Jangan Sepelekan, Ini Tanda Tubuh Anda Butuh Olahraga Teratur!

Ilustrasi: aktivitas olahraga (sumber: timesofindia) Ilustrasi: aktivitas olahraga (sumber: timesofindia)

Olahraga merupakan salah satu cara mudah untuk menjaga kesehatan tubuh, karena memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan dan merangsang otot-otot serta bagian tubuh lain untuk bergerak.[1] Namun, tak semua orang mendapatkan porsi olahraga yang cukup. Ini bisa dirasakan dengan mengetahui tanda tubuh butuh olahraga, termasuk masalah pencernaan dan sendi.

Manfaat olahraga yang bisa Anda rasakan secara instan, yakni otot-otot menjadi terlatih, sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh pun menjadi lancar sehingga metabolisme tubuh menjadi optimal. Tubuh akan segar dan otak sebagai pusat saraf pun akan bekerja menjadi lebih baik. Selanjutnya manfaat berolahraga lainnya dapat menguatkan struktur tulang, menyehatkan organ tubuh khususnya organ jantung, mampu menurunkan tingkat stres. Sementara itu, berikut ciri tubuh butuh olahraga.

Tanda Tubuh Membutuhkan Olahraga

  • Saat Anda olahraga, usus besar Anda akan bergerak, dan lebih mudah buang air besar sesuai jadwal. Tonus otot yang sehat di perut dan diafragma Anda juga kunci untuk memindahkan limbah melalui saluran pencernaan Anda. Olahraga yang konsisten dapat membantu Anda BAB teratur, terutama seiring bertambahnya usia.
  • Kaku sendi. Sendi yang sakit dan sulit digerakkan terkadang bisa menjadi tanda kondisi peradangan seperti radang sendi atau penyakit autoimun. Tetapi persendian juga bisa menjadi kaku saat Anda tidak cukup menggunakannya. Buat mereka bekerja agar tidak terkunci dan menyebabkan Anda sakit.
  • Mudah kehabisan napas. Sama seperti bisep yang menjadi lebih lemah saat Anda tidak menggunakannya, otot paru-paru yang membuat udara masuk dan keluar saat Anda bernapas akan kehilangan kekuatan jika Anda tidak melatihnya secara teratur. Semakin sedikit aktivitas yang Anda lakukan, Anda semakin mudah kehabisan napas.
  • Mudah cemas. Kurang olahraga juga dapat meningkatkan perasaan cemas dan depresi. Latihan kardio seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau berlari, akan meningkatkan dan menstabilkan mood Anda.
  • Mudah lesu. Olahraga membantu mengantarkan oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh Anda. Jika Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda dengan duduk, tubuh tidak mendapatkan jumlah bahan bakar yang sama dengan yang mereka butuhkan untuk membuat Anda terus bugar, sehingga Anda akan merasa lesu.
  • Metabolisme lebih lambat. Orang dengan metabolisme cepat mungkin bergerak lebih banyak daripada orang dengan metabolisme lambat. Semakin aktif Anda, semakin banyak kalori yang Anda bakar setiap kali Anda bergerak.
  • Ketika Anda menjaga rutinitas olahraga teratur, Anda akan tertidur lebih cepat, lebih nyenyak.
  • Mudah lupa. Olahraga teratur memberi tahu tubuh Anda untuk membuat lebih banyak bahan kimia yang disebut faktor pertumbuhan. Ini meningkatkan produksi pembuluh darah di otak Anda. Semakin banyak darah yang masuk ke otak Anda, semakin baik Anda dapat berpikir, mengingat, dan membuat keputusan.
  • Tekanan darah naik. Menghabiskan sebagian besar waktu Anda dengan duduk meningkatkan risiko penyakit jantung. Itu sebagian karena Anda cenderung memiliki tekanan darah tinggi, faktor risiko besar untuk masalah jantung seperti penyakit arteri koroner.
  • Ketika aktivitas fisik menjadi bagian rutin dari hidup Anda, tubuh Anda lebih mudah menjaga glukosa darah tetap terkendali. Kadar gula darah yang stabil membuat Anda keluar dari zona bahaya diabetes tipe 2.
  • Sakit punggung. Ketika otot inti Anda lemah karena kurang digunakan, otot tidak dapat menopang punggung Anda sebagaimana mestinya, sehingga terasa sakit. Pilates, yoga, dan latihan lain yang menggunakan peregangan bagus untuk membangun punggung yang lebih kuat.
  • Sering lapar. Sepertinya Anda akan lebih sering lapar jika berolahraga lebih banyak, tetapi biasanya yang terjadi justru sebaliknya. Olahraga aerobik seperti bersepeda, berenang, jalan kaki, dan lari ternyata bisa menurunkan nafsu makan karena mengubah kadar hormon lapar di tubuh Anda.
  • Mudah sakit. Dilansir dari WebMD, semakin banyak aktivitas yang Anda lakukan, semakin rendah kemungkinan Anda terkena flu. Ketika Anda menjadikan olahraga sebagai kebiasaan, sistem kekebalan tubuh Anda menjadi lebih kuat.
  • Kulit kusam. Jika kulit Anda terlihat lebih kusam dari biasanya, mungkin penyebabnya adalah kurang olahraga. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga ringan meningkatkan sirkulasi dan sistem kekebalan Anda, yang membantu kulit Anda tetap awet muda.
Baca juga:  Bahaya Produk Olahan Susu Berkadar Lemak Tinggi

Mengetahui tanda-tanda kurang olahraga di atas, pastikan Anda mulai bersiap melakukan olahraga di rumah. Sudah ada banyak aktivitas olahraga ringan yang bisa Anda lakukan, seperti lari pagi, jalan cepat, hingga lompat tinggi.

[1] Subekti, Nuriska, dkk. 2021. Peningkatan Kesehatan Melalui Program Informal Sport Masa Pandemi Covid 19 Menuju New Normal pada Masyarakat Dsn. Kalapanunggal dan Dsn. Ancol Kec. Sindang Kasih Kab. Ciamis. Jurnal Pengabdian Siliwangi Universitas Siliwangi, Vol. 7(1): 17-22.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*