Bahaya untuk Kesehatan, Batasi Menatap Layar Ponsel
Ponsel atau biasa dikenal dengan smartphone merupakan alat untuk berkomunikasi yang berbasis teknologi canggih, yang memiliki dampak positif sebagai sumber informasi masa kini dan sebagai media hiburan.[1] Namun, ponsel juga memiliki sejumlah efek negatif yang terbilang cukup berbahaya untuk kesehatan para penggunanya.
Sebagian besar orang Indonesia tampaknya tidak bisa lepas dari HP. Ada banyak orang yang berjalan sambil memegang ponsel. Selain itu, ada juga orang yang setia menatap layar ponselnya sebelum tidur. Memang, kecanduan gadget bisa dibilang wajar di era milenial, tetapi Anda perlu memperhatikan dampak negatifnya bagi kesehatan.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, kecanduan menatap layar ponsel bisa menyebabkan cedera. Menggunakan data dari 100 rumah sakit di AS, para peneliti meninjau cedera di kepala dan leher terkait penggunaan HP yang memengaruhi lebih dari 2.500 orang selama 20 tahun terakhir. Berikut hasil analisis cidera ini.
Ponsel Bisa Menyebabkan Cedera
- Terdapat sekitar 47% kasus cedera mekanis langsung akibat kejatuhan ponsel dan akibat baterai HP yang meledak. Seentara, cedera terkait penggunaan ponsel seperti otot bahu yang kaku atau otot leher yang nyeri sekitar 53%. Kebanyakan kasus cedera ini dialami oleh remaja dengan usia mulai 13 tahun.
- Dilaporkan juga, sekitar 10% kasus cedera saat menggunakan ponsel sambil mengemudi, 7% saat berjalan, dan 1% terkilir saat mengirim SMS. Meskipun jumlahnya sedikit, tetapi kasus yang jarang ini tetap berbahaya bagi kesehatan.
- 94% dari para pemakai ponsel diketahui cedera serius dan memerlukan perawatan intensif di UGD. Sementara, kasus cedera yang lebih serius jumlahnya sekitar 18% dan ini termasuk cedera otak traumatis akibat terlalu lama menatap layar HP.
Masih dari sumber yang sama, tingkat cedera ini meningkat secara drastis sejak tahun 2007, ketika smartphone bermerek terkenal dan canggih mulai diperjualbelikan. Jika pengalaman cedera tersebut mewakili negara secara keseluruhan, diperkirakan sekitar 76.000 orang menderita cedera karena ponsel.
Studi di atas mungkin yang pertama memberikan detail mengenai hubungan antara penggunaan ponsel dan cedera. Namun, perlu diingat bahwa penelitian difokuskan pada cedera kepala dan leher. Orang dengan beberapa cedera atau cedera yang lebih serius (seperti serangan jantung atau patah tulang pergelangan kaki) mungkin tidak termasuk dalam hitungan.
Bahaya Ponsel untuk Kesehatan
- Dilansir dari dokter.id, ponsel bisa saja menularkan infeksi bakteri dan virus. Jika Anda memakai HP dalam toilet, rumah sakit, pasar, dan area umum lainnya, kemungkinan besar ponsel Anda tertempel banyak kuman. Hal ini yang menyebabkan virus mudah menular.
- Masih dari sumber yang sama, ponsel bisa meningkatkan risiko gangguan jantung. Radiasi HP akan berdampak buruk bagi kesehatan jantung, karena energi elektromagnetik yang dipancarkan layar ponsel mampu menyebabkan sel-sel membran mengalami oksidasi dan melemah. Hal ini yang membuat jantung mengalami gangguan iskemik dan berisiko gagal jantung.
- Radiasi dari smartphone juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan organ reproduksi, terutama bagi pria. Paparan blue light pada HP bisa menyebabkan sperma bergerak lambat dan rusak, sehingga mengalami penurunan kualitas dan tingkat kesuburan.
- Secara psikologis, ponsel bisa menyebabkan stres. Hal ini karena Anda terus-terusan menatap konten negatif atau terlalu sering menerima telepon dan pesan singkat yang membuat Anda harus selalu fokus. Sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan menatap layar HP dan mencoba hidup lebih santai.
- Gangguan tulang belakang adalah salah satu cedera permanen yang bisa diakibatkan kebiasaan menatap HP. Saat Anda melihat layar ponsel, secara tidak sadar kepala Anda harus lebih rendah dari posisi normal dan ini membuat Anda harus membungkuk. Inilah yang membuat bentuk tulang belakang Anda menjadi lebih bungkuk, apalagi jika Anda masih dalam masa pertumbuhan.
- Dilansir dari Liputan6, ponsel juga bisa menyebabkan disfungsi dasar tulang panggul. Menghabiskan waktu yang lama di toilet sambil bermain HP bisa menyebabkan masalah otot, seperti usus, kandung kemih, dan otot dasar panggul.
Dengan banyaknya dampak negatif yang disebabkan kecanduan ponsel, sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan menatap layar HP. Cobalah untuk melakukan hal yang lain supaya perhatian Anda teralihkan dari smartphone. Anda juga bisa melakukan hal-hal yang Anda sukai untuk mencegah pandangan Anda beralih ke ponsel.
[1] Wilantika, Cancan Firman. 2015. Pengaruh Penggunaan Smartphone terhadap Kesehatan dan Perilaku Remaja. Jurnal Obstretika Scientia Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro, Vol. 3(2): 1-18.


Leave a comment