Cegah Ketombe di Kulit Kepala? Kenali Dulu Penyebabnya

Ilustrasi: kulit kepala gatal Ilustrasi: kulit kepala gatal

Ketombe adalah salah satu permasalahan kulit kepala yang sering dialami banyak orang. Kebanyakan dari mereka mungkin tidak terlalu menghiraukan ketombe. Namun, jika dibiarkan begitu saja, juga tidak baik untuk penampilan sekaligus kesehatan. Sebelum melakukan pencegahan atau pengobatan, akan lebih mudah jika Anda mengetahui penyebab gangguan ini.

Ini Beda Ketombe dan Kulit Kering

Ketombe, atau dalam istilah medis disebut dengan seborrheic dermatitis, merupakan proses pelepasan sel-sel kulit kepala yang sudah mati secara berlebihan. Pada dasarnya, ketombe sendiri memiliki dua jenis, yaitu ketombe kering dan ketombe basah.

Ketombe kering, atau Pityriasis capitis simplex, adalah jenis ketombe yang dapat dilihat dengan mata. Ketombe kering memiliki ciri berwarna putih, kuning, hingga kehitaman. Selain itu, secara fisik, ketombe kering memiliki tampilan yang mengilap dan teksturnya lebih kering dibanding kulit kepala. Ketombe jenis ini menimbulkan sensasi gatal di kulit, dan menyebabkan rambut rontok karena terganggu pertumbuhannya.

Sementara itu, ketombe basah adalah salah satu jenis ketombe yang paling jarang ditemui. Ketombe basah, atau biasa disebut dengan Pityriasis steatoides ini, memiliki ciri berupa sisik-sisik kecil dengan tekstur hampir sama dengan ketombe kering, namun kadar airnya lebih banyak. Sehingga, ketombe terlihat basah dan sedikit lengket di rambut atau kulit kepala. Tak hanya itu, ketombe basah memiliki aroma yang kurang sedap, sehingga membuat rambut menjadi lepek dan bau.[1]

Baca juga:  Pengertian Dispareunia, Penyebab & Cara Mengobati

Ketombe sendiri sebenarnya berbeda dengan kulit kepala yang kering dan mengelupas. Untuk mengatasi ketombe, Anda tidak hanya perlu mengetahui jenisnya, tetapi juga mengetahui perbedaan antara kulit kering dan ketombe. Salah mengartikan kondisi kulit kepala, tentunya akan berakibat buruk, baik untuk kesehatan maupun kecantikan rambut Anda.

Dilansir dari allure, ketombe dapat disebabkan oleh peningkatan produksi minyak dan pertumbuhan kulit kepala yang terlalu cepat. Ketombe akan muncul dengan jumlah yang sangat banyak dan cenderung menumpuk di titik-titik tertentu di kulit kepala. Sementara itu, kulit kepala yang kering biasanya tidak terjadi dalam jumlah besar, dan hanya terjadi dalam satu waktu saja.

Ilustrasi: kulit kepala gatal (sumber: biolage.com)

Ilustrasi: kulit kepala gatal (sumber: biolage.com)

Penyebab Ketombe

  • Malas Keramas. Tidak keramas selama beberapa hari mungkin tidak akan terlalu berisiko terhadap ketombe. Namun, jika Anda malas keramas hingga hitungan lebih dari 7 hari, maka kulit kepala akan cenderung berminyak. Selain menyebabkan rambut lepek dan kusut, kadar minyak berlebih pada kulit kepala akan menyebabkan ketombe. Biasanya, jenis ketombe yang disebabkan oleh perilaku malas keramas adalah jenis ketombe basah. Sehingga, tak heran jika rambut yang jarang dicuci aromanya tidak sedap.
  • Produk Perawatan Rambut yang Kurang Tepat. Sebagian besar orang,tentunya akan senang jika memiliki rambut yang indah. Tak jarang untuk mendapatkan rambut yang indah, mereka sering menggunakan produk perawatan rambut tanpa melihat komposisinya. Padahal, jika Anda memiliki alergi terhadap bahan pada produk perawatan tersebut, ketombe akan berdatangan. Biasanya, jenis ketombe yang dialami karena salah menggunakan produk perawatan rambut adalah ketombe kering.
  • Udara yang Panas dan Lembap. Saat cuaca sedang ekstrem, tak jarang udara terasa lembap dan panas. Kondisi udara seperti ini cenderung membuat kadar minyak di kulit kepala meningkat. Tak heran jika Anda perlu lebih rajin keramas untuk mengatasi dan mencegah ketombe.
  • Bagi Anda yang sedang penat dan stres, sebaiknya mencari hal-hal yang dapat Anda jadikan sebagai pelampiasan. Rasa stres yang cukup tinggi dapat memicu perubahan hormon yang dapat meningkatkan kadar minyak dan sebum di kulit kepala. Sehingga, tak heran ketika Anda stres, Anda merasakan sesuatu yang lengket di kulit kepala Anda. Biasanya, ketombe yang muncul saat stres yaitu jenis ketombe basah.
Baca juga:  Berfungsi Samarkan Mata Panda, Harga Enfuselle Eye Treatment Shaklee Rp190 Ribuan

Dengan mengetahui berbagai macam penyebab ketombe di atas, tentunya Anda sudah tahu pasti apa yang harus Anda lakukan, untuk mengatasi dan mencegah ketombe. Cobalah untuk menggunakan produk perawatan rambut yang sesuai dengan kondisi kulit kepala Anda, rajin keramas setiap 3 hari sekali, dan jangan lupa untuk tetap bahagia. Itu adalah cara-cara mudah dalam mengatasi ketombe basah maupun kering.

[1] Apriyani, Delta dan Marwiyah. 2014. Pengaruh Nanas (Ananas Comosus) terhadap Rambut Berketombe (Dandruff) pada Mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan. Journal of Beauty and Beauty Health Education, Vol. 3(1): 1-8.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*