Review: Bagusan Mana Susu S26 atau Nutrilon?

Ilustrasi: susu formula bayi (sumber: everydayhealth) Ilustrasi: susu formula bayi (sumber: everydayhealth)

Susu bayi dikenal juga dengan sebutan susu formula, karena berasal dari susu sapi yang diformulasi sedemikian rupa sehingga komposisinya mendekati ASI. Di Indonesia, memang telah beredar berbagai macam susu formula dengan berbagai merek dagang.[1] Beberapa di antaranya yang cukup populer di kalangan para ibu adalah susu S26 dan Nutrilon. Kedua susu formula ini kerap diperbandingkan. Oleh sebab itu, banyak orang tua yang bimbang menentukan, bagusan mana antara S26 atau Nutrilon?

Tentang Susu Nutrilon

Nutrilon adalah produk susu formula buatan produsen asal Belanda, Nutricia. Susu Nutrilon memiliki beberapa varian susu bayi, yakni Nutrilon Gold, Nutrilon Royal, dan Nutrilon Soya. Nutrilon membagi produknya untuk beberapa kategori usia, yakni untuk bayi umur 0-6 bulan, 6-12 bulan, 1-3 tahun, hingga 3-6 tahun. Nutrilon menawarkan produk susu yang relatif terjangkau dan memiliki kandungan nutrisi yang diklaim lengkap.

Selain memakai bahan dasar yang terbuat dari susu sapi, Nutrilon juga menyediakan susu Nutrilon Soya yang diperuntukkan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi alias lactose intolerant. Nutrilon Soya diklaim bebas laktosa, bebas protein susu sapi, mengandung omega 3 dan omega 6, kalsium, dan fosfor yang baik untuk pertumbuhan.

Baca juga:  Apa Itu Panic Attack & Bagaimana Cara Penyembuhannya?

Nutrilon hadir dengan kombinasi emas ActiDuoBio+ yang diklaim dapat membantu memperkuat ketahanan tubuh dan kemampuan berpikir Si Kecil. Susu Nutrilon juga disebut-sebut mengandung Prebiotik FOS (Fructo Oligo Sakarida) dan GOS (Galakto Oligo Sakarida) yang berguna untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi.

Prebiotik FOS & GOS menurut Nutricia dapat menekan pertumbuhan bakteri jahat dan meningkatkan perkembangan bakteri baik, di samping juga dapat menyehatkan dinding usus serta mencegah terjadinya infeksi pencernaan. Pihak Nutricia mengklaim jika bayi yang mengkonsumsi susu formula Nutrilon, fesesnya hampir tidak ada perbedaan dibanding feses bayi yang meminum air susu ibu (ASI).

Susu S26 atau Nutrilon

Susu S26 atau Nutrilon

Tentang Susu S26

Sementara itu, S26 Procal Gold merupakan susu pertumbuhan yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk mendukung proses belajar progresif anak dengan usia 1-3 tahun. Produk susu S26 diklaim mengandung berbagai zat seperti spingomyelin dan phospholipid, asam linolenat (omega 3) dan asam linoleat (omega 6), DHA 24 mg per saji, kolin, zat besi, kalsium, vitamin D, fosfor, protein, alfa laktalbumin, oligofruktosa (serat pangan) untuk mendukung pencernaan sehat dan mengurangi konstipasi, vitamin C, selenium, zinc, hingga vitamin B kompleks.

Baca juga:  Varian Produk & Shades Warna Foundation Kryolan Terbaru di Indonesia

Kandungan kadar whey protein (alfa laktalbumin) dalam S26 kabarnya mencapai 40%. Sedangkan di produk susu formula lainnya hanya 18%. Protein tersebut diklaim sebagai protein yang mudah dicerna oleh tubuh. Di samping itu, produk susu S26 juga disebut-sebut-sebut bebas tambahan gula.

Bagus Mana S26 atau Nutrilon?

Jika ditinjau dari segi harga, susu Nutrilon dipatok lebih murah dibandingkan S26. Meski demikian, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kandungan susu Nutrilon tak kalah lengkap dari S26. Sayangnya, Nutrilon tidak menyediakan susu dalam kemasan kecil sebagai tester.

Kemudian, untuk susu S26 sudah lama dikenal sebagai susu formula premium dengan harga yang memang tergolong mahal. Kadar protein dalam susu S26 lebih tinggi dari susu formula pada umumnya, yakni mencapai 40%. Di samping itu, produk ini juga bebas dari tambahan gula. Seperti halnya Nutrilon, S26 hanya tersedia dalam kemasan kaleng.

Baca juga:  Studi: Ukuran Tubuh Pengaruhi Usia Para Wanita

Lalu, bagusan mana S26 atau Nutrilon? Jawabannya tentu tergantung dari kecocokan sang bayi dengan susu yang hendak diminum. Dokter spesialis anak umumnya menyarankan para orang tua agar tidak terlalu terpengaruh dengan iklan sufor di pasaran. Hal yang paling penting adalah susu formula tersebut cocok atau tidak dengan buah hati Anda. Pasalnya, susu formula paling mahal pun belum tentu cocok dengan sang bayi.

Tingkat intelegensi putra-putri Anda bukan hanya ditentukan berdasarkan nutrisi dari susu formula, tetapi juga dari didikan orang tua. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk memilih susu formula tertentu, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak. Perhatikan juga apakah anak Anda doyan atau tidak dengan susu formula tersebut, berat badannya mengalami pertambahan atau tidak, serta apakah buah hati Anda tetap dapat BAB dengan normal atau tidak.

[1] Adriani, Merryana. 2016. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Prenada Media, hlm. 144.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*