak Anda cukur. Dengan tekstur baby oil yang licin ini membuat aktivitas mencukur bulu jadi lebih mudah dan meminimalisir iritasi. Selain memudahkan pencukuran, baby oil dipercaya dapat menutrisi bagian kulit setelah dicukur.

Meskipun diklaim aman, setidaknya ada beberapa kondisi di mana Anda tidak disarankan untuk menggunakan baby oil. Misalnya saja ketika ada bagian kulit yang terkena luka terbuka, kulit bengkak, kemerahan, alergi, atau bahkan iritasi kulit yang cukup parah. Apabila ada luka terbuka di kulit Anda, sebaiknya hindari mengoleskan baby oil ke area tersebut karena dikhawatirkan justru akan memperparah kondisi kulit Anda.

Baca juga:  Rangkaian Produk Vaselin yang Dikenal Bagus untuk Merawat Kulit Kering

Selalu baca petunjuk penggunaan yang tertera pada label kemasan produk baby oil. Jangan menggunakan baby oil secara berlebihan melampaui apa yang disarankan. Sebaiknya baby oil dioleskan ke area kulit yang sudah dibersihkan, serta jangan sampai baby oil terkena area mata, hidung, atau mulut. Jika hal itu terjadi, bilas segera dengan air bersih.

[1]Chasanah, NF dkk. 2013. Perawatan Perianal Dengan Baby Oil Menurunkan Kejadian Diaper Dermatitis Pada Neonatus Di Ruang Neonatus RsudSidoarjo. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 6(2): 1-6.

[2]Febry, AB dkk. 2020. Mama-Papa Wajib Tahu: Anak Sehat, Cerdas, & Bahagia. Umar, editor. Surabaya: Genta Group Production, hlm 56.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*