Apa Perbedaan Pisau Koki Murah dan Mahal?
Pisau dapur menjadi salah satu alat memasak yang tak boleh terlewatkan. Di pasaran, pisau ini dijual dalam berbagai macam merk dan harga, mulai dari pisau chef bermerek terkenal dengan harga mahal hingga pisau dapur biasa yang harganya murah. Lalu, pada perbedaan kedua jenis pisau tersebut?
Desain Pisau
Dilansir dari HuffPost, perbedaan yang paling mencolok dari pisau chef murah dan mahal adalah desainnya. Pisau koki yang serbaguna dengan desain elite dan bernuansa mewah, biasanya lebih mahal dibanding pisau koki rumahan yang desainnya sederhana. Selain itu, biasanya pisau mahal memiliki ciri khas pada desainnya.
Pisau chef yang mahal dan bermerek, kebanyakan dibuat secara profesional oleh para pengrajin pisau. Dalam membuat pisau dapur seperti ini, tidak bisa sembarangan. Untuk gagangnya saja, pisau berkelas memiliki bentuk yang lebih menarik dibanding pisau biasa. Selain itu, pisau mahal memiliki mata pisau yang dilengkapi dengan pola ukir tersendiri.
Kelengkapan Pisau
Pisau dapur biasa yang harganya murah, biasanya dijual dalam satuan atau set yang terdiri dari pisau besar dan kecil. Sementara itu, pisau mahal dijual dalam bentuk set lengkap disertai dengan alat khusus untuk membersihkan pisau. Pada beberapa produk, pisau chef yang mahal juga dilengkapi dengan mesin pengasah pisau.
Alat pengasah pada pisau mahal dan murah juga berbeda. Untuk pisau dapur biasa yang harganya murah, Anda bisa mengasahnya pada alat berupa batu yang bentuknya kotak atau bulat, sedangkan pisau mahal memiliki alat khusus untuk mengasah sekaligus merawat bentuk mata pisau. Alat tersebut berbentuk silinder dengan gagang besi atau kayu dan mirip dengan pedang tumpul. Alat pengasah juga dipakai untuk menghilangkan besi yang melengkung di mata pisau, sehingga pisau tetap tajam dan stabil saat dipakai.
Berat Pisau
Kebanyakan pisau dapur rumahan terbilang ringan dan mudah dibawa kemana saja. Ini berbeda dengan pisau chef mahal yang cenderung lebih berat dan kurang bersifat portable. Ini karena bahan yang dipakai untuk membuat pisau murah dan mahal berbeda. Untuk pisau biasa dengan harga murah, biasanya dibuat dengan besi lempengan yang tipis.
Sementara itu, pisau chef yang harganya mahal, biasanya dibuat dari bahan khusus berupa besi baja yang lebih padat dan tebal. Selain itu, pada pisau berkelas, kerap dicampur dengan besi khusus berkualitas premium supaya lebih awet dan tahan karat. Sehingga, pisau mahal bisa dikatakan lebih tahan karat dibanding pisau dapur biasa.
Cover Pisau
Produk pisau mahal dan murah juga bisa dibedakan dari pembungkusnya atau cover. Secara umum, pisau dapur murah tidak memiliki cover, namun ada juga yang dilengkapi dengan sabuk berupa plastik atau kain. Sementara, untuk pisau dapur yang harganya jutaan rupiah, biasanya dilengkapi dengan cover khusus berupa mika. Ada juga pisau yang dibungkus dengan kain khusus anti-gores dan cover berbahan kulit asli.
Selain cover, ada pula pisau mahal yang dibungkus dengan kotak khusus. Biasanya, kotak tersebut juga dipakai sebagai pernak-pernik untuk mempercantik pisau jika ingin diberikan pada seseorang. Kotak pembungkus pisau kebanyakan terbuat dari kayu, aluminium, bambu, dan kertas.
Proses Pembuatan Pisau
Pisau dibuat dengan cara memanaskan besi untuk diubah bentuk dan teksturnya, biasa disebut dengan proses hardening.[1] Pisau yang murah biasanya hanya membutuhkan waktu sebentar, sedangkan pisau mahal atau berkelas akan membutuhkan waktu yang lama, apalagi bahan yang dipakai lebih padat dan tebal.
Pisau murah juga tidak memerlukan proses pengasahan yang lama, karena besi yang dipakai mudah ditajamkan dan bersifat ringkih, sedangkan pisau mahal biasanya terbuat dari besi tebal dan tidak mudah ditajamkan. Besi yang tebal juga cenderung lebih sulit untuk ditempa dan dipanaskan.
Itulah beberapa perbedaan pisau yang mahal dan murah. Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan merek pisau. Biasanya, pisau mahal memiliki merek yang ditulis di bagian cover, sementara pisau murah memiliki merek di bagian gagang pisau atau mata pisau. Meskipun begitu, ada juga pisau mahal yang mereknya ada di mata pisau namun diukir lebih detail dan tidak mudah terkikis.
[1] Trihutomo, Prihanto. 2015. Analisa Kekerasan pada Pisau Berbahan Baja Karbon Menengah Hasil Proses Hardening dengan Media Pendingin yang Berbeda. Jurnal Teknik Mesin Universitas Negeri Malang, Vol. 23(1): 28-34.




Leave a comment