Adakah Efek Samping & Bahaya dari Pemakaian Sabun Asepso?

Sabun Asepso (facebook: Asepso) Sabun Asepso (facebook: Asepso)

Penggunaan sabun antiseptik seperti Asepso disebut-sebut dapat membasmi kuman atau bakteri yang menempel di permukaan kulit. Oleh sebab itu, beberapa orang kerap menggunakannya untuk mencuci tangan, mengatasi gatal, atau bahkan untuk mandi setelah seharian beraktivitas. Namun, adakah efek samping atau bahaya dari penggunaan sabun Asepso setiap hari?

Sabun Asepso adalah sabun lembut yang diklaim memiliki kegunaan untuk membantu menghilangkan kotoran dan melawan kuman dengan mudah dan lembut, serta dengan formulasi anti-mikroba ganda yang memberikan perlindungan maksimal terhadap kuman, mengatasi biang keringat, melindungi, dan memberikan efek dingin terutama ketika cuaca panas. Sabun antiseptik satu ini dapat digunakan untuk mandi setiap hari serta dapat pula digunakan untuk mencuci tangan beberapa kali dalam sehari.

Cara pemakaian sabun Asepso+ pada dasarnya sama saja seperti menggunakan sabun batangan pada umumnya, yakni dengan mengusapkan sabun pada kulit dalam kondisi basah, kemudian bilas dengan air sampai bersih. Untuk tujuan mengobati biang keringat atau gatal-gatal, biasanya Anda disarankan untuk mendiamkan busa sabun beberapa saat terlebih dahulu sebelum membilasnya dengan air. Agar lebih jelas, berikut jenis sabun Asepso yang ada di pasaran Indonesia.

Baca juga:  Rangkaian Wardah Renew You Series Untuk Kulit Berminyak

Macam-Macam Sabun Asepso

Asepso+

Varian Asepso+ adalah varian yang mungkin paling umum dan sudah banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia. Bungkus atau kemasannya berupa dus dengan kombinasi warna hitam, putih, merah, dan kuning, dengan sabun berwarna hijau gelap. Sabun ringan ini mengandung bahan anti-bakteri ganda yang diklaim membantu meringankan dan mengendalikan biang keringat, infeksi kulit, dan penyebaran kuman berbahaya.

Sabun Asepso+ diklaim terbuat dari komposisi bahan-bahan seperti sodium palmate, sodium kernelate, aqua, PEG-20, triclocarban, glycerin, palm oil (elaeis guineensis), parfum, sodium chloride, triclosan, CI 21108, CI 74260, CI 77266, etidronic acid, tetrosodium EDTA.

Sabun Asepso+ dan Asepso Sulphur

Sabun Asepso+ dan Asepso Sulphur

Asepso Sulphur

Asepso Sulphur adalah varian sabun Asepso yang di dalamnya mengandung kombinasi sulfur dan Salicylic Acid yang dikenal bagus untuk kulit rentan berjerawat. Sabun ini diklaim dapat membantu membuka pori-pori kulit, menghilangkan minyak berlebih dan bakteri penyebab jerawat serta aman digunakan setiap hari karena terbuat dari bahan-bahan alami.

Asepso Fresh

Asepso Fresh memiliki aroma khas dan kemasan dengan kombinasi warna putih dan oranye. Sesuai warnanya, varian Asepso Fresh mengandung jeruk dan antibacterial agent dengan pelembap yang diklaim membantu melawan dan mencegah penyebaran kuman berbahaya, membantu mengurangi bau badan, serta membuat kulit Anda terasa lebih segar dan halus berkat kandungan active deodoriser-nya.

Baca juga:  Ingin Wajah Mulus? Ini Cara Menghilangkan Bopeng Akibat Jerawat

Asepso Clean

Selain Asepso Fresh, varian sabun Asepso lainnya yang juga dijual di Indonesia adalah Asepso Clean yang kemasannya berwarna putih-biru muda. Sabun satu ini memiliki kandungan ekstrak daun sirih yang juga diklaim mampu mengurangi biang keringat, infeksi kulit, maupun penyebaran kuman-kuman berbahaya.

Pada dasarnya di negara asalnya sana sabun Asepso tersedia dalam varian yang lebih banyak. Bukan hanya sabun batang saja, ada pula produk hand wash (sabun cuci tangan), body wash (sabun cair untuk badan), face wash (sabun muka), hand gel, hingga intimate wash (sabun area kewanitaan). Sayangnya yang masuk ke Indonesia sebatas sabun batang dan varian body wash saja.

Asepso Fresh dan Asepso Clean

Asepso Fresh dan Asepso Clean

Bahaya Sabun Asepso

Sabun antiseptik seperti Asepso atau sabun lain yang mengandung triclosan disebut-sebut memiliki efek samping yang berbahaya untuk jangka panjang. Misalnya saja dapat membuat kulit menjadi kering dan kasar, meningkatkan risiko alergi, hingga mengubah hormon.

Baca juga:  Produk La Tulipe Cover Foundation For Oily Skin, Alas Bedak Yang Tahan Air

“Sebenarnya sabun antiseptik itu punya sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya adalah sabun ini bisa membunuh kuman lebih baik terutama bagi mereka yang memang bekerja kotor-kotoran, atau punya banyak aktivitas di luar rumah. Kekurangannya ya sabun ini bisa membuat kulit kering dan mengurangi jumlah flora normal kulit,” jelas dr Reza Fahlevi, seperti dilansir dari Klikdokter.

Oleh sebab itu, dr. Reza menyarankan, apabila Anda ingin memakai sabun antiseptik, sebaiknya pilih yang mengandung pelembap. “Atau langsung pakai pelembap setelah mandi dengan sabun antiseptik,” tandas dokter Reza.

Jangan menggunakan sabun antiseptik berlebihan. Sebab, dari berbagai kasus yang menimpa beberapa orang yang sering menggunakan sabun antiseptik timbul alergi akibat serangan ultraviolet dan dapat memicu terjadinya reaksi foto alergi terhadap sinar matahari.[1]

[1] Dwikarya, M. 2003. Merawat Kulit & Wajah. Jakarta: Kawan Pustaka, hlm 6.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*