Penyebab dan Cara Mencegah Tooth Loss pada Orang Dewasa

Ilustrasi: tooth loss (twitter: @ntv_saglik) Ilustrasi: tooth loss (twitter: @ntv_saglik)

Kehilangan gigi sebagian ternyata tidak hanya dialami anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Pada anak-anak, gigi tanggal adalah hal yang umum sebagai tanda pergantian gigi susu ke gigi permanen. Sementara itu, pada orang dewasa, tooth loss disebabkan oleh banyak faktor dan rata-rata adalah gangguan kesehatan pada gigi.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, setelah memiliki gigi lengkap atau gigi permanen, orang dewasa harus rajin merawatnya. Menjaga dan merawat gigi dapat mencegah kehilangan gigi lengkap atau biasa disebut tooth loss. Hal ini pula yang menjadi alasan banyak orang Amerika menjaga giginya, membuat angka kehilangan gigi menurun lebih dari 75% pada orang dewasa usia 65 hingga 75 tahun selama lima dekade terakhir.

Masih dari sumber yang sama, tooth loss diketahui lebih berisiko pada orang yang memiliki kondisi kesehatan buruk atau mengidap penyakit kronis. Hal ini karena ada beberapa penyakit yang memiliki gejala penyebab tooth loss. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan memiliki risiko terhadap kerusakan gigi, termasuk kehilangan gigi. Tak hanya, ada beberapa penyebab umum tooth loss pada orang dewasa.

Penyebab Tooth Loss

  • Kehilangan gigi biasanya disebabkan penyakit periodontal yang dipengaruhi beberapa faktor, seperti makanan.[1] Biasanya penyakit ini diidap oleh orang dewasa hingga lansia. Sangat jarang ditemukan anak-anak yang mengidap periodontal, karena kondisi gigi susu yang masih bagus.
  • Penumpukan bakteri, plak, dan karang gigi dapat menyebabkan peradangan dan infeksi pada gusi, tulang, dan gigi. Jika parah, gangguan ini bisa menyebabkan Anda kehilangan gigi. Kondisi ini secara umum lebih berisiko pada pasien dengan riwayat diabetes, karena kadar gula darah yang tak dapat terkontrol memengaruhi kesehatan gigi.
  • Karies atau gigi berlubang merupakan salah satu kerusakan gigi penyebab tooth loss. Penyakit ini disebabkan bakteri yang menumpuk di plak gigi dan memakan sisa makanan, khususnya gula. Dalam aktivitasnya ini, bakteri akan melepaskan asam yang dapat merusak gigi. Jika tidak segera diobati, bisa menyebabkan pembusukan, nyeri, patah gigi, dan menghancurkan sebagian besar gigi Anda. Jika kondisinya sudah parah, Anda bisa kehilangan gigi Anda.
  • Kecelakaan berat dengan luka di bagian wajah, khususnya area mulut, juga menjadi salah satu faktor penyebab tooth loss. Ini tidak bisa dihindari atau dicegah, karena terjadi secara alami dan tiba-tiba. Selain itu, salah mengunyah atau menggigit makanan yang terlalu keras termasuk dalam kategori kecelakaan serius di bagian mulut dan gigi. Biasanya, Anda harus melakukan pemasangan gigi palsu untuk mengatasinya.
Ilustrasi: sikat & pasta gigi (unsplash: Laark Boshoff)

Ilustrasi: sikat & pasta gigi (unsplash: Laark Boshoff)

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah tooth loss, kecuali jika penyebabnya adalah kecelakaan. Berikut adalah cara sederhana untuk mencegah kehilangan gigi pada orang dewasa.

Baca juga:  Mirip Rokok, Duduk Terlalu Lama Bisa Membunuh Anda Perlahan

Cara Mencegah Tooth Loss

  • Bagi Anda yang ingin memiliki gigi sehat dan lengkap, pastikan untuk merawatnya dengan tepat. Gosoklah gigi Anda setiap hari dengan sikat dan pasta gigi. Selain itu, penting untuk memeriksa apakah gigi Anda bersih dan tidak ada plak atau sisa makanan yang masih menempel. Jika masih ada, Anda bisa menggunakan benang gigi untuk membersihkannya.
  • Gigi permanen pada orang dewasa dan anak-anak tidaklah sama. Gigi lengkap mudah sekali kotor dan berplak. Untuk itu, Anda harus menggunakan obat kumur khusus yang mampu membersihkan gigi dengan baik. Obat kumur seperti ini bisa Anda pakai sesudah menyikat gigi untuk mengatasi plak membandel yang tidak bisa dibersihkan menggunakan sikat.
  • Diet sehat juga salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi. Pilihlah makanan yang tidak terlalu banyak mengandung lemak, gula, kafein, soda, dan asam. Makanan seperti ini tidak hanya menimbulkan plak, tetapi juga membuat gigi menjadi kuning dan rapuh. Hindari juga makanan atau minuman bersuhu ekstrem, seperti terlalu panas atau terlalu dingin. Suhu yang ekstrem tidak hanya berisiko gangguan gigi sensitif dan nyeri, tetapi juga gigi kuning, rapuh, mudah patah, dan tooth loss.
Baca juga:  Update Varian Produk POND'S untuk Usia 50 Tahun

Selain hal di atas, Anda juga wajib memeriksakan gigi Anda setiap enam bulan sekali. Tak hanya memeriksakan gigi, Anda pun perlu membersihkan karang gigi di dokter gigi. Meskipun sudah membersihkan gigi setiap hari menggunakan sikat, obat kumur, pasta gigi, dan benang gigi, ini belum cukup. Ada banyak bakteri dan plak yang menumpuk di sela-sela gigi, terutama gigi geraham yang hanya bisa dibersihkan menggunakan alat khusus dengan prosedur yang dilakukan dokter gigi.

[1] Anshary, Muhammad Fauzan & Cholil, I Wayan Arya. 2014. Gambaran Pola Kehilangan Gigi Sebagian pada Masyarakat Desa Guntung Ujung Kabupaten Banjar. Dentino Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Vol. 2(2): 138-143.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*