Diklaim Bisa Bikin Kuat & Tahan Lama, Apa Efek Samping Kopi Reximax?
Permasalahan disfungsi seksual pada pria maupun wanita sebenarnya bisa diatasi dengan berkonsultasi ke dokter. Namun, sebagian orang tergiur untuk mencoba produk-produk herbal seperti jamu, pil, kapsul, atau semacamnya yang disebut-sebut bisa secara alami dan instan membantu mengatasi masalah tersebut. Bahkan, ada juga produk “herbal” dalam bentuk kopi seperti Reximax Healthy Herbs yang diklaim aman tanpa efek samping. Benarkah demikian?
Jika menilik dari kemasannya, Kopi Reximax mencantumkan embel-embel “besar, panjang, kuat, dan tahan lama”. Namun, produk ini juga bisa dikonsumsi oleh wanita. Di pasaran, produk Kopi Reximax dijual sekitar Rp69 ribuan per 1 box isi 5 sachet.
Pihak produsen mengklaim bahwa Kopi Reximax adalah ramuan herbal yang diracik khusus dari bahan herbal alami dengan komposisi yang seimbang, sehingga tidak ada efek samping. Produk Reximax berfungsi meningkatkan vitalitas yang prima, meningkatkan kesuburan hormon, regenerasi sel, sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh. Agar lebih paham, berikut rincian kandungan dalam Kopi Reximax.
Kandungan Kopi Reximax
- Tribulus Terrestris
- Pimpinella Alpina
- Panax Ginseng
- Tongkat Ali (Eurycoma Longifola)
- Maca (Lepidium Perulianum Chacon)
- Madu
- Kopi
- Non Dairy Creamer (NDC)
Manfaat Kopi Reximax
Konsumsi Kopi Reximax diklaim dapat membantu mengatasi masalah suami-istri, seperti impotensi, ejakulasi dini, lemah syahwat, kurang perkasa, ereksi kurang maksimal, haid tidak teratur, membantu kesuburan, istri kurang gairah, maupun disfungsi seksual lainnya. Selain itu, Kopi Reximax disebut-sebut dapat membantu terapi untuk penderita penyakit diabetes, asam urat, rematik, stroke, migrain, ambeien, prostat, malaria, tangan dan kaki kesemutan, serta penyakit lainnya.
Perlu diperhatikan bahwa Kopi Reximax hanya dapat dikonsumsi oleh pria dan wanita dewasa usia 21 tahun ke atas. Produk ini juga tidak direkomendasikan untuk diminum oleh penderita penyakit jantung, hipertensi, ibu hamil dan juga menyusui.
Cara Minum Kopi Reximax
Kopi Reximax bisa dinikmati panas maupun dingin. Caranya, cukup tambahkan air seperti membuat minuman kopi biasa. Kopi Reximax dapat diminum sekitar 10 menit sebelum berhubungan.
Efek Samping Kopi Reximax
Pihak produsen mengklaim bahwa Kopi Reximax aman untuk dikonsumsi karena merupakan obat herbal. Jika dilihat dari kemasannya, produk Kopi Reximax mencantumkan kode Dep Kes RI TR 022 776 125. Namun, masih belum diketahui apakah produk ini benar-benar aman untuk penggunaan jangka panjang atau tidak.
Jika melihat dari bahan-bahan yang terkandung dalam Kopi Reximax Healthy Herbs, kemungkinan produk ini memang berkhasiat untuk membantu permasalahan seksual pria maupun wanita. Salah satunya terlihat dari penggunaan bahan seperti tongkat ali dan juga ginseng.
Fungsi utama ginseng sebenarnya untuk meningkatkan energi tubuh. Namun, tanaman ini juga ternyata terkenal untuk meningkatkan gairah dan dorongan seks pada pria. Khasiatnya ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ginseng memang sudah sejak lama dianggap sebagai obat kuat alami alias afrodisiak. Di samping itu, penggunaan ginseng merah juga sudah lama dilakukan sebagai pengobatan alternatif untuk impotensi. Efek ini juga telah dikonfirmasi oleh berbagai studi pada manusia. Oleh karena itulah ginseng sering dijadikan jamu kuat tahan lama untuk pria tradisional.[1]
Meski demikian, dr. Nugroho Setiawan, Sp.And dari RS Fatmawati memperingatkan masyarakat untuk lebih waspada dengan kopi-kopi yang diklaim bisa mengatasi masalah kejantanan. Pasalnya, kopi seperti itu menurutnya mengandung obat untuk mengatasi disfungsi ereksi.
“Kalau kita konsumsi afrodisiak yaitu komponen tumbuhan atau hewan yang berfungsi meningkatkan performa seksual, baru berefek ketika dikonsumsi 7-10 hari. Kalau cuma dalam bentuk kopi sachet, diminum berapa menit kemudian langsung ada efek, pasti ada tambahan obat kimia,” jelas dr Nugroho, seperti dilansir dari Haibunda.
“Kalau ditanya bahaya enggak? Bahaya banget. Kan ada tambahan obat kimia dalam kopi itu yang kita enggak tau berapa miligram-nya. Seperti viagra, obat kuat yang sudah di-approve Badan POM kan ada dosis maksimalnya 100 mg. Jangan coba-cobalah. Kalau dosisnya kebanyakan, secara tidak langsung memaksa pembuluh darah melebar demi untuk mendapatkan ereksi. Nah, ini berisiko menurunkan tekanan darah,” imbuhnya.
[1] Safitri, D. 2022. Rahasia Tahan Lama di Ranjang Tanpa Obat Kuat. Jakarta: Serayu Publishing.


Leave a comment