Bingung Mencari Diet Paling Mudah? Mediterania Solusinya

Ilustrasi: menu diet mediterania (sumber: novanthealth.org) Ilustrasi: menu diet mediterania (sumber: novanthealth.org)

Bagi Anda yang belum pernah menjalani program diet sama sekali dan sedang mencari jenis diet yang aman, sehat, dan paling mudah, tak ada salahnya untuk mencoba diet mediterania. Diet mediterania termasuk salah satu bentuk pola makan tradisional masyarakat Eropa yang ada di wilayah Mediterania pada 1960 dan diklaim mampu memperpanjang usia.[1]

Keunggulan Diet Mediterania

Menurut WebMD, diet mediterania tergolong diet dengan hasil yang menjanjikan untuk menangkal penyakit kronis seperti COVID-19, sehingga usia manusia menjadi lebih lama. Selain itu, diet mediterania telah dinobatkan sebagai diet terbaik no. 1 secara lima tahun berturut-turut dalam rencana diet tahunan di US News & World Report.

Bisa mendapatkan posisi teratas dalam berbagai kategori, diet mediterania juga sangat mudah dilakukan, khususnya bagi pasien diabetes. Tak hanya itu, diet mediterania diklaim baik untuk penderita penyakit jantung atau bagi orang yang memiliki risiko penyakit jantung tinggi.

“Bukan menjadi sebuah kejutan besar lagi jika diet mediterania masuk dalam kategori diet sehat terbaik tahun ini,” kata Gretel Schuller, editor US News. “Diet mediterania telah menjadi suara dalam jangka waktu yang panjang di majalah kami dari waktu ke waktu.”

Baca juga:  Ganti Daging dengan Ikan: Lebih Bergizi dan Ramah Lingkungan

Untuk menentukan peringkat diet terbaik, US News mengumpulkan para ahli dan spesialis gizi ternama. Tak hanya itu, US News meminta para ahli kesehatan jantung dan penurunan berat badan untuk mengetahui keunggulan dan kekurangan berbagai macam diet sehat. Para ahli memuji diet yang menyediakan kalori cukup dan protein tanpa lemak, seperti diet mediterania.

Ilustrasi: menu mediteranian diet (sumber: greekflavours.com)
Ilustrasi: menu mediteranian diet (sumber: greekflavours.com)

Prinsip utama diet mediterania adalah makan tinggi minyak zaitun, buah, kacang-kacangan, sayuran, dan sereal. Protein hewani untuk diet mediterania dapat diperoleh dari ikan, daging unggas, produk olahan rendah susu, daging merah, dan produk olahan dari daging. Sementara itu, glukosa dan karbohidrat tambahan dari diet mediterania bersumber dari makanan manis dan aneka kue atau roti. Semua makanan ini bisa dikonsumsi sesuai dengan jadwal dan perencanaan seperti berikut.

Baca juga:  PTSD Akibat Pandemi, Apa Saja Gejalanya?

Perencanaan Diet Mediterania

  • Konsumsi Harian. Untuk makanan sehari-hari prosinya bisa Anda atur sesuai kebutuhan dengan catatan tidak berlebihan dan membuat Anda kekenyangan. Makanan harus mengandung karbohidrat dan protein nabati. Berdasarkan hellosehat, Anda bisa mengonsumsi sayur, buah, minyak zaitun, kacang, rempah, gandum, dan nasi untuk konsumsi harian.
  • Konsumsi Selingan. Siapkan juga makanan yang bisa Anda makan setiap minggu atau untuk beberapa hari sekali yang bertujuan mencegah rasa bosan Anda terhadap menu diet harian. Anda bisa menjadikan daging putih, telur, susu, keju, dan yoghurt sebagai konsumsi selingan dalam diet mediterania.
  • Konsumsi Mingguan. Aturan konsumsi mingguan adalah makanan yang hanya boleh dimakan seminggu sekali. Umumnya, konsumsi mingguan adalah makanan berkolesterol tinggi, seperti seafood. Selain itu, aneka ikan juga bisa diletakkan dalam rencana konsumsi mingguan untuk diet mediterania.
  • Konsumsi Bulanan. Jenis makanan untuk konsumsi bulanan adalah makanan yang berisiko tinggi dihindari, seperti daging merah. Tak hanya itu, makanan dengan kandungan glukosa, pemanis buatan, dan garam tinggi harus diletakkan dalam rencana konsumsi bulanan dalam diet mediterania.
Baca juga:  Review dan Testimoni Kiehl’s Clearly Corrective Dark Spot Solution, Beneran Bisa Hilangkan Bekas Jerawat?

Sangat penting untuk mengatur perencanaan diet mediterania supaya hasilnya optimal. Sementara itu, jika Anda masih bingung mengatur berbagai macam makanan yang harus dimakan setiap hari supaya tidak bosan, Anda bisa mencoba contoh menu diet mediterania berikut.

Ilustrasi: perencanaan diet (sumber: jindanaturecure.in)
Ilustrasi: perencanaan diet (sumber: jindanaturecure.in)

Contoh Menu Diet Mediterania

HariWaktu Makan
Hari Ke-1Pagi: oatmeal/sereal dan susu
Siang: salad sayur dan sandwich telur
Malam: ikan tuna goreng minyak zaitun
Hari Ke-2Pagi: plain yogurt topping irisan buah
Siang: nasi merah dan sup kacang merah
Malam: salad sayur dan minyak zaitun
Hari Ke-3Pagi: pisang dan oatmeal atau sereal
Siang: nasi merah dan dada ayam fillet
Malam: salad sayur dan minyak zaitun
Hari Ke-4Pagi: omelet sayur dan saus tomat
Siang: kentang goreng dan steak daging
Malam: yogurt rasa buah

Jika Anda merasa contoh diet mediterania di atas kurang beragam, Anda bisa membuat perencanaan sendiri dengan memperhatikan prinsip diet mediterania. Untuk hasil diet mediterania pada setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan asing-masing.


[1] Anggraini, Dian Isti & Zulfa Labibah. 2016. Diet Mediterania dan Manfaatnya terhadap Kesehatan Jantung dan Kardiovaskular. Majority Jurnal Universitas Lampung, Vol. 5(3): 188-193.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*