Sedang Diet? Ini Tips Makan Enak di Restoran
Menu restoran yang bervariasi dan enak tentunya sangat menggoda. Selain itu, membeli makanan di restoran adalah hal yang praktis karena Anda tidak perlu memasak. Meskipun begitu, pergi ke rumah makan menjadi tantangan tersendiri bagi beberapa orang yang sedang diet. Sebagai solusi, ada beberapa tips makan di restoran meskipun Anda sedang menjalani program penurunan berat badan.
Makanan Sehat Tidak Seenak Hidangan di Restoran
Status gizi merupakan manifestasi keadaan tubuh yang dapat mencerminkan hasil dari makanan yang dikonsumsi setiap hari.[1] Jika Anda mengonsumsi hidangan yang sehat, maka tubuh Anda juga akan sehat. Namun, makanan sehat dan bergizi biasanya bisa didapatkan dengan cara memasak sendiri. Tak hanya itu, rata-rata makanan sehat rumahan memiliki rasa yang tidak terlalu lezat, karena menggunakan bahan-bahan organik dan disarankan tidak menggunakan penyedap rasa atau MSG (monosodium glutamate).
Beberapa jenis makanan sehat juga hanya diolah secara sederhana tanpa menambahkan natrium atau garam, sehingga terasa hambar. Sebagai contoh, dada ayam tanpa lemak yang diiris tipis akan lebih sehat jika direbus atau dikukus daripada digoreng dengan minyak dan dibumbui dengan garam dapur. Sebagai pengganti garam meja, biasanya peserta diet menggunakan garam diet seperti Himalayan salt yang rasanya tidak terlalu asin.
Selain itu, beberapa sumber menyebutkan bahwa untuk mengolah ikan yang tepat untuk orang yang sedang diet adalah dikukus. Untuk jenis ikan tertentu, khususnya ikan air laut, mungkin rasanya masih enak dan gurih. Hal ini berbeda dengan ikan air tawar, apalagi ikan mujair dan nila yang kadang berbau tanah jika tidak dibumbui dan hanya dikukus.
Hal tersebut membuat beberapa orang yang sedang diet sehat mangkir dan berhenti, sehingga kondisi tubuhnya kembali memburuk. Selain itu, beberapa orang ada yang tergoda untuk membeli makanan di restoran karena memiliki cita rasa yang lebih lezat dan praktis. Padahal, tidak semua hidangan yang ditawarkan sebuah rumah makan baik untuk diet sehat. Untuk itu, bagi Anda yang ingin makan di restoran dan dapat menjaga diet Anda, bisa memperhatikan tips berikut.
Tips Makan di Restoran untuk Diet
- Dilansir dari Harvard Health Publishing, penggemar diet sehat harus memperhatikan semua menu yang ada di restoran sebelum memesan. Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan media sosial atau aplikasi pesan antar makanan restoran terkait. Perhatikan semua menu makanan sekaligus bahan yang dipakai dan carilah di internet mengenai informasi nutrisi setiap menu di restoran pilihan Anda.
- Perhatikan bahan-bahan yang bertolak belakang dengan diet Anda. Untuk menunjang diet sehat, hindari makanan bercita rasa terlalu asin, terlalu manis, dan mengandung banyak produk olahan instan. Selain itu, hindari makanan yang digoreng, krim, mentega, dan daging domba jika Anda memiliki gangguan kadar kolesterol.
- Sebaiknya Anda memilih restoran yang menyajikan menu vegetarian. Kedai makan seperti ini cocok bagi Anda yang sedang diet sehat. Hampir semua sayur, buah, dan jamur yang kerap disajikan di rumah makan khusus vegetarian terbilang cocok untuk diet sehat. Selain itu, biasanya outlet makanan seperti ini menyediakan menu rendah kolesterol dan rendah gula.
- Jika Anda tetap ingin makan makanan enak dengan menu yang Anda sukai, tetapi tidak sehat, mintalah untuk mengurangi bahan tertentu yang ada dalam hidangan. Sebagai contoh, Anda bisa meminta pihak dapur restoran untuk mengurangi gula, garam, dan mentega pada makanan. Selain itu, Anda juga bisa meminta makanan dimasak tanpa MSG supaya lebih sehat.
- Bagi Anda yang terlanjur pesan makanan yang mungkin kurang sehat saat berada di restoran, pesanlah menu tambahan untuk mengurangi efek sampingnya. Sebagai contoh, jika Anda terlanjur memesan burger dengan daging sapi berlemak yang menggoda, pesan juga salad sayur dan buah untuk mengurangi efek peningkatan kolesterol dalam darah Anda.
Beberapa tips di atas bisa Anda lakukan untuk mencegah pola diet yang berantakan akibat tergoda makanan restoran yang lezat. Selain itu, beberapa orang mengonsumsi obat atau suplemen diet sebagai penambah nutrisi. Suplemen memang diperlukan jika Anda merasa hidangan yang Anda beli di restoran kurang bernutrisi.
[1] Yunita, Fresthy Astrika, dkk. 2020. Hubungan Pola Diet Remaja dengan Status Gizi. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya, Vol. 8(2): 27-32.


Leave a comment