Tips Cegah Gigitan Kutu Busuk di Kamar Hotel
Saat traveling, sebagian orang memilih untuk mencari akomodasi berupa hotel, baik hotel mewah atau biasa. Kendati demikian, dua jenis hotel ini memiliki persamaan, yakni sering menjadi sarang kutu busuk, terutama pada bagian kasurnya. Kutu busuk (bed bugs) atau biasa disebut kutu kasur ini memang tidak memandang bulu, entah itu hotel mahal atau murah, yang penting nyaman ditempati. Supaya Anda terhindar dari gigitan kutu busuk saat tidur, Anda dapat melakukan beberapa tips sederhana yang telah dianjurkan para ahli.
Ada dua spesies kutu busuk (Cimex) yang umum menyerang manusia, yaitu Cimex lectularius (C. lectularius) di negara-negara beriklim sedang dan Cimex hemipterus (C. hemipterus) di negara-negara beriklim panas.[1] Di Indonesia sendiri, lebih banyak ditemukan spesies Cimex Hemipterus yang merupakan kutu busuk penghisap darah dan biasanya ditemukan di tempat tidur, kursi, dan sofa.
Tak hanya ditemukan di rumah penduduk, kutu busuk di Nusantara juga dapat ditemukan di tempat umum seperti gedung bioskop dan tempat duduk di kendaraan umum. Selain itu, kutu kasur lebih umum ditemukan di hotel yang sering menjadi pilihan alternatif para traveler untuk menginap.
Dilansir dari HuffPost, seorang kepala kantor di perusahaan pengendalian hama SenSci bernama Jeff White mengatakan, kutu kasur tidak hanya hadir di kamar hotel kelas ekonomi yang murah, tetapi juga kamar hotel mewah yang mahal. Sementara gigitan serangga kecil ini terbilang sangat mematikan, bahkan bisa meninggalkan bekas merah kehitaman, Anda bisa mencegahnya dengan melakukan tips sederhana seperti berikut.
Cara Deteksi Kutu Busuk di Kamar Hotel

Ilustrasi: tidur di ranjang
Seorang ahli entomologi dari National Pest bernama Brittany Campbell mengatakan, tidak ada cara untuk mencegah adanya kutu busuk dalam sebuah kamar secara 100%. Hal ini karena kutu kasur memiliki ukuran yang sangat kecil, samar, dan mudah berpindah tempat. Biasanya, hewan ini akan sembunyi dalam celah di bagian paling dasar kasur dan membuat para pembasmi serangga sulit mendeteksinya.
Sebaiknya Anda memeriksa kehadiran kutu busuk saat bepergian dan tinggal di tempat baru seperti hotel atau jenis penginapan lainnya. Pemeriksaan harus dilakukan sebelum Anda berbaring di atas kasur atau kursi di ruang hotel. Cara paling mudah untuk mengetahui adanya kutu busuk di kasur adalah melepas seprai dan bed covernya, lalu membalik kasur dan memukul setiap bagian kasur menggunakan sapu kasur. Anda akan bisa melihat debu, telur, hingga kutu busuk yang jatuh dari kasur.
Telur kutu busuk mungkin akan tersamarkan dengan debu dan benang kasur, sehingga Anda harus jeli dan jika perlu gunakan kaca pembesar untuk mendeteksinya. Ciri adanya kutu busuk di kasur adalah adanya remah-remah putih seperti nasi jika dilihat dari bawah kaca pembesar. Ini adalah telur sekaligus cangkang bed bugs.
Saat memeriksa adanya bed bugs di kasur hotel, pastikan barang-barang bawaan Anda masih ada di luar kamar dan berada di dalam koper. Hal ini karena kutu kasur diketahui dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain, termasuk dompet, baju, celana, alat make up, jaket, sapu tangan, dan ikat rambut.

Ilustrasi: merapikan ranjang (sumber: Andrea Piacquadio)
Periksa juga bagian tengah kasur yang sering menjadi sarang kutu busuk. Anda bisa memeriksanya dengan melepas penutup matras jika itu adalah jenis kasur bongkar pasang. Namun, jika tidak bisa, gunakan penebah dan pukul-pukul dengan kuat bagian tersebut hingga debu dan kotoran rontok semua.
Tak hanya itu, Anda perlu memeriksa bagian bantal, guling, serta pinggiran kasur yang berongga. Ini sangat penting untuk mengetahui apakah ada kutu busuk yang hidup di kasur atau tidak. Setelah Anda memastikan tidak ada kutu kasur yang tinggal di ruang hotel, Anda bisa langsung tidur dengan tenang. Namun, jika Anda menemukan tanda bugs bed di kamar hotel, segera hubungi pihak hotel. Jika perlu, Anda bisa meminta ganti kamar hotel.
Selain itu, untuk menghindari gigitan kutu busuk, Anda bisa memakai pakaian panjang untuk menutup semua bagian tubuh, bawalah alas tidur dari rumah untuk menghindari kontak dengan kasur berkutu. Tak hanya itu, gunakan lotion anti serangga supaya kutu enggan menggigit Anda.
Sementara itu, bagi Anda yang sudah terlanjur terkena gigitan kutu busuk dengan gejala gatal-gatal di kulit, segera bilas tubuh Anda menggunakan sabun mandi dan berkonsultasi dengan dokter. Biasanya, pihak medis akan memberikan obat topikal berupa salep atau krim.
[1] Sumanto, Didik, Fuad Alhamidy. 2010. Survei Keberadaan Serangga Cimex sp pada Lingkungan Rumah Tangga Dikaitkan dengan Kadar Hemoglobin Penghuni Rumah di Desa Gebang Sukodono Sragen (Prosiding Seminar Nasional). Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Hal: 42-48.

Leave a comment