Cara Menggunakan Ovalet dalam Aneka Resep Kue
Anda pernah menggunakan Ovalet saat membuat kue? Ya, cake emulsifier satu ini memang dapat membuat tampilan kue lebih mengembang sekaligus menstabilkan adonan kue ketika dikocok bersama telur dan gula. Cara menggunakan Ovalet sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda tinggal menyesuaikan takarannya dengan jumlah telur yang digunakan dalam resep.
Tentang Cake Emulsifier
Cake emulsifier adalah zat penstabil adonan cake agar adonan tidak mudah “turun” pada saat pengocokan, dan hasil akhir cake menjadi lebih lembut dan tahan lama. Cake emulsifier ini juga merupakan zat “pengirit” telur. Karena dengan menambahkan cake emulsifier, telur yang digunakan tidak terlalu banyak. Di pasaran terdapat berbagai merek, seperti sponge 28, TBM, Ovalet, SP, Quick, dan lain-lain. Semuanya mempunyai fungsi yang sama.[1]
Dilansir dari Justtryandtaste, cake emulsifier merupakan bahan tambahan pangan yang berfungsi untuk menciptakan campuran yang stabil pada komponen-komponen bahan makanan seperti minyak/mentega, lemak, air, udara, karbohidrat, protein, mineral, vitamin dan aneka rasa/essens dalam proses pembuatan adonan cake. Cake emulsifier menyebabkan adonan menjadi tercampur dengan baik dan mencegahnya terpisah selama proses pembuatan. Cake dengan tambahan emulsifier memiliki pori-pori yang lebih halus dan rasa yang lembut.
Tak hanya untuk pelembut adonan, beberapa cake emulsifier pun berfungsi untuk mengembangkan adonan. Pasalnya, emulsifier tersebut juga mampu mengikat dan menahan banyak udara. Ketika proses pengocokan telur, gula, dan mentega menjadi krim yang kental, maka emulsifier bekerja bersama gelembung lemak untuk menangkap udara sebanyak mungkin, menahannya, dan membuat gelembung tetap berukuran kecil dan tersebar merata di seluruh adonan.
Ketika Anda membuat cake, salah satu cara alami untuk menciptakan adonan cake yang lembut dan halus adalah dengan memakai kuning telur sebanyak-banyaknya. Kuning telur berperan sebagai emulsifier alami yang dapat menghasilkan cake lembut, berpori halus, sehingga tidak terasa “seret” ketika dimakan.
Sayangnya, tak semua orang menyukai pemakaian telur yang terlalu banyak dalam makanan. Bukan hanya berkenaan dengan alasan kesehatan (kolesterol tinggi), ini juga karena biaya yang harus dikeluarkan jika memakai terlalu banyak telur. Oleh sebab itu pemakaian emulsifier bisa sangat membantu membuat cake jadi lebih ekonomis tanpa mengurangi kualitas atau tekstur dari cake itu sendiri.
Cake emulsifier terdiri dari dua jenis, yakni pasta dan cair. Cake emulsifier pasta dijual di pasaran dengan nama SP, TBM, dan Ovalet, sedangkan cair disebut madu softener dan cake softener Wysman/vanili. Baik bentuk pasta maupun cair lebih sering dipakai sebagai pelembut dalam pembuatan sponge cake/bolu sponge. Kini beralih fungsi sebagai penghalus roti agar lebih empuk, lembap, dan tidak alot. Secara bisnis lebih menguntungkan karena berfungsi pula sebagai pengganti telur dan penambah aroma wangi.
Pemakaian cake emulsifier yang berlebihan justru akan membuat roti jadi getir dan seret hingga sulit ditelan. Untuk 1 kg tepung terigu, cukup memakai 1 sdt (5 g) cake emulsifier. Bubuhkan terakhir pada adonan (setelah margarin/mentega), agar adonan cepat kalis.[2]
Apa Itu Ovalet?
Nah, Ovalet sebenarnya bukan bahan pengembang, melainkan cake emulsifier atau pelembut dan penstabil adonan agar adonan cake homogen dan tidak mudah turun saat dikocok serta dicampur dengan bahan-bahan lain. Komposisi kimia Ovalet biasanya adalah monogliserida dan digliserida. Bahan Ovalet juga biasanya menggunakan asam lemak dari hewan atau tumbuhan. Kehalalan Ovalet masih dipertanyakan. Ovalet, TBM dan SP bisa saling menggantikan sebagai bahan pengemulsi pada adonan cake dan bolu. Bentuknya pasta berwarna kuning. Gunakan 1 sdt untuk 5 butir telur.[3]
Ovalett fungsinya tak jauh berbeda dari SP, yakni membantu adonan cake lebih tercampur dan tidak mudah turun. Bedanya, Ovalet menghasilkan kue dengan tekstur yang lebih lembut dan basah, misalnya kue lapis.
Takaran &Cara Penggunaan Ovalet
Cara menggunakan Ovalet untuk membuat cake adalah pada saat telur dan gula dikocok dalam mixer, maka Ovalet dapat ditambahkan ke dalamnya. Takaran yang disarankan biasanya sekitar 1 sendok teh Ovalet untuk 5 butir telur. Takaran ini berlaku sama untuk jenis cake emulsifier lainnya, termasuk TBM dan SP.
[1]Ambarini. 2007. Cake Ekonomis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
[2]Murtadlo, TA. 2005. Aneka Roti tanpa Telur. Jakarta: Kawan Pustaka, hlm 10.
[3]Wibowo, RA. 2016. Koleksi Resep Cake Populer: Bolu, Kue Kering, & Roti. Lidya I, editor. Jakarta: Kawan Pustaka.

Leave a comment