Mengenal Microneedling, Perawatan Wajah untuk Tampil Awet Muda
Memiliki wajah awet muda dengan kulit kencang dan mulus adalah impian setiap wanita, apalagi bagi Anda yang sedang memasuki usia 30 tahun. Sebagai solusi untuk memenuhi keinginan Anda, saat ini sudah banyak perawatan kecantikan yang bisa Anda coba, salah satunya microneedling, treatment kecantikan yang sedang populer untuk membuat wajah awet muda.
Pada dasarnya, perawatan wajah dibedakan menjadi dua, yaitu perawatan wajah sehari-hari dan perawatan wajah secara berkala. Untuk perawatan microneedling sendiri adalah perawatan wajah secara berkala yang tidak bisa dilakukan setiap hari, karena membutuhkan tenaga ahli untuk melakukannya.[1] Perawatan microneedling bisa Anda dapatkan di klinik kecantikan atau salon.
Prosedur Microneedling
Dilansir dari Vogue, microneedling merupakan salah satu prosedur kecantikan kulit yang dilakukan dengan menusukkan jarum-jarum pendek ke dalam kulit. Untuk melakukan hal tersebut, tentunya tidak bisa secara sembarangan dan harus dilakukan oleh dokter kecantikan yang telah bersertifikat khusus.
Microneedling dinilai sebagai perawatan yang transformatif, karena dapat mengubah jaringan dan tekstur kulit wajah Anda. Prosedur microneedling sendiri diklaim aman untuk dilakukan karena tidak menimbulkan luka. Jarum-jarum tersebut akan membuat tampilan wajah Anda menjadi lebih baik dengan menghilangkan kekurangan di kulit wajah.
Banyak orang yang bertanya mengenai penggunaan jarum pada microneedling di rumah. Seperti yang kita ketahui, peralatan dan jarum microneedling memang bisa dijumpai dengan mudah. Meskipun begitu, Anda tidak bisa memakainya di rumah tanpa didampingi oleh ahli. Dikhawatirkan, ada prosedur yang kurang tepat ketika Anda melakukan microneedling sendiri.
Jarum-jarum yang ditusukkan ke dalam kulit telah dirangkai dalam sebuah alat khusus. Alat tersebut berbentuk seperti pena yang dapat berputar dan bergerak. Ukuran jarum yang digunakan dalam microneedling berkisar 0,5 mm hingga 2,5 mm. Jarum-jarum tersebut akan berputar di atas permukaan kulit Anda untuk menciptakan luka kecil.
Jarum akan menembus stratum korneum, yaitu lapisan paling atas pada kulit. Luka-luka kecil tersebut berbentuk titik-titik kecil yang tidak terlalu dalam. Luka tersebut diciptakan untuk merangsang produksi kolagen pada kulit. Produksi kolagen yang semakin meningkat dikatakan mampu membantu kulit wajah memperbaiki dirinya sendiri dengan cepat dan baik.
Setelah luka-luka kecil tercipta di atas permukaan kulit, ahli kecantikan akan mengoleskan krim untuk membantu proses penyembuhan kulit. Krim tersebut adalah obat topikal plasma yang mengandung banyak platelet atau PRP. Krim tersebut khusus digunakan setelah proses microneedling selesai.
Manfaat Microneedling
Bagi Anda yang ingin memiliki kulit bebas selulit, Anda bisa mencoba menggunakan microneedling. Treatment ini tidak hanya cocok diaplikasikan di kulit wajah. Untuk menghilangkan selulit, Anda bisa mengaplikasikannya di bagian perut, betis, paha, dan bagian tubuh lainnya yang memiliki selulit.
Dilansir dari Okezone, microneedling juga bisa menghilangkan bekas luka di kulit. Bekas luka akibat goresan atau jatuh dari motor, biasanya membuat para wanita risih dan kurang percaya diri. Treatment microneedling yang mampu meningkatkan kadar kolagen pada kulit, akan membantu proses perbaikan kulit menjadi cepat. Sehingga, bekas luka di kulit akan memudar dan hilang.
Jika Anda ingin memiliki bentuk bibir penuh dan tebal, Anda juga bisa memakai microneedling pada kulit permukaan bibir. Produksi kolagen yang meningkat di bagian bibir akan membuat bibir lebih berisi. Dengan cara tersebut, Anda tidak perlu melakukan treatment mahal, seperti operasi atau filler. Selain itu, microneedling diklaim dapat membuat kulit wajah awet muda, lembap, halus, mengecilkan pori-pori, dan membuat kulit lebih cerah.
Efek Samping Microneedling
Microneedling juga memiliki beberapa efek samping. Namun, efek samping tersebut bersifat wajar dan pasti akan didapatkan setelah melakukan treatment. Karena terdapat luka-luka kecil di atas permukaan kulit, maka timbul sedikit ruam kemerahan di wajah. Beberapa wanita mengatakan bahwa kulit mereka sedikit membengkak dan terasa seperti kesemutan. Efek samping tersebut tidak berlangsung lama. Anda akan merasakannya selama 7 hari hingga 14 hari setelah treatment.
[1] Wati, Dicha Ventiana & Nia Kusstianti. 2018. Pengaruh Proporsi Seledri (Apium Graveolens) dan Tepung Beras Terhadap Hasil Penggunaan Masker Wajah untuk Kulit Berjerawat. e-Journal Program Studi Pendidikan Tata Rias Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya, Vol.7 (2): 27-35.



Leave a comment