Darsi atau Kapsida Kembang Bulan? Mana yang Terbaik?

Darsi atau Kapsida Kembang Bulan Darsi atau Kapsida Kembang Bulan

Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceous gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.[1] Mengatasi jerawat bisa dengan menggunakan produk perawatan kulit tertentu, termasuk mengonsumsi jamu “bersih darah” seperti Darsi atau Kapsida Kembang Bulan.

Tentang Darsi

Darsi merupakan salah satu jenis obat yang berbahan dasar dari tumbuh-tumbuhan, atau biasa disebut dengan obat herbal. Diproduksi oleh PT Borobudur, Darsi diklaim dibuat dengan bahan-bahan berkualitas serta menggunakan mesin canggih. Darsi pil tersedia di apotek dengan harga Rp27.645 per box.

Teknologi yang digunakan dalam pembuatan Darsi adalah teknologi modern berasal dari Jerman dengan standarisasi dari Eropa. Kegunaan produk ini pun tidak hanya untuk mengatasi jerawat saja.Darsi selama ini kerap disamakan fungsi dan khasiatnya dengan kompetitornya, yakni Kapsida Kembang Bulan. Berikut sederet manfaat dari Darsi.

Darsi Kembang Bulan (sumber: biggo.id)

Darsi Kembang Bulan (sumber: biggo.id)

Manfaat Darsi

  • Mengobati Bisul: Darsi memiliki beberapa kegunaan, salah satunya untuk mengatasi bisul. Kandungan herbal yang ada pada Darsiakan membersihkan darah kotor pada permukaan kulit yang menyebabkan bisul. Obat Darsi juga akan mengatasi rasa nyeri dan kemerahan di kulit Anda akibat bisul.
  • Atasi Gatal-Gatal: Ada banyak penyebab gatal-gatal, mulai dari gigitan serangga hingga kondisi lingkungan yang kurang bersih. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi Darsi. Ini akan membersihkan darah kotor yang ada dalam tubuh Anda, terutama pada bagian kulit. Darsi juga mengandung antiseptik dan anti bakteria yang memberantas bakteri serta virus penyebab gatal.
  • Memperlancar Peredaran Darah: Beberapa kandungan herbal pada Darsi dikatakan dapat membuat peredaran darah Anda menjadi lebih lancar. Ini cocok untuk Anda yang sering mengalami gejala kesemutan dan kram, karena bisa jadi peredaran darah Anda tidak lancar. Bagi Anda yang sering mengalami keterlambatan menstruasi, ini juga salah satu ciri bahwa peredaran darah Anda kurang lancar. Anda bisa mengonsumsi Darsi agar siklus menstruasi Anda lebih lancar.
Baca juga:  Rekomendasi Alas Bedak (Foundation) Wardah Untuk Pemilik Kulit Wajah Kering

Komposisi Darsi

Dalam setiap kapsul maupun pil Darsi, sudah mengandung  CurcumaeRhizoma Extract, ZingiberisaromaticaeRhizoma Extract, ZingiberispurpureiRhizoma Extract, Andrographidis Herba Etxtact, CurcumaedomesticaeRhizoma Extract, Sappan Lignum Extract, dan Elephantopi Folium Extract. Kandungan tersebut tentunya memiliki takaran yang berbeda-beda, yang disesuaikan agar Darsi memiliki manfaat seperti di atas.

Dosis & Aturan Konsumsi Darsi

Darsi merupakan salah satu obat herbal yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa. Untuk orang dewasa, Anda bisa mengonsumsi Darsi secara teratur sebanyak 2 kapsul dalam 2 kali sehari. Sementara, anak-anak bisa mengonsumsi Darsi dengan setengah dosis orang dewasa. Jika Anda mengonsumsi Darsi, dianjurkan untuk minum air putih sebanyak 2,5 liter setiap hari. Air putih akan membantu proses penyerapan obat Darsi ke dalam tubuh dengan cepat dan mudah.

Ada baiknya Anda mengonsumsi Darsi sesudah makan. Ini juga akan membantu efektivitas produk untuk mengatasi permasalahan kulit Anda. Tidak sulit menjumpai Darsi untuk saat ini. Obat herbal tersebut sudah banyak dijual di berbagai apotek hingga minimarket.

Baca juga:  Terbaru, Ini Cara Praktis Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Tentang Kapsida

Kapsida (Kapsul Bersih Darah) Kembang Bulan diklaim telah teruji secara klinik bisa mengobati gatal-gatal, minyak berlebih di kulit, komedo, hingga jerawat.Kapsidadisebut-sebut mampu membersihkan darah kotor berlebih karena pola hidup yang tidak sehat, kurang istirahat, pemakaian makeup berlebihan, obesitas (kegemukan), terlalu banyak berada diluar ruangan hingga wajah yang terkena debu.

Kapsida Kembang Bulan (facebook: @kapsidaherbal)

Kapsida Kembang Bulan (facebook: @kapsidaherbal)

Kapsida sendiri termasuk golongan jamu, sehingga bisa ditemukan dengan bebas di apotik, toko obat, maupun pusat-pusat perbelanjaan dengan harga mulai Rp17 ribuan per botol isi 12 kapsul. Seperti yang Anda ketahui, obat golongan jamu biasanya khasiatnya didasarkan dari pengalaman secara turun-temurun, sehingga efek atau hasil yang dirasakan pada setiap orang bisa saja berbeda-beda, tergantung dari kondisi tubuh masing-masing.

Kandungan Kapsida Kembang Bulan

  • CoriandriFructus/ekstrak biji ketumbar 17 mg
  • Centellaeasiaticae Herba/pegagan 35 mg
  • ImperataecylindricaeRhizoma/akar alang-alang 14 mg
  • AmomicardamomiFructus/kapulaga 28 mg
  • LanguatisgalangaeRhizoma/lengkuas 42 mg
  • CurcumaedomesticaeRhizoma/kunyit 53 mg
  • ZingiberisaromaticaeRhizoma/lempuyang 52 mg
  • Cinnamomiburmannii Cortex/kayu manis 74 mg
  • Andrographidispaniculatae Herba/sambiloto 35 mg

Manfaat Kapsida Kembang Bulan

  • Pemakaian Kapsida diklaim dapat membantu mengatasi dan mencegah jerawat datang kembali.
  • Konsumsi Kapsida juga dapat mengatasi bisul yang terbentuk karena suatu bagian tubuh terkena infeksi hingga munculnya bisul.
  • Koreng merupakan bentuk pertahanan tubuh untuk mencegah infeksi saat tubuh terluka. Koreng biasanya bisa terasa gatal dan memicu timbulnya bekas luka apabila digaruk.
  • Gatal-gatal. Gatal-gatal bisa saja ditimbulkan oleh alergi, gigitan serangga, maupun gangguan kulit lainnya. Penggunaan Kapsida diyakini bisa meminimalisir rasa gatal-gatal di kulit.
  • Melancarkan peredaran darah dan memelihara kesehatan kulit.
Baca juga:  Kaya Manfaat untuk Wajah, Bagaimana Cara Membuat Cuka Apel di Rumah?

Dosis/Aturan Minum Kapsida Kembang Bulan

Kapsida Kembang Bulan dapat diminum 3 kali sehari dengan aturan minum 1 kapsul sebelum makan dan 2 kapsul sekaligus sebelum tidur di malam hari.

Darsi vs Kapsida

Terlepas dari berbagai kelebihan yang ditawarkan, konsumsi kapsul bersih darah seperti Darsi atau Kapsida mungkin saja menimbulkan efek samping bagi sebagian orang. Misalnya dengan mengonsumsi Darsi, masa haid kemungkinan jadi lebih lama. Selain itu, Darsi juga tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki penyakit jantung.

Sedangkan konsumsi Kapsida Kembang Bulan kemungkinan bisa mengganggu pencernaan, berpotensi memicu alergi pada kulit, serta sama seperti Darsi, membuat durasi haid jadi lebih lama. Lantas, mana yang terbaik antara Darsi atau Kapsida? Tentu semau kembali ke preferensi masing-masing dan kondisi tubuh setelah mengonsumsi obat.

[1]Harmanto, N. 2006. Herbal untuk Keluarga: Ibu Sehat dan Cantik dengan Herbal. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 25.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*