Mengenali Ciri-Ciri & Penanganan Kulit Yang Sensitif
Jenis kulit masing-masing orang dapat dikatakan berbeda. Hal itu bisa dilihat dari ciri-cirinya. Mungkin saja Anda termasuk pemilik kulit kering apabila di sebagian area kulit (khususnya wajah) mengalami pengelupasan. Begitu pula dengan jenis kulit lainnya.
Salah satu jenis kulit yang dimiliki oleh seseorang adalah kulit sensitif. Jenis kulit itu dianggap sebagai kulit yang mudah mengalami iritasi, tipis, mudah merah dan meradang, mudah berjerawat, dan mudah gatal bila terkena produk perawatan/kosmetik. Sebagian besar kulit sensitif adalah kulit berminyak, namun bisa juga kulit kering. Kulit sensitif memiliki pembuluh darah dan saraf yang dekat dengan permukaan kulit yang menyebabkan kulit memerah karena aliran darah pada kulit lebih banyak.
Ciri-Ciri Kulit Sensitif
Ada yang berpendapat bahwa kulit sensitif bukan merupakan diagnosis medis, kondisi ini umum terjadi. Jika ingin tahu apakah jenis kulit Anda adalah tipikal sensitif atau tidak, dapat mengenali beberapa ciri-cirinya sebagai berikut:
- Kulit Anda bereaksi (biasanya sifatnya negatif) lebih dari tiga kali pada produk perawatan kulit seperti sabun, lotion, krim, sampo, dan lainnya.
- Kulit Anda bereaksi juga terhadap produk tabir surya/sunscreen.
- Anda merasakan gatal setelah pemakaian produk perawatan rambut.
- Anda termasuk orang yang berhati-hati sekali ketika menggunakan produk baru (dikarenakan pengalaman kurang menyenangkan yang Anda alami).
- Anda sensitif terhadap wewangian.
- Anda pernah mendapatkan resep medis tentang penggunaan krim/lotion, dan produk lainnya.
- Apakah Anda memiliki riwayat alergi, asma, eksim, atau demam? Jika jawabannya adalah iya, hal ini tidak lantas dijadikan alasan bahwa jenis kulit Anda sensitif. Akan tetapi, beberapa riwayat penyakit di atas membuat Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena alergi atau iritasi.
Jangan salah mengartikan antara kulit yang mudah iritasi dengan kulit sensitif, dan juga kulit yang masuk kategori alergi. Reaksi kulit yang benar-benar alergi terjadi ketika sistem imun melawan kandungan dalam produk yang akhirnya menyebabkan kulit menjadi kemerahan, bengkak, gatal, terasa seperti terbakar, dan mungkin saja gatal berbintik merah disertai bengkak.
Dengan kulit sensitif, masalahnya mungkin bukan bahan atau produk spesifik itu sendiri, tetapi seberapa banyak yang Anda gunakan. Misalnya, jika Anda memiliki kulit yang cukup normal dan menggunakan scrub kasar setiap hari, kulit akan menjadi merah, bahkan bisa menjadi eksim, tetapi itu tidak berarti Anda alergi terhadap scrub.
Konsep yang sama berlaku untuk produk, terutama yang bersifat asam. Anda mungkin baik-baik saja dengan serum vitamin C yang 10 persen tetapi mungkin ingin mencoba yang mengandung 20 persen. Hal yang sama berlaku untuk produk glikolat tertentu. Tetapi Anda tidak benar-benar alergi jika hanya merasa terganggu karenanya. Anda mungkin dapat menggunakan kandungan dengan baik dalam formulasi yang berbeda.
Penanganan Kulit Sensitif
Jika Anda memiliki kulit sensitif, berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi masalah:
- Pilih secara umum produk yang ditujukan untuk kulit sensitif.
- Perlu diingat bahwa daftar kandungan produk yang sedikit itu lebih baik. Hal itu karena semakin banyak kandungan/bahan kimia yang Anda aplikasikan ke kulit, kemungkinan reaksinya semakin besar.
- Secara umum, produk perawatan kulit organik memiliki bahan/kandungan kimia lebih sedikit. Perlu diingat bahwa ekstrak tumbuhan itu bisa menyebabkan alergi kulit.
- Jika suatu produk membuat kulit Anda gatal atau terbakar, atau tampaknya membuat kondisi kulit Anda memburuk, berhenti menggunakan produk dan hubungi dokter untuk berkonsultasi.
- Jika Anda memiliki ruam, jauhkan area yang terkena sepenuhnya dari sinar matahari dan tutup menggunakan kain khusus atau pakaian Anda. Jika area ruam itu adalah wajah Anda, pakailah topi ketika beraktivitas di luar rumah. Langkah yang lebih baik adalah Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
- Secara umum, itu bukan ide yang baik untuk membeli obat yang Anda beli di apotek seperti kortison, krim lidokain, krim Benadryl, atau salep antibiotik pada ruam, kecuali Anda telah mendapat rujukan dari dokter. Krim dari apotek juga kemungkinan mengandung bahan kimia, dan bisa membuat ruam menjadi lebih buruk.
- Walaupun Anda tahu bahwa kulit mentoleransi beberapa bahan/kandungan tertentu seperti obat tablet antihistamine seperti Zyrtec, Benadryl, Claritin, dan lainnya, ada baiknya Anda tetap konsultasi dengan dokter. Hal itu dilakukan untuk lebih mengetahui informasi kandungan tertentu serta kemungkinan reaksi pada kulit secara akurat.
Penanganan Pada Ruam Kulit
Penanganan di atas dapat dilakukan sebagai langkah awal ketika kulit Anda ternyata bereaksi terhadap beberapa kandungan yang ada di dalam produk. Namun, jika Anda mengalami ruam, berikut ini ada penanganan yang mungkin Anda dapatkan.
Langkah pertama adalah menghubungi dokter kulit. Anda akan dibantu untuk mencari tahu produk atau bahan apa yang menyebabkan masalah bagi Anda. Dokter kulit Anda mungkin ingin melakukan tes patch untuk memeriksa alergi. Dalam pengujian patch, patch kecil mengandung zat alergi mungkin ditempatkan di punggung dan dibiarkan selama sekitar 72 jam. Patch itu kemudian dianalisis oleh dokter, dan jika Anda menunjukkan hasil positif terhadap suatu alergi, dokter akan memberikan informasi tentang cara menghindarinya.
Perlu diperhatikan juga bahwa kapan saja ada ruam, kulit juga bisa terinfeksi. Infeksi, terutama infeksi bakteri seperti staph atau MRSA bisa berbahaya dan perlu diperhatikan secara serius. Jika Anda mencurigai adanya infeksi, segera temui dokter Anda sehingga mereka dapat melakukan pemeriksaan dan memulai dengan antibiotik jika diperlukan.



Leave a comment