Sama-sama untuk Perawatan Rambut, Ini Perbedaan Shampo dan Conditioner
Shampo dan conditioner menjadi produk perawatan yang umum digunakan untuk membersihkan sekaligus menjaga kesehatan rambut. Beberapa dari Anda mungkin sudah familier dengan kedua produk tersebut. Sementara itu, mungkin masih ada yang bingung antara perbedaan shampoo dan conditioner.
Apa Itu Shampoo?
Sampo merupakan bahan yang berguna untuk membersihkan rambut dari debu dan kotoran. Penggunaan sampo secara teratur membuat rambut kita tampak rapi dan dapat tumbuh dengan sehat. Bahan apa saja yang terdapat dalam sampo?
Di dalam sampo terdapat bahan pembersih, misalnya natrium dodesil sulfat. Bahan pembersih ini berfungsi untuk mengikat kotoran yang melekat pada rambut dan kulit kepala. Selain itu, terdapat bahan-bahan seperti zinc pyrithione dan selenium sulfida. Kedua bahan ini biasanya terdapat dalam sampo anti-ketombe. Pada jenis sampo tertentu juga ditambahkan bahan-bahan lain, misalnya pewangi, madu, ekstrak lidah buaya, atau lemon. Sampo untuk anak-anak juga mengandung bahan pembersih. Namun, bahan pembersihnya lebih lembut dan tidak menyebabkan iritasi pada mata.[1]
Jenis-jenis Shampoo
Sampo Cair Jernih (Clear Liquid Shampoo)
Merupakan larutan sabun kalium dari minyak kelapa dan minyak tanaman lainnya, sehingga mengandung asam laurat yang tinggi. Sampo ini mudah larut dalam air dan membentuk banyak busa.[2]
Sampo dalam Bentuk Krim (Cream Shampoo)
Cream shampoo dibuat sebagaimana sampo cair biasa, hanya bahan pelarut dikurangi, dan ditambahi bahan pembentuk awan (opacifying agent), berupa sodium stearate (asam stearat + larutan alkali natrium) atau zinc/magnesium stearate atau sodium cetyl sulfate yang dapat diberikan dalam bentuknya yang murni.[3]
Sampo dalam Bentuk Gel (Gel Shampoo)
Jika kandungan bahan pengental di dalam sampo cair jernih atau sampo krim ditingkatkan, hasilnya adalah sampo yang transparan, kental seperti jelly. Bahan dasar terbaik untuk preparat sampo tipe ini adalah campuran yang sama banyak antara triethanolamine lauryl sulfate dan triethanolamine myristinate.
Sampo Kering (Dry Shampoo)
Sampo kering merupakan sampo yang paling murah, karena 5 gram pun sudah cukup untuk sekali pakai. Umumnya dikemas dalam bungkusan kecil untuk sekali pakai sehingga praktis. Kekurangannya, kandungan hair-conditioning agents-nya terpaksa sedikit sekali.
Di luar bahan aktif deterjen, sampo kering umumnya ditambahi sejumlah garam anorganik seperti borax, bikarbonat dari soda, yang menambah daya pembersih dan volume sehingga pembeli tidak merasa samponya terlalu sedikit. Kadang-kadang sampo ini juga ditambahi bubuk sequestering agents, selulosa ether atau kuning telur (sebagai conditioner). Semua bahan itu harus mudah larut dalam air tapi tidak bersifat higroskopis.[4]
Apa Itu Conditioner?
Conditioner atau kondisioner menjadi salah satu produk perawatan rambut yang paling banyak dipakai untuk merawat rambut dibanding vitamin dan hair mask. Ini karena kondisioner rambut dinilai memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap.[5]
Conditioner adalah kosmetika rambut yang digunakan untuk mengembalikan kondisi rambut mendekati rambut normal secara sementara. Dikatakan mendekati normal dan sementara, karena conditioner tidak mampu menggantikan sel-sel kutikel selaput rambut yang terlanjur rusak atau tanggal. Conditioner hanya mampu menutupi, meratakan, dan memberi lapisan film tipis dengan zat-zat yang dikandungnya dan akan hilang dalam penyampoan berikutnya.[6]
Perbedaan Shampo dan Conditioner
Dilansir dari Healthline melalui Liputan6, shampoo dan conditioner memiliki perbedaan yang mendasar. Sampo adalah produk pembersih rambut yang sudah diformulasikan secara khusus untuk merawat rambut. Shampo umumnya akan berbusa ketika terkena air dan digosokkan ke rambut maupun kulit kepala. Sesuai fungsinya, shampoo dapat membantu menghilangkan minyak, keringat, dan kotoran.
Sedangkan conditioner merupakan pelindung rambut yang mengandung minyak alami. Biasanya kondisioner digunakan setelah keramas (kondisi rambut sudah dibilas). Conditioner juga umumnya tak berbusa saat dioleskan ke rambut, karena conditioner tidak mengandung bahan pembersih seperti detergen dan surfaktan. Conditioner berfungsi menjaga rambut tetap lembut, berkilau, dan halus.
[1] Lutfi. 2004. IPA Kimia SMP dan MTs Jilid 2 untuk Kelas VIII (ed. Bima P). Jakarta: Erlangga, hlm 24.
[2] Trenggono, RI dkk. 2007. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik (ed. Joshita D). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 71.
[3] Ibid., hlm 73.
[4] Ibid., hlm 74.
[5] Sari, Dwi Lukita, dkk. 2018. Perilaku Pengguna Hijab dalam Mengatasi Masalah Rambut. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia Vol. 5(2): 93-98.
[6] Kusumadewi. 2003. Rambut Anda: Masalah, Perawatan, Dan Penataannya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 43.



Leave a comment