Tak Sadar, Kebiasaan Ini Bisa Meningkatkan Dopamin di Otak!
Dopamin adalah bahan kimia yang diproduksi otak dan terkait dengan rasa bahagia untuk meningkatkan kesehatan mental.[1] Secara alami, orang dengan tingkat dopamin rendah memiliki kesehatan mental kurang baik ditandai dengan mood yang menurun. Nah, dopamin akan dilepaskan otak melalui kebiasaan yang mungkin tidak Anda sadari. Beberapa kebiasaan yang bersifat positif bahkan bisa meningkatkan dopamin di otak Anda.
Hubungan Dopamin dan Kebiasaan Harian
“Setiap kali kita berpartisipasi dalam aktivitas yang dianggap penting dari sudut pandang tubuh kita, otak kita melepaskan dopamin dalam jumlah besar,” menurut Dr. Kiran F. Rajneesh, profesor neurologi di Ohio State University Wexner Medical Center. “Ini juga yang mendorong orang melakukan aktivitas tersebut sebagai sebuah kebiasaan.”
Dilansir dari HuffPost, tugas dopamin adalah untuk membuat Anda mempelajari tempat dan aktivitas yang mengarah pada kesenangan. Dopamin menjadi sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia dan evolusi telah membuatnya menjadi perilaku maladaptif.
“Dopamin juga bisa menyebabkan kecanduan,” kata Dr. Hitoshi Morikawa, profesor University of Texas di Austin. “Zat kimia ini adalah pemicu kecanduan yang alami.”
Hormon tersebut membuat Anda ingin mengulangi perilaku tertentu, mengubahnya menjadi kebiasaan, baik kebiasaan buruk atau baik. Namun, itu tidak selalu terjadi. Pelepasan hormon ini juga bagian dari fungsi harian tubuh Anda. Meskipun ini bukan obat untuk penyakit atau kondisi apapun, akan sangat membantu jika Anda mengetahui kapan dopamin dilepaskan. Berikut kebiasaan yang memicu tubuh Anda melepaskan dopamin.
Aktivitas yang Meningkatkan Dopamin
Makan
Nenek moyang prasejarah kita tahu bahwa makanan diperlukan untuk bertahan hidup, sebagian karena sensor yang mengaktifkan dopamin. Ini masih benar hingga hari ini. Faktanya, Rajneesh mengatakan bahwa aktivitas apapun yang penting untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup kita bisa melepaskan dopamin.
Mampu menemukan makanan dan memakan makanan tersebut tentu termasuk kategori ini. Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa makan menghasilkan pelepasan dopamin dua kali, pertama saat makanan dimakan dan saat makanan ada di perut.
Minum
“Coba pikirkan, saat Anda kehausan, segelas air tentu terasa seperti hadiah, jadi tidak heran jika ini memicu pelepasan dopamin di otak Anda. Namun, tidak semua tegukan air akan melepaskan dopamin,” kata Morikawa. “Sebaliknya, Anda harus benar-benar menginginkan atau membutuhkan air, seperti setelah berolahraga berat.”
Selain itu, di tengah musim panas dan Anda benar-benar haus, minum air akan meningkatkan kadar dopamin di otak. Ini seharusnya menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan dopamin.
Menerima Pujian
“Salah satu cara umum pelepasan dopamin adalah ketika memuji anak-anak atas perilaku yang baik,” kata Rajneesh. “Pujian memicu pelepasan dopamin di otak anak-anak dan hal yang sama berlaku untuk memuji hewan peliharaan. Dalam situasi ini, perilaku baik mereka diperkuat oleh sifat perasaan senang dari pelepasan dopamin itu.”
Hal yang sama berlaku ketika orang dewasa menerima pujian. Mengirim email ucapan selamat kepada kolega Anda atau teks perayaan ke teman, sebenarnya lebih baik daripada yang Anda pikirkan. Ini sangat penting bagi orang-orang dengan kondisi tertentu yang disebabkan tingkat dopamin yang rendah, seperti ADHD.
Bermain video game
“Banyak penelitian telah mengukur dan menemukan bahwa bermain video game menghasilkan pelepasan dopamin di otak bagi sebagian orang,” kata Morikawa. “Meskipun hal ini sendiri bukanlah hal yang buruk, tetapi bisa menjadi negatif jika perasaan bermain video game terlalu positif atau terlalu menyenangkan. Saat meningkatkan kadar dopamin, terkadang Anda benar-benar terpikat pada aktivitas tertentu.”
Dalam hal ini, aktivitas tersebut bisa berupa video game, yang menimbulkan masalah bagi orang yang bukan gamer profesional. Misalnya, siswa yang seharusnya mengerjakan pekerjaan rumah malah menghabiskan waktunya untuk bermain video game.
Berhubungan Seksual
Seks menyebabkan pelepasan endorfin, seperti yang dikatakan Dr. Elizabeth C. Gardner, seorang ahli bedah kedokteran olahraga ortopedi di Yale Medicine. Dan penelitian menunjukkan itu juga menyebabkan pelepasan dopamin.
“Selama evolusi, sistem dopaminergik dikembangkan untuk mempromosikan kelangsungan hidup dan pemeliharaan spesies kita,” kata Morikawa. “Dengan kata lain, ada alasan insting mengapa seks terasa begitu menggoda. Otak kita terhubung untuk mengetahui bahwa seks penting untuk bertahan hidup, dan neuron yang melepaskan dopamin terkait dengan tindakan tersebut.”
Selain aktivitas di atas, meditasi dan aktivitas lain juga dapat menyebabkan pelepasan dopamin. Terlibat dalam aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan Anda seperti yoga, dapat membantu melepaskan dopamin di otak dan semakin meningkatkan rasa kesejahteraan dan kesehatan Anda.
[1] Yudhistira, Sigit, Dkk. 2021. Pengaruh Asupan Sayur Kangkung (Ipomea Reptans Poir.) dan Olahraga Renang terhadap Intensitas Kecemasan pada Remaja Laki-Laki. Media Gizi Indonesia Universitas Sebelas Maret Surakarta, Vol. 16(3): 287-295.


Leave a comment