Waspada! Makanan-makanan Ini Ternyata Bisa Jadi Penyebab Penuaan Dini
Seiring dengan pertambahan usia, seseorang memang perlu untuk membatasi jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Selain demi kesehatan, makanan yang kita konsumsi sehari-hari kabarnya juga berpengaruh terhadap tingkat penuaan.
Menurut sejumlah ilmuwan, proses penuaan bergantung pada 2 faktor yang saling berhubungan yaitu, faktor genetik dan faktor makanan yang diasup. Kedua faktor tersebut bekerja bersama dan saling melengkapi serta memainkan peranan penting dalam memperpanjang usia harapan hidup. Dengan kata lain, semakin pandai mengatur makanan yang diasup, semakin besar pula usia harapan hidup seseorang.[1] Lantas, makanan apa saja yang menjadi penyebab penuaan dini? Berikut ulasannya.
Makanan Pedas
Makanan pedas membuat pembuluh darah Anda membengkak dan bahkan pecah, menyebabkan bekas ungu di wajah Anda. Jika Anda menderita rosacea – umum pada wanita setelah menopause – panas dari rempah-rempah dapat memicu kambuh. Ini juga meningkatkan suhu tubuh Anda, sehingga Anda berkeringat untuk mendinginkan kembali. Ketika keringat bercampur dengan bakteri di kulit Anda, itu bisa menyebabkan jerawat dan bercak.
Margarin
Sebagian besar margarin, terutama yang padat, mengandung lemak trans. Mereka meningkatkan kolesterol “jahat” Anda, menurunkan jenis “lemak baik” Anda, dan menciptakan peradangan di seluruh tubuh Anda. Peradangan terkait dengan penyakit jantung dan stroke, dua kondisi yang dapat membuat Anda tampak tua.
Soda & Minuman Energi
Semakin banyak soda dan minuman berenergi yang Anda konsumsi, semakin cepat sel-sel di jaringan Anda menua. Selain mendesis, mereka memiliki lebih banyak kalori dan tambahan gula – 7 hingga 10 sendok teh dalam 12 ons – dibandingkan minuman lainnya. Dikombinasikan dengan bakteri di mulut Anda, gula itu juga membentuk asam yang mengikis enamel gigi dan menyebabkan pembusukan. Keburukan lainnya termasuk penambahan berat badan dan risiko stroke dan demensia yang lebih tinggi.
Makan Malam Beku
Satu makan malam beku dapat mengemas setengah natrium dari diet harian yang sehat. Ketika Anda memiliki terlalu banyak garam, itu menyebabkan Anda minum lebih banyak dari biasanya dan membanjiri ginjal Anda. Air ekstra apapun akan berpindah ke tempat-tempat di tubuh Anda yang memiliki lebih sedikit garam, seperti wajah dan tangan Anda. Itulah yang membuat Anda terlihat bengkak.
Alkohol
Alkohol membuat Anda dehidrasi. Ini berdampak besar pada kulit Anda, yaitu 63% air. Bahkan jika Anda meminum segelas besar air, itu akanmenghidrasi semua organ Anda sebelum kulit Anda. Ketika Anda tidak mendapatkan cukup, kulit Anda terlihat dan terasa kering, dan tidak dapat mempertahankan diri dari kerutan.
Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis, ham, bacon, dan sebagainya memang lezat, tapi sekaligus berbahaya. Pengawet natrium dan bahan kimia di dalamnya bisa menyebabkan peradangan yang dapat membuat tubuh Anda lelah luar dan dalam. Sedikit peradangan itu baik: Ini membantu sel Anda sembuh. Terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Gorengan
Gorengan itu mempromosikan radikal bebas, atau molekul tidak stabil yang merusak molekul lain di sel Anda dan menambah usia kulit Anda. Anda juga bisa menemukan radikal bebas pada gorengan lain seperti kentang goreng dan semacamnya.
Makanan yang Dipanggang
Hanya karena mereka tidak digoreng, bukan berarti mereka bagus untuk Anda. Makanan yang dipanggang seperti cookies dan cake tinggi lemak penyumbat arteri yang menambah berat badan. Mereka juga tinggi gula, yang jika berlebihan dapat menyebabkan diabetes, tekanan darah tinggi, dan kerusakan gigi. Peradangan adalah alasan lain untuk melewatkan makanan yang dipanggang. Semakin banyak peradangan yang Anda alami, semakin tinggi kemungkinan Anda terkena radang sendi, depresi, Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.
Daging Hangus
Menggoreng atau memanggang daging pada suhu tinggi menghasilkan produk akhir glikasi lanjutan, atau AGEs. Tingkat AGEs yang rendah baik-baik saja (tubuh Anda sendiri memproduksinya), tetapi jumlah yang tinggi dari daging hangus menyebabkan peradangan pada tubuh Anda dan memicu penyakit jantung dan diabetes.
Sirup Jagung Fruktosa Tinggi
Gula kimia seperti sirup jagung (corn syrup) mengganggu kemampuan tubuh Anda untuk menggunakan tembaga, yang membantu Anda membentuk kolagen dan elastin yang menjaga kesehatan kulit Anda. Itu juga penuh kalori dan membuat Anda berisiko terkena diabetes dan penyakit jantung.
Kafein
Kafein bersifat diuretik, yakni merangsang otak Anda untuk buang air kecil. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi. Ketika Anda tidak memiliki cukup air, kulit Anda berhenti mengeluarkan racun. Selain itu, membuat Anda lebih rentan terhadap kulit kering, psoriasis, dan kerutan.
Agave
Meskipun lebih baik untuk tubuh Anda daripada pemanis buatan, agave mengandung 90% fruktosa, sejenis gula yang hanya dapat dipecah di hati Anda. Ketika hati Anda terlalu banyak bekerja, fruktosa berubah menjadi lemak dan menghasilkan lebih banyak radikal bebas, senyawa yang merusak sel Anda.
[1]Jusup, L. 2010. Rahasia Tetap Muda Hingga Lansia (ed. Intarina H). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 13.


Leave a comment