Tak Kalah dari Buatan Pabrik, Seperti Ini Cara Membuat Pewangi Mobil Alami yang Ekonomis
Kabin mobil memang sebaiknya senantiasa dijaga kebersihannya supaya kita dan para penumpang di dalamnya selalu merasa nyaman ketika mengendarainya. Untuk membuat kabin lebih wangi dan menyenangkan aromanya, Anda bisa menambahkan parfum khusus mobil ke dalamnya. Selain parfum mobil buatan pabrik, Anda juga bisa membuat pewangi mobil alami yang tak kalah menyegarkan aromanya.
Parfum mengandung bahan pewangi. Bahan pewangi tidak hanya terdapat dalam parfum, melainkan juga pada pengharum ruangan, cairan pencuci piring, pembersih lantai, pelembut pakaian, pengharum mobil, dan pengharum toilet.
Aroma yang terkandung dalam pewangi biasanya berupa aroma bunga atau buah-buahan. Ada pewangi yang hanya mempunyai satu aroma. Ada pula pewangi yang memiliki perpaduan beberapa aroma. Aroma pada pewangi berasal dari senyawa tertentu.
Senyawa yang digunakan sebagai bahan pewangi biasanya diperoleh dari alam, misalnya tanaman melati dan mawar. Namun, para ahli juga berupaya mendapatkan senyawa buatan (sintetis) yang memiliki aroma mirip dengan senyawa dari bahan alami. Senyawa dari bahan buatan disukai karena lebih murah dibandingkan bahan alami. Namun, ada juga kendalanya. Untuk mendapatkan satu aroma, kadang-kadang dibutuhkan campuran dari puluhan sampai ratusan senyawa.[1]
Seperti diketahui, meski parfum mobil rata-rata memiliki aroma yang beragam, nyatanya tak semua orang merasa cocok dengan aroma pengharum mobil pabrikan. Jika salah dalam memilih, tak jarang kita merasa pusing atau bahkan mual karena aromanya yang terlalu menyengat. Nah, untuk mengatasi hal tersebut sebenarnya tak ada salahnya jika kita mencoba membuat pewangi mobil sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Berikut ini bahan-bahan dancara membuat pewangi mobil alami.
Bahan & Cara Membuat Pengharum Mobil Alami
Bunga Melati
Bunga berwarna putih dan berukuran kecil ini memang punya aroma yang sangat tajam. Jika Anda memiliki tanaman melati di rumah dan sedang mekar, Anda bisa memetik beberapa bunga yang sudah mekar untuk kemudian diletakkan di kantong jala atau kantong kecil yang berongga seperti material tutu/tulle, lalu bisa diletakkan di sudut-sudut kabin mobil atau diletakkan di dekat AC. Aroma wangi alami bunga melati ini setidaknya bisa bertahan selama beberapa hari sampai bunga melati tersebut layu. Jika sudah mulai layu atau berwarna kecokelatan, Anda bisa menggantinya lagi dengan bunga melati yang baru. Tentunya lebih hemat bukan? Selain bunga melati, Anda juga bisa menggunakan cara yang sama dengan aneka bunga lainnya yang memiliki aroma wangi seperti sedap malam, mawar, dan lain-lain.
Daun Pandan
Selain melati, Anda juga bisa memanfaatkan daun pandan sebagai pewangi mobil alami. Sediakan setidaknya beberapa helai daun pandan, kemudian potong-potong agak kecil, dan masukkan ke dalam kantong jaring atau kain tile yang diikat dan letakkan di sudut-sudut mobil. Selain dapat menciptakan aroma wangi yang segar dan lembut, daun pandan kabarnya bisa membantu menghilangkan bau tak sedap dalam mobil. Untuk menghilangkan bau tak sedap dalam mobil, Anda bisa meletakkan kantong berisi potongan daun pandan ini di bawah jok. Aromanya setidaknya bisa bertahan sekitar 2 minggu.
Kopi Bubuk/Biji Kopi
Aroma biji kopi yang masih segar memang sangat menyenangkan. Selain nikmat untuk diminum, biji kopi ternyata juga bisa menetralisir bau yang tidak sedap dalam mobil. Anda bisa memanfaatkan biji kopi yang diletakkan dalam sebuah wadah yang dilubangi tutupnya. Namun, jika Anda tidak mempunyai biji kopi yang masih utuh, Anda juga bisa menggunakan kopi bubuk.
Essential Oil
Jika Anda termasuk penggemar essential oil, tak ada salahnya memanfaatkan EO favorit Anda untuk menyegarkan aroma kabin mobil. Caranya tidak terlalu sulit kok, Anda bisa menyiapkan wadah berupa plastik atau botol kecil yang dilubangi bagian atasnya. Kemudian, masukkan sedikit baking soda beserta beberapa tetes minyak esensial favorit Anda, lalu letakkan di tempat-tempat yang strategis. Jika tidak memiliki baking soda, Anda bisa menggunakan kain flanel atau kain apa saja yang bisa menyerap essential oil, kemudian potong dengan pola yang cantik, beri gantungan, dan jangan lupa untuk teteskan essential oil. Anda bisa menggantungkannya di spion atau dekat AC dan meneteskan essential oil secara berkala.
[1]Lutfi. 2004. IPA Kimia SMP dan MTs Jilid 2 untuk Kelas VIII (hlm 26-27). Bima P, editor. Jakarta: Erlangga.





Leave a comment