Pegagan (Centella Asiatica), Tanaman Herbal yang Simpan Manfaat untuk Kesuburan dan Kecantikan
Apabila Anda mengamati perkembangan dunia skincare, belakangan ini mulai banyak produsen yang memasukkan bahan alami seperti Centella Asiatica ke dalam produk seperti serum, krim, pelembap, atau semacamnya. Nama ini mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang, namun sebenarnya Centella Asiatica sendiri merupakan nama Latin dari tumbuhan pegagan yang bisa ditemui dengan mudah di Indonesia. Tanaman ini disebut-sebut memiliki banyak manfaat, mulai dari untuk kecantikan dan kesuburan.
Dilansir Wikipedia, pegagan merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang, tepi jalan, serta pematang sawah. Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropik, tersebar di Asia Tenggara termasuk Indonesia, India, Republik Rakyat Tiongkok, Jepang dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara lain. Pegagan kerap digunakan sebagai penutup tanah atau bahkan dimakan sebagai sayuran. Banyak juga yang memanfaatkannya sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit.
Daun pegagan selain dikonsumsi segar sebagai lalapan, juga dapat dijadikan sebagai teh setelah dikeringkan daunnya, dapat diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul, atau digunakan sebagai obat kecantikan dalam bentuk krim seperti untuk obat jerawat maupun sebagai body lotion.[1]
Kandungan Kimia dalam Pegagan
Pegagan mengandung asiaticoside, thankunside, isothankunside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam K, Na, Ca, Fe, vellarine, tatin, mucilage, resin, pektin, gula, dan vitamin B.
Efek Farmakologis Pegagan
Tanaman ini memiliki sifat manis dan sejuk. Berkhasiat sebagai antiinfeksi, antiracun, penurun panas, peluruh air seni (diuretikum), antilepra, dan antisifilis. Daunnya digunakan untuk astrigensia dan tonikum. Pegagan mampu merevitalisasi tubuh dan otak yang lelah. Selain itu, mampu memperbaiki sirkulasi tubuh dengan revitalisasi pembuluh darah dan memperbaiki kesuburan wanita.[2]
Manfaat Pegagan
- Mengobati Alzheimer. Pegagan disebut-sebut memiliki kemampuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif serta melindungi otak dari berbagai zat toksin lainnya. Dilansir Healthline, pasien Alzheimer dapat mengonsumsi dosis antara 30-60 tetes ekstrak pegagan 3 kali sehari.
- Menjaga kesuburan wanita karena kandungan karoten yang tinggi berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga kualitas sel telur.
- Mencegah penuaan dini. Daun bernama Latin Centella Asiatica ini menurut studi dalam Journal of Ayurveda and Integrative Medicine efektif membantu produksi kolagen dalam tubuh untuk mencegah penuaan dini.
- Meminimalisir stretchmark. Dalam daun pegagan mengandung senyawa terpenoid yang berperan untuk membantu pembentukan kolagen yang bisa menghilangkan stretch mark.
- Membantu penyembuhan luka. Kandungan triterpenes serta asiaticoside dalam pegagan bersifat merangsang pembentukan glikosaminoglikan dan kolagen untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Bahkan kabarnya daun pegagan dapat menyamarkan bekas luka seperti keloid.
- Mengatasi jerawat. Sifat anti-inflamasi pada pegagan bisa membantu segala jenis peradangan dan pembengkakan pada tubuh, misalnya arthritis atau radang sendi, jerawat, bronkitis, dan sebagainya. Antioksidan dalam pegagan pun berperan untuk menguatkan sistem imun.
- Mengatasi insomnia. Pegagan memiliki efek menenangkan yang bisa membantu Anda untuk rileks ketika hendak tidur.
- Berperan sebagai antidepresan. Menurut studi tahun 2016 yang dipublikasikan PubMed Central, pegagan bisa meredakan gejala depresi, sehingga para penderita akan lebih jarang merasa cemas, sedih, stres, maupun gelisah.
- Melancarkan sirkulasi darah. Hal ini sangat bermanfaat untuk penderita varises serta insufisiensi vena. Pasalnya, pegagan bisa meningkatkan efek metabolisme pada jaringan pembuluh darah yang bermasalah, sehingga pembengkakan pun berkurang.
- Mengobati wasir.
- Mengobati asma dan batuk.
- Menambah nafsu makan.
- Mengobati sakit maag dan perut kembung.
- Mencegah demam.
Meskipun pegagan menyimpan berbagai khasiat yang menakjubkan untuk kesehatan, kesuburan, dan kecantikan. Anda juga perlu mewaspadai bahwa tak semua orang cocok mengonsumsi atau menggunakan tanaman herbal tertentu. Oleh sebab itu, jika Anda ingin mengonsumsi pegagan, sebaiknya lakukan dalam jumlah atau takaran sedikit terlebih dahulu. Semisal ingin menggunakannya untuk wajah, lakukan patch test terlebih dahulu dengan mengaplikasikannya di lengan atau area tubuh lainnya yang tidak begitu terlihat. Jika aman dan tanpa efek samping, Anda boleh melanjutkan penggunaan.
[1] Jusup, L. 2015. 100 Resep Sehat Lezat dari Tanaman Herbal & Bumbu Dapur. Hardiman I, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
[2] Utami, P dkk. 2003. Tanaman Obat Untuk Mengatasi Diabetes Mellitus. Malang: AgroMedia.


Leave a comment