Penyebab dan Cara Menghilangkan Jerawat di Usia Dewasa
Jerawat merupakan salah satu gangguan pada permukaan kulit yang dialami hampir semua orang. Jerawat tidak hanya dialami oleh remaja di usia pubertas saja, tetapi juga orang dewasa. Tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, jerawat seringkali membuat tingkat kepercayaan diri seseorang menurun. Jerawat juga sering mengganggu penampilan, apalagi ketika Anda ingin merias wajah.
Penyebab Jerawat di Usia Dewasa
Wajah dengan jerawat sebaiknya tidak menggunakan makeup secara berlebihan, namun seperti yang kita ketahui pentingnya untuk menjaga penampilan tidak bisa membuat kita untuk berkata ‘tidak’ pada makeup. Kebanyakan orang dewasa pun seringkali menutupi jerawat mereka demi penampilan yang prima.
Jerawat pada usia dewasa sebenarnya memiliki banyak persamaan dengan jerawat pada mereka yang berusia masih remaja. Persamaan yang jelas terletak pada penyebab dan cara menghilangkannya, walaupun pada jerawat dewasa mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Hal ini karena di usia orang dewasa, beberapa penyebab seperti jenis kulit atau kadar nutrisi pada kulit yang tidak sama.
Jerawat yang dialami oleh orang dewasa atau pasca remaja, merupakan jenis jerawat yang terjadi setelah usia 25 tahun. Sebagian besar, faktor yang sama yang menyebabkan jerawat pada usia remaja juga berperan pada jerawat usia dewasa. Empat faktor yang secara langsung berkontribusi pada jerawat adalah produksi minyak berlebih, pori-pori menjadi tersumbat oleh sel-sel kulit, bakteri, dan peradangan yang bersifat lengket.
Dilansir dari website Health Harvard, ada juga beberapa faktor tidak langsung yang memengaruhi timbulnya jerawat, termasuk hormon, stres, dan siklus menstruasi pada wanita. Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi produksi minyak berlebih pada kulit dan menjadi penyebab utama jerawat.
Anda juga perlu mewaspadai beberapa produk perawatan kulit, dan makeup, yang dapat menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat semakin parah. Ada juga beberapa faktor khusus penyebab jerawat pada orang dewasa, yaitu program diet yang tidak cocok dan beberapa macam obat, termasuk kortikosteroid, steroid anabolik, dan lithium, yang juga dapat menyebabkan jerawat.
Anda juga perlu mengetahui bahwa banyak gangguan kulit, termasuk jerawat, dapat menjadi jendela ke kondisi sistemik. Misalnya, rambut rontok, pertumbuhan rambut berlebih, siklus menstruasi yang tidak teratur, atau penambahan atau penurunan berat badan yang cepat sebagai tambahan dari jerawat, atau timbulnya jerawat yang cepat tanpa riwayat jerawat sebelumnya.
Semuanya dapat menjadi tanda bahaya dari penyakit yang mendasarinya, seperti polikistik sindrom ovarium, dan gangguan endokrin lainnya. Pentingnya memberi tahu dokter jika Anda mengalami gejala tambahan selain jerawat, agar dokter Anda dapat mengevaluasi lebih lanjut dan memberikan pengobatan dengan baik.
Tips Cegah dan Hilangkan Jerawat di Usia Dewasa
Cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah timbulnya jerawat yaitu tidak menggunakan makeup saat tidur. Sebagian besar wanita lebih sering menggunakan makeup walaupun tidak bepergian ke acara khusus. Bagi mereka yang malas menghapus makeup, tak jarang pula mereka tidur dengan makeup masih menempel di wajah. Kondisi wajah dengan makeup saat tidur dapat membuat pori-pori kulit wajah tersumbat. Ini tidak hanya menyebabkan jerawat saja, tetapi juga bisa menyebabkan infeksi dan peradangan.
Tidak hanya menggunakan makeup saat tidur, jerawat juga bisa timbul akibat pola makan yang berubah atau tidak cocok. Jika Anda ingin menjalankan sebuah program diet, ada baiknya Anda mencocokkan dengan pola makan sehari-hari terlebih dahulu. Karena beberapa jenis program diet yang salah bisa menimbulkan jerawat, Anda juga bisa menghindari beberapa asupan penyebab jerawat.
Sebagai contoh, satu meta-analisis dari 14 penelitian yang melibatkan hampir 80.000 anak-anak, remaja, dan dewasa muda menunjukkan hubungan antara produk susu dan peningkatan risiko jerawat. Beberapa penelitian pun telah mengaitkan makanan dengan indeks glikemik tinggi yang menyebabkan kadar gula darah naik lebih cepat dan jerawat.
Salah satu pilihan perawatan untuk menghilangkan atau merawat kulit berjerawat, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan jerawat, yaitu tretinoin topikal. Merupakan salah satu jenis obat luar yang bekerja dengan mengangkat sel-sel kulit lebih cepat dan mencegah pori-pori tersumbat, obat ini adalah salah satu andalan dalam setiap produk perawatan atau pengobatan jerawat. Selain untuk mengobati jerawat, obat ini juga baik untuk menghilangkan keriput dan mencerahkan warna kulit.
Obat jerawat lainnya yang bisa Anda temui di apotek, yaitu Isotretinoin atau Accutane. Obat ini merupakan jenis obat telan untuk jerawat parah. Namun, obat ini tidak cocok untuk wanita yang sedang mengandung, karena dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada janin. Jika Anda ingin perawatan instan, Anda bisa mencoba terapi fotodinamik. Perawatan ini tidak hanya membantu mengatasi jerawat saja, tetapi juga mampu memudarkan perubahan pigmen pada kulit pasca-inflamasi.
Untuk mengobati jerawat, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami yang ada di dapur. Selain lebih hemat, Anda juga tidak perlu mengkhawatirkan efek sampingnya. Salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk menghilangkan jerawat yaitu jeruk lemon dan madu. Cara menggunakan 2 bahan alami ini sangat mudah. Anda hanya perlu mencampurkan air perasan jeruk lemon dan madu dalam sebuah wadah dan menggunakannya sebagai masker. Selain dapat membuat jerawat hilang, masker lemon dan madu juga dapat membuat kulit lebih halus, lembap, kenyal, dan sehat.




Leave a comment