Makna Letak Jerawat di Wajah, Bukan Hanya Salah Skincare
Jerawat atau akne vulgaris merupakan penyakit inflamasi yang bersifat kronis pada folikel pilosebasea dengan ciri munculnya komedo, nodul, papul, pustul, dan jaringan parut.[1] Penyebab jerawat, khususnya di wajah tidak hanya karena penggunaan skincare yang kurang tepat, tetapi juga karena hormon dan lain-lain. Nah untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut, Anda perlu memahami makna letak jerawat di wajah.
Jerawat Muncul di Dagu
“Pada wanita, jerawat di dagu bisa karena hormonal,” kata Dr. Deanne Mraz Robinson, dokter kulit dalam HuffPost. “Ini umumnya muncul seminggu sebelum menstruasi, ketika kadar hormon kita meningkat, kelenjar minyak atau sebaceous kita juga akan membesar dan dapat menyebabkan jerawat batu.”
Jacquelyn Dosal, dokter kulit bersertifikat di Skin Associates of South Florida, mengaitkan jerawat di rahang bawah hingga dagu, dengan perilaku umum yang mungkin tidak Anda sadari. Perilaku ini biasanya akan membuat bakteri penyebab jerawat berpindah ke kulit.
“Sambil duduk di meja, orang sering menopang dagunya dengan tangan,” jelas Dosal. “Tidak hanya bakteri yang menempel pada kulit, tetapi tekanan dan kompresi yang berasal dari tangan bisa menyumbat kelenjar minyak, yang menyebabkan jerawat.”
Jerawat Muncul di Dahi
“Salah satu cara menghindari jerawat di dahi, yakni memastikan produk rambut seperti hairspray, sampo kering, dan gel tidak menempel di dahi,” kata Dosal. “Bahan-bahan yang dibuat khusus untuk rambut cenderung tidak memiliki manfaat yang sama pada kulit dan malah bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.”
Selain itu, Dosal menyarankan untuk berhati-hati terhadap topi dan helm yang dikenakan di dekat dahi. Panas dan gesekan yang disebabkan pemakaian topi menghalangi folikel rambut, yang dapat menyebabkan jerawat. Coba kenakan topi longgar yang tidak menggesek kulit Anda, dan pastikan untuk mencuci topi dan menyeka helm setidaknya seminggu sekali.
Jerawat Muncul di Hidung
“Bakteri penyebab jerawat, yang disebut Propionibacterium acnes, tumbuh subur di zona-T, termasuk hidung dan menyebabkan peradangan,” kata Dr. Dan Belkin, dokter kulit bersertifikat di New York Dermatology Group. “Mengenakan masker juga salah satu faktor yang menyuburkan jerawat di area hidung.”
Bahan kain masker bisa menjebak kotoran dan minyak di pori-pori. Selain itu, hindari memakai riasan di bawah masker Anda, terutama di hidung jika Anda rentan terhadap jerawat.
Jika Anda harus memakai masker, temukan masker yang memiliki ventilasi khusus atau berbahan dasar katun supaya tidak lembap. Belkin juga menyarankan pentingnya memakai obat jerawat untuk mengurangi bakteri dan minyak penyebab jerawat di zona-T.
Jerawat Muncul di Pipi
“Hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti gula halus, nasi putih, dan roti jika ingin memiliki kulit pipi yang mulus,” kata Robinson. “Pipi bisa menjadi tempat umum kista jerawat, terutama pipi bagian bawah. Ini karena makanan tinggi indeks glikemik.”
Makanan ini menyebabkan gula darah kita naik lebih tinggi dan lebih cepat, yang menyebabkan kadar insulin deregulasi dan peradangan di seluruh tubuh. Peradangan terkait dengan produksi dan oksidasi sebum di folikel rambut kita, berkontribusi pada munculnya jerawat.
Robinson juga mengatakan bahwa dengan menurunkan peradangan di seluruh tubuh, folikel menjadi kurang ramah terhadap bakteri P. acnes yang menyebabkan jerawat. Sementara itu, Dosal mengaitkan jerawat di pipi dengan ponsel yang ditekan ke area tersebut. Ponsel dikatakan membawa bakteri 10 kali lebih banyak daripada dudukan toilet umum, jadi kotoran dari ponsel Anda, dikombinasikan dengan keringat dan minyak di kulit Anda, dapat dengan mudah menyebabkan peradangan.
Jerawat Muncul di Alis
“Jangan terlalu sering mencukur atau waxing alis. Area di atas alis cenderung tersumbat jika wax dioleskan terlalu sering dan lama,” kata Robinson. “Wilayah itu kaya akan kelenjar sebaceous, sehingga rentan terhadap komedo hitam dan putih.”
Namun, jika jerawat Anda hanya muncul di area alis, Anda mungkin mengalami pertumbuhan rambut alis yang berlebihan dari pityrosporum. Ini bisa menyebabkan peradangan pada folikel rambut dan menyebabkan jerawat.
Mengetahui penyebab jerawat di tiap bagian wajah, setidaknya Anda bisa menghindari kemunculan jerawat di bagian tersebut. Selain itu, gunakan skincare yang berfokus pada jerawat untuk mengobatinya. Jika jerawat Anda terlalu parah, Anda juga bisa meminta resep obat jerawat pada dokter kulit.
[1] Fadilah, Arifah Afkar. 2021. Stres Psikologis Terhadap Timbulnya Akne Vulgaris. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Universitas Lampung, Vol. 10(2): 390-395.


Leave a comment