Apakah Anak-Anak Membutuhkan Skincare Khusus?
Produk perawatan kulit atau skincare memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, umumnya dibuat berdasarkan kondisi dan kebutuhan kulit.[1] Selain sudah ada skincare untuk remaja dan dewasa, kini ada produk perawatan kulit khusus bayi hingga anak. Namun, apakah anak-anak memang membutuhkan skincare khusus?
Mungkin menyenangkan bagi setiap anggota keluarga untuk memiliki produk perawatan kulit mereka sendiri di kamar mandi, tetapi produk yang dirancang untuk bayi dan anak-anak bisa jadi mahal. Dan jika Anda memandikan beberapa anak setiap hari, Anda mungkin kehabisan produk dengan cepat, terutama jika anak-anak memeras sabun mandi dari botol sendiri.
Seberapa pentingkah bagi anggota keluarga, khususnya anak untuk memiliki produk perawatan kulit sendiri? Bisakah kita menyederhanakan dan menghemat dengan membeli skincare yang bisa dipakai satu keluarga? Untuk mengetahui jawabannya, Anda perlu mengetahui perbedaan skincare anak dan dewasa.
Perbedaan Skincare Anak dan Dewasa
“Tidak ada pedoman khusus untuk membuat skincare anak-anak,” kata Dr. Jen Trachtenberg, dokter anak dalam HuffPost. “Meskipun begitu, Anda perlu tahu bahan apa saja yang umum dipakai dalam produk perawatan kulit anak dan dewasa.”
Jessica Hui, ahli alergi dan imunologi anak di National Jewish Health di Denver, mengatakan bahwa produk skincare anak bisa mengandung formula tambahan khusus jika dibandingkan dengan produk kulit orang dewasa. Namun, untuk bahan utamanya, biasanya perbedaannya tidak terlalu besar.
“Banyak produk anak-anak mungkin sama dengan formulasi dewasa tetapi dengan kemasan yang berbeda, atau ditambahkan warna atau bahkan wewangian beraroma bayi,” kata Trachtenberg. “Hanya karena dikatakan untuk anak-anak tidak berarti produk tersebut adalah yang lebih baik.”
Memang benar bahwa kulit bayi dan anak-anak seringkali lebih sensitif dan tipis daripada kulit orang dewasa, tetapi itu tidak membatasi Anda hanya menggunakan produk yang memiliki embel-embel khusus bayi pada anak. Namun, bukan berarti Anda bisa sembarangan mengaplikasikan skincare dewasa pada bayi, ada beberapa bahan dalam produk yang perlu Anda perhatikan.
Skincare untuk Anak yang Bisa Dipakai Dewasa
Apa saja yang harus diperhatikan dalam produk yang akan digunakan bayi atau anak-anak? Trachtenberg merekomendasikan Anda untuk memilih produk tanpa wewangian, karena bisa menyebabkan kulit kering. Dia juga menyebut Dove, Cetaphil, Vanicream, dan CeraVe sebagai produk dewasa yang lembut tanpa pewarna atau wewangian yang juga bisa digunakan anak-anak.
Trachtenberg juga merekomendasikan pelembab dengan ceramide, lemak atau lipid yang ditemukan di sel-sel kulit Anda dan membantu kulit mempertahankan kelembapan. Selain itu, tabir surya juga sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit anak. Ini juga bisa dipakai orang dewasa dan umumnya, tabir surya anak tidak berbau dan teksturnya agak cair.
Beberapa orang tua lebih memilih untuk menggunakan tabir surya mineral untuk anak-anak mereka, karena FDA mengklaimnya aman dan efektif. Hui mencatat bahwa bahan pelindung dalam tabir surya, seperti seng oksida atau titanium oksida (untuk tabir surya mineral), adalah sama seperti produk pada tabir surya orang dewasa. Namun, yang dipasarkan untuk anak-anak selalu lebih mahal.
Bahan Apa yang Tidak Aman dalam Skincare untuk Anak?
Trachtenberg menyarankan orang tua untuk menghindari pewangi, pewarna, formaldehida, dan paraben dalam produk skincare untuk si kecil. Selain itu, hindari mengaplikasikan propilen glikol, yang dapat menyebabkan ruam dan gatal-gatal pada kulit anak.
“Saya paling sering memeriksa wewangian dan pewarna tambahan,” kata Hui. “Pewangi dan pewarna adalah bahan yang mudah dilihat dan dicium dari kemasannya. Beberapa produk dewasa dirancang untuk eksfoliasi, dan itu bisa terlalu keras untuk kulit bayi.”
Alergen menjadi perhatian, tetapi bahan ini berbeda untuk semua orang tanpa memandang usia. Jika ada anggota keluarga Anda yang memiliki masalah dengan bahan-bahan tertentu, Anda harus mencari tahu bahan mana yang bermasalah dan menghindarinya.
“Alergen kontak teratas, termasuk wewangian, pengawet, lanolin, dan cocamidopropyl tak hanya membahayakan kulit anak, tetapi juga orang dewasa yang alergi terhadapnya,” kata Hui. “Seringkali, produk anak mungkin telah menambahkan wewangian dan warna untuk memikat orang tua dan anak-anak, sehingga Anda harus lebih cermat.”
[1] Cahya Purnomo, D., dkk. 2021. Pemilihan Produk Skincare Remaja Milenial dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW). Jurnal Ilmiah Intech Information Technology Journal of UMUS, Vol. 3(1): 32-41.

Leave a comment