Cara Membuat Ragi Alami dari Buah, Bikin Roti Lebih Wangi & Sehat
Ragi instan (instant yeast) yang beredar di pasaran memang sangat praktis dan bisa memudahkan Anda untuk membuat roti yang lezat. Namun, terkadang ragi buatan pabrik meninggalkan residu yang mungkin berisiko untuk kesehatan dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, banyak orang mulai mencari cara membuat ragi alami dari buah yang lebih minim risiko.
Jenis Ragi Alami
- Liquid starter: Dibuat dengan mencampurkan buah atau sayur dengan air kemudian memfermentasikannya selama beberapa hari. Roti yang menggunakan liquid starter membutuhkan waktu yang lama pada saat proses fermentasi dan adonannya tidak stabil namun hasil akhir roti memiliki aroma yang lebih kuat jika dibandingkan dengan refresh starter.
- Refresh starter: Untuk membuat refresh starter, dapat mencampurkan liquid starter dengan tepung yang akan menghasilkan roti dengan aroma yang lembut.
- Sourdough: Dalam pembuatan sourdough tidak memerlukan liquid starter, namun hanya dengan mencampurkan tepung dengan air saja kemudian memfermentasikannya. Roti dengan penggunaan sourdough akan menghasilkan roti yang berat dan memiliki rasa yang sedikit asam.[1]
Pada dasarnya ragi alami terdapat dalam semua jenis makanan seperti buah-buahan, sayuran, serealia, herbal dan bunga. Dari bahan-bahan tersebut kemudian ditambahkan dengan air dan kemudian difermentasikan selama beberapa hari dalam gelas yang telah disterilkan pada suhu ruang. Setelah beberapa hari, ragi alami dan bakteri asam lactic akan mulai untuk berkembang, sehingga suhu udara harus dijaga dan ragi harus diberi makan secara berkala. Ragi alami ini akan memiliki aroma dan rasa yang khas yang menjadikan roti yang dibuat kaya akan aroma dan rasa.
Pada dasarnya semua jenis sayuran dan buah-buahan dapat dijadikan bahan pembuatan ragi alami. Oleh karena itu, buah strawberry juga dapat dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan ragi alami. Strawberry merupakan buah yang sangat mudah untuk ditemui, selain rasanya yang enak, harganya juga sangat terjangkau oleh masyarakat Indonesia. Strawberry juga memiliki banyak sekali kandungan yang baik bagi tubuh manusia seperti vitamin dan mineral.
Cara Membuat Ragi Alami dari Buah Strawberry
Strawberry juga dapat dijadikan sebagai natural starter. Buah strawberry dapat diolah menjadi natural starter dengan cara mencampurkannya dengan air kemudian memfermentasikannya selama satu minggu. Natural starter inilah yang nantinya menggantikan ragi dalam pembuatan produk makanan beragi maupun roti.[2]
Untuk menggunakan ragi alami dari buah stroberi (strawberry) untuk roti, Anda bahkan bisa menggantikan seluruh ragi instan dengannya. Namun, perhatikan takarannya. Untuk takaran tepung 1,6 kg, Anda bisa menggunakan ragi alami strawberry sebanyak 800 gram.
Selain dari strawberry, Anda juga bisa mencoba membuat ragi alami dari kismis atau buah anggur yang telah dikeringkan. Ragi alami berbahan kismis kabarnya mempunyai fermentasi yang kuat serta tak mudah terkontaminasi jika dibandingkan bahan pembuat ragi alami lainnya. Berikut bahan dan langkah-langkah membuatnya.
Ragi Alami dari Kismis
Bahan Ragi Alami dari Kismis
- 100 gram kismis
- 250 ml air
- 1-2 sdm gula/sdm
- Toples berbahan kaca untuk tempat fermentasi
Cara Membuat Ragi Alami dari Kismis
- Sebelum digunakan, sebaiknya rebus toples kaca dalam air mendidih dan keringkan agar steril dan bersih.
- Masukkan semua bahan ke toples yang sudah disterilkan tadi. Tutup toples, namun jangan terlalu rapat agar tidak meledak selama proses fermentasi berlangsung.
- Aduk calon ragi sekali dalam sehari selama 1-3 hari. Apabila larutan mulai berbusa banyak, sebaiknya jangan diaduk lagi.
- Pada hari ke-4 sampai ke-6, larutan ragi akan mengeluarkan banyak busa dan kismis mulai naik. Itu tandanya ragi alami Anda sudah siap.Rentang waktu ragi berbusa kemungkinan bisa berbeda-beda. Jangan terpaku pada hari, namun lihat baik-baik kondisi calon ragi.
- Saring dan ambil airnya untuk membuat ragi biang.
Aroma ragi alami yang terbuat dari kismis akan seperti tapai segar dan manis. Akan tampak koloni mikroorganisme berwarna putih di dasar toples dan cairan ragi tidak terasa terlalu asam. Jika proses ini sudah selesai, Anda bisa membuat ragi biang agar diperoleh ragi yang alami dan lebih kuat. Caranya, cukup tambahkan air, tepung, dan garam beberapa kali. Ragi biang tersebut dapat disimpan dalam kulkas (chiller) selama 1 minggu.
[1]Ko, Sangjin. 2012. Rahasia Membuat Roti Sehat dan Lezat dengan Ragi Alami. Jakarta: Kawah Media.
[2]Sanggramasar, S. 2018. Penggunaan air fermentasi strawberry sebagai natural starter dalam pembuatan soft roll. Barista: Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata. 5(2): 215-221.



Leave a comment