Apa Yang Telah Dilakukan Dunia Fashion Terhadap Pakaian Untuk Para Muslimah?

pakaian, wanita, muslim, muslimah, komunitas, mormon, sederhana, fashion, dunia, brand, Dolce & Gabbana, warna, warna, tren, syar’i, Indonesia, komunitas, mormon, lembut, busana Fashion muslimah (ffdesigner.com)

Dulu, memilih pakaian muslimah mungkin menjadi kegiatan yang terbilang menjemukan. Hal itu mungkin dikarenakan tidak banyaknya pilihan, baik dari segi model, warna, ataupun merek pakaian yang menjualnya.

Ada beberapa orang yang merasa bahwa pada saat memilih pakaian, mereka merasa ketinggalan zaman. Mereka merasa tidak memiliki pilihan yang sama jika dibandingkan dengan perempuan-perempuan lainnya.

Dulunya, sebagian perempuan merasa ketika berbelanja ke sebuah toko pakaian, prioritas mereka adalah menemukan sesuatu yang sederhana. Ketika ternyata pakaian tersebut menjadi tren pada masa itu, hal itu merupakan sebuah keberuntungan.

Dengan model pakaian yang sederhana tersebut, Anda mungkin akan merasa dipaksa untuk mengeluarkan kreativitas dalam berpakaian. Bagaimana membuatnya terlihat menonjol. Anda mungkin bisa menggunakan pakaian berlapis, bahkan pada saat cuaca sedang panas sekalipun.

Bagi sebagian orang, tren fashion seperti itu membuat mereka merasa bahwa gaya pakaian tersebut sudah sangat mainstream, dan sepertinya tidak ada fashion yang memerhatikan hal tersebut. Sebagian besar fashion yang ditampilkan baik ketika acara peragaan busana, di majalah, atau di manapun, rasanya bukan menjadi bagian dari dunia fashion seorang muslimah.

Tetapi, sesuatu terjadi pada tahun 2016. Waktu tersebut dianggap sebagai munculnya feminisme dan aktivitas sosial, di mana hal itu memberi dampak besar terhadap beberapa brand fashion yang besar. Brand-brand tersebut sepertinya mulai menyadari bahwa wanita itu berasal dari berbagai macam golongan, tidak hanya satu golongan saja.

Hal tersebut bisa ditandai dengan merek Dolce & Gabbana yang mulai meluncurkan koleksi produk hijab dan abaya, sebagai satu bagian dari koleksi musim semi mereka di tahun 2017. Dengan adanya inovasi tersebut, membuat beberapa orang merasa keberadaannya sebagai seorang muslimah mulai dianggap di dunia fashion dunia.

pakaian, wanita, muslim, muslimah, komunitas, mormon, sederhana, fashion, dunia, brand, Dolce & Gabbana, warna, warna, tren, syar’i, Indonesia, komunitas, mormon, lembut, busana

Fashion muslimah (wikipedia.org)

Sebagian muslimah merasa adanya potensi brand-brand lain untuk mulai menyadari fashion tentang pakaian muslim. Tidak lama setelah itu, para retailer seperti American Eagle, DKNY, Nike, dan Uniqlo mengeluarkan koleksi mereka, dan beberapa di antaranya memuat koleksi untuk wanita muslim. Dan, hal itu dianggap sebagai sebuah tanda selamat datang kepada wanita muslim dari brand-brand tersebut.

Baca juga:  Wajah Tampak Lebih Tirus, Ini Tips Tantouring Pakai Self-Tanning

Seiring berjalannya waktu, sebagian muslimah mungkin akan menyadari bahwa memakai pakaian berlapis tidak lagi menjadi tren, dan memperlihatkan warna kulit juga tidak lagi menjadi standar dunia fashion.

Bagi sebagian wanita muslim, cara berpakaian sekarang lebih ke arah norma-norma, sehingga menjadikannya lebih menarik, dan bisa menjadi lebih dikenal di dunia internasional.

Berpakaian sederhana tidaklah terbatas bagi para muslim saja, tetapi juga bagi komunitas Mormon. Menurut profesor di Brigham Young University, Megan Sanborn Jones, mormon merupakan sistem yang menjunjung tinggi determinasi di bidang biologis.

Sistem tersebut menekankan bahwa jika Anda seorang laki-laki, maka Anda harus menjadi kuat, lebih senang berolahraga, dan memiliki misi. Sedangkan, apabila Anda adalah seorang perempuan, maka sudah seharusnya Anda diperkenalkan dengan makeup dan cara menata rambut yang benar, serta harus tertarik terhadap dunia fashion.

Baca juga:  Kulit Mengelupas Setelah Treatment Dermaroller, Wajarkah?

Berkaitan dengan dunia fashion, menjadi sebuah hal yang menakjubkan untuk bisa berpakaian dengan sederhana, dan masih bisa berpartisipasi di dalam dunia fashion. Menjadi sesuatu yang penting, apabila bisa terlibat dalam dunia fashion Muslim, dan diakui oleh dunia. Walaupun, di sebagian besar brand dunia, masih belum melirik fashion untuk kaum muslim wanita.

Di Indonesia sendiri, model pakaian untuk wanita muslim sudah banyak variasinya, mulai dari warna, model, dan brand-brand lokal. Salah satu model pakaian yang banyak dikenakan wanita muslim Indonesia adalah busana syar’i.

Busana tersebut identik dengan ukurannya yang dibuat longgar. Dalam memilih busana syar’i, ada baiknya Anda memerhatikan tips yang diberikan desainer busana muslim, Arfiani. Menurutnya, Anda sebaiknya memilih model busana syar’i yang sesuai, jangan hanya memilih karena model dan motif yang diinginkan, tetapi Anda sendiri tidak nyaman ketika memakainya. Karena busana syar’i sudah cukup berat, sehingga memilih pakaian yang nyaman, terutama di bagian lengan harus diperhatikan. Pastikan Anda tetap bebas untuk bergerak.

pakaian, wanita, muslim, muslimah, komunitas, mormon, sederhana, fashion, dunia, brand, Dolce & Gabbana, warna, warna, tren, syar’i, Indonesia, komunitas, mormon, lembut, busana

Fashion muslimah (pinterest.com)

Hal selanjutnya yang tidak kalah penting adalah bahan pakaian. Dikarenakan pakaian tersebut menutupi seluruh tubuh, maka usahakan memilih bahan yang membuat rasa nyaman saat dipakai, dalam artian bukan hanya sekadar indah, tetapi juga nyaman, karena bahan yang menyerap keringat.

Salah satu bahan yang terbilang cukup nyaman digunakan adalah jersey, karena dinilai lembut dan dingin ketika digunakan. Dan, yang terakhir adalah motif, warna, dan desain pakaian, disarankan juga harus mempertimbangkan bentuk tubuh. Sebaiknya hindari warna dan motif yang terlalu ramai jika Anda memiliki tubuh yang cukup berisi, agar tidak terlalu penuh dan menumpuk.

Baca juga:  Info Terbaru Manfaat dan Keunggulan L’oréal Revitalift Night Cream

Selain busana syar’i, fashion wanita muslim biasanya identik juga dengan adanya momen-momen tertentu, salah satunya adalah Lebaran. Walaupun belum memasuki bulan suci tersebut, tetapi para desainer muslim Indonesia sudah mulai memprediksi tren baju lebaran muslim.

Menurut salah satu desainer busana Muslim, Irna La Perle, tren baju Lebaran tahun 2018 ini, diprediksi akan lebih bermain ke warna-warna lembut seperti baby pink, biru aquatic, dan broken white. Sedangkan, untuk cutting, potongan edge line siluet bentuk H dan Y, yaitu desain yang bagian atasnya lebih besar mengembang dan bagian bawahnya lurus dinilai akan menjadi tren.

Jika, tadi prediksi soal setelan busana dan juga permainan warna, Irna juga menyebutkan bahwa prediksi soal hijab, di mana untuk tahun ini ia perkirakan hijab-hijab yang dibuat dengan teknik digital printing akan jadi suatu tren. Lebaran tahun 2018 ini dinilai akan lebih bermain dengan motif geometri, lalu motif abstrak akan ramai dipakai.

Terakhir untuk penggunaan material bahan, Irna memprediksikan bahwa untuk busana Idul Fitri Juni 2018 mendatang, Anda akan banyak bisa melihat tren busana dengan kain transparan berwarna kuat di bagian luar namun berwarna lembut di bagian lapisan dalamnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*