Hati-hati, Ini Deretan Produk yang Mengandung Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida adalah senyawa kimia dengan rumus H2O2. Dalam bentuk murninya, ia berupa cairan bening berwarna biru pucat, sedikit lebih kental daripada air. Hidrogen peroksida merupakan peroksida paling sederhana (senyawa dengan ikatan tunggal oksigen-oksigen). H2O2 kerap digunakan sebagai oksidator, zat pemutih, dan antiseptik.
Nama Lain Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida memiliki banyak nama lain yang perlu Anda waspadai, berikut ini rinciannya:
- Accel Concentrate
- Albone
- Astri-UC
- Dihydrogen dioxide
- Elawox
- High Test Peroxide
- Hioxyl
- HTP [peroxide]
- Hydrogen dioxide
- Hydrogen dioxide solution
- Hydrogen peroxide (H2O2)
- Hydrogen peroxide solution (DOT)
- Hydroperoxide
- Inhibine
- Interox
- Kastone
- Lensept
- Oxydol
- Perhydrol
- Perone
- Perossido di idrogeno
- Peroxaan
- Peroxan
- Peroxide
- Peroxyde d’hydrogene
- Superoxol
- Teat dip HP 5
- Wasserstoffperoxid
- Waterstofperoxyde
Anda perlu lebih waspada jika hendak menggunakan suatu produk yang memiliki kandungan zat dengan nama seperti yang telah disebutkan di atas. Agar dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas, berikut ini beberapa jenis produk yang umumnya mengandung hidrogen peroksida.
Produk yang Mengandung Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida adalah zat yang umumnya terkandung dalam berbagai produk pembersih rumah. Jika tidak sengaja terpapar ke kulit, zat-zat ini berisiko membuat kulit, mata, dan bahkan saluran pencernaan Anda teriritasi! Untungnya, sebagian besar cairan pembersih rumah hanya mengandung hidrogen peroksida pada konsentrasi yang sangat rendah sehingga Anda hanya perlu mencuci kulit yang terkontaminasi dengan air dingin untuk memulihkan kondisinya. Namun, selalu ingat bahwa kulit yang terpapar hidrogen peroksida dengan konsentrasi sangat tinggi harus diperiksa oleh dokter meskipun umumnya tidak akan menyebabkan cedera jangka panjang.
Sebagian besar cairan pembersih rumah mengandung sekitar 97% air dan 3% hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida dengan konsentrasi rendah seperti itu dapat menyebabkan sedikit iritasi pada kulit, mata, atau saluran pencernaan Anda, dan berisiko membuat permukaan kulit yang terkontaminasi menjadi putih. Namun, umumnya Anda hanya mencuci kulit dengan air dingin untuk mengatasi iritasi yang terjadi.
Produk yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan pigmen rambut biasanya mengandung hidrogen peroksida 6-10%, dan dapat berdampak lebih besar daripada cairan pembersih rumah biasa.
Umumnya, cairan industri mengandung sekitar 35-90% hidrogen peroksida. Kulit yang terpapar hidrogen peroksida dengan kepadatan tinggi dapat langsung terbakar atau melepuh dan harus segera dirawat oleh para ahli medis. Jangan ragu untuk menghubungi rumah sakit terdekat jika tidak sengaja terkena cairan industri yang mengandung hidrogen peroksida![1]
Kegunaan Hidrogen Peroksida
Pemutih
Dilansir dari Wikipedia, sekitar 60% dari produksi hidrogen peroksida dunia digunakan sebagai pemutih untuk bubur kertas dan kertas.
Deterjen
Aplikasi industri kedua terbesar adalah pembuatan natrium perkarbonat dan natrium perborat, yang digunakan sebagai pemutih lunak dalam detergen. Natrium perkarbonat, yang merupakan aduk dari natrium karbonat dan hidrogen peroksida, adalah bahan aktif dalam produk detergen binatu seperti OxiClean dan Tide detergent. Ketika dilarutkan dalam air, ia melepaskan hidrogen peroksida dan natrium karbonat. Dengan sendirinya, zat pemutih in hanya efektif pada suhu pencucian 60°C (140°F) atau lebih tinggi, sehingga sering kali digunakan secara bersamaan dengan aktivator pemutih (Bahasa Inggris: bleach activator), yang memfasilitasi pembersihan pada suhu yang lebih rendah.
Produksi senyawa organik
Hidrogen peroksida digunakan dalam produksi berbagai peroksida organik, misalnya dibenzoil peroksida. Ia digunakan dalam polimerisasi, sebagai serbuk pemutih, dan sebagai perawatan jerawat. Asam peroksi, seperti asam perasetat dan asam meta-kloroperoksibenzoat juga dibuat menggunakan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida telah digunakan untuk membuat bahan peledak berbasis peroksida organik, seperti aseaton peroksida.
Disinfektan
Hidrogen peroksida digunakan dalam proses pengolahan air limbah tertentu untuk menghilangkan ketakmurnian organik. Hidrogen peroksida dapat digunakan untuk sterilisasi bermacam permukaan, termasuk peralatan bedah, dan dapat dibuat sebagai uap (VHP) untuk sterilisasi ruangan.
Pemutih rambut
H2O2 encer (dengan kadar antara 1,9% dan 12%) yang dicampur dengan larutan amonia digunakan untuk memutihkan rambut. Hidrogen peroksida juga digunakan untuk pemutih gigi. Ia banyak dijumpai dalam sebagian besar pasta gigi pemutih.
Hortikultura
Beberapa pegiat hidroponik menyarankan pemakaian larutan hidrogen peroksida lemah untuk pengairan tanaman hidroponik karena dinilai dapat meningkatkan perkembangan akar tanaman sekaligus membantu mengobati busuk akar atau hama lain.
Pemeliharaan ikan
Hidrogen peroksida digunakan dalam akuakultur untuk mengendalikan kematian akibat berbagai mikroba.
[1] Santosa, Z. 2019. Merawat Kulit yang Terluka. Bantul: CV Alaf Media.



Leave a comment