Dikenal Baik untuk Wanita, Ini Deretan Makanan yang Mengandung Isoflavon
Para wanita tentunya sudah sering mendengar istilah isoflavon. Zat satu ini kerap dihubungkan dengan hormon estrogen yang ada pada wanita. Konsumsi bahan makanan yang mengandung isoflavon pun kabarnya bisa membawa dampak yang cukup positif untuk kesehatan kewanitaan Anda, terutama bagi Anda yang menjelang usia menopause.
Isoflavon adalah senyawa yang termasuk kelompok flavonoid dan merupakan estrogen dari tumbuh-tumbuhan atau disebut fitoestrogen yang merupakan sumber estrogen alami yang walaupun masukannya dalam memacu produksi estrogen sangat rendah tetapi dapat membantu beberapa gangguan akibat menopause, antara lain semburan panas (hot flashes), memperbaiki profil lemak sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner (Kumalaningsih, 2008).
Manfaat Isoflavon
- Menurunkan masalah depresi, insomnia, dan panas yang muncul akibat menopause hingga 40%.
- Menurunkan tingkal LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh hingga 10%.
- Isoflavon kedelai dapat menurunkan risiko kambuhnya kanker payudara pada para mantan penderita kanker payudara yang telah sembuh lebih dari 7 tahun.
- Asupan isoflavon secara rutin dapat dihubungkan dengan menurunnya masalah tulang keropos atau osteoporosis.
Sumber Makanan yang Mengandung Isoflavon
- Kacang kedelai. Kacang kedelai termasuk sumber utama isoflavon. Kadar isoflavon yang terkandung dalam kacang kedelai berkisar antara 12-153 mg per 100 gram kedelai, tergantung dari usia kacang kedelai itu sendiri.
- Kacang tanah. Jenis kacang satu ini juga dikenal mengandung isoflavon meski jumlahnya cukup kecil, hanya sekitar 17 mg per 100 gram isoflavon.
- Tahu dan tempe. Produk ini mengandung isoflavon sekitar 25 mg atau lebih per 100 gram. Kadar isoflavon tersebut bisa bervariasi pada setiap produk. Tahu dan tempe juga bisa diolah jadi berbagai makanan sesuai selera.
- Susu kedelai. Dibanding kacang kedelai biasa, susu kedelai ternyata memiliki kandungan isoflavon yang lebih tinggi, yakni sekitar 110 mg isoflavon untuk setiap 100 gram atau sekitar setengah cangkir.
- Tepung kedelai. Produk turunan kedelai lainnya yang juga tinggi akan isoflavon adalah tepung kedelai. Tepung kedelai diketahui mengandung hampir 200 mg isoflavon per 100 gramnya.
Selain bahan-bahan yang telah disebutkan di atas, isoflavon pun kabarnya bisa Anda temukan dalam buah-buahan seperti jeruk dan tomat, kulit bengkuang, dan sebagainya. Setidaknya asupan minimum isoflavon yang disarankan sekitar 25-50 mg per hari. Anda juga perlu mengonsumsi makanan lain dengan gizi yang seimbang untuk memiliki tubuh yang bugar.
Referensi:
Kumalaningsih, Sri. 2008. Sehat + Bahagia Menjelang dan Saat Menopause. Jakarta: Niaga Swadaya.

Leave a comment