Cara Membuat Henna dari Kunyit, Lengkap dengan Reviewnya
Henna merupakan salah satu pewarna alami yang bisa didapatkan melalui herbal, seperti kunyit. Sementara harga henna di pasaran tergolong tidak murah, Anda bisa membuat sendiri henna berbahan dasar kunyit yang lebih ekonomis. Lalu, bagaimana cara membuat henna dari kunyit?
Secara ilmiah, kunyit memiliki nama Curcuma domestica dan telah dikenal sejak lama sebagai bahan alami untuk membuat obat tradisional, seperti obat untuk luka akibat goresan, penghilang rasa gatal, dan jamu sehat.[1] Selain itu, kunyit yang memiliki warna yang indah dan tidak mudah hilang ini juga sering dimanfaatkan untuk membuat aneka bahan kosmetik, di antaranya cat kuku, cat rambut, hingga henna.
Resep Henna dari Kunyit
- Sebelum membuat henna dari kunyit, siapkan 1/2 cangkir bubuk kunyit atau sekitar 125 gr bubuk kunyit. Jika Anda tidak memiliki bubuk kunyit, Anda bisa membuatnya sendiri. Untuk membuat bubuk kunyit sendiri, siapkan 500 gr hingga 1 kg kunyit segar.
- Kunyit yang masih basah perlu dikupas dan dicuci hingga bersih. Setelah itu, potong kecil-kecil dan bakar menggunakan oven. Setelah kering, masukkan kunyit ke dalam alat penumbuk atau blender. Hancurkan kunyit hingga berubah menjadi tepung atau powder.
- Ada juga cara lain untuk mendapatkan bubuk kunyit, yaitu dengan menghancurkan kunyit segar menggunakan parutan atau blender tanpa air. Setelah itu, kunyit diperas dan dihilangkan airnya. Kunyit yang sudah kehilangan kadar airnya bisa langsung dimasak ke dalam wajan tanpa minyak hingga berubah menjadi kering.
- Selain menyiapkan kunyit bubuk, Anda juga memerlukan minyak zaitun atau minyak kelapa secukupnya. Bahan tersebut dipakai untuk mengubah tekstur kunyit menjadi pasta.
- Untuk peralatannya, siapkan panci, cawan dangkal atau piring plastik, pengaduk, dan plastik cone. Sebaiknya Anda memakai alat pengaduk yang terbuat dari logam, sehingga warna bubuk kunyit tidak akan terserap ke alat pengaduk.
- Masukkan bubuk kunyit ke dalam panci dan tambahkan minyak zaitun atau minyak kelapa. Aduk semua bahan hingga rata. Takaran minyak bisa disesuaikan dengan tingkat kekentalan pasta henna yang Anda inginkan. Lebih baik jika henna tidak terlalu padat dan tidak terlalu cair, sehingga bisa menempel dengan mudah saat diaplikasikan.
- Nyalakan kompor dengan api kecil dan aduk adonan hingga panas atau mendidih. Setelah itu, angkat panci dan diamkan sebentar hingga dingin. Sebaiknya Anda tidak meletakkannya di lemari pendingin, karena bisa merusak kualitas warna henna.
- Pasta henna yang sudah jadi bisa langsung dimasukkan ke dalam plastik cone atau botol henna dan dipakai. Anda tidak hanya bisa mengaplikasikan henna tersebut di kulit tangan atau kaki, tetapi juga di kuku.
Review Henna Kunyit
Hasil akhir penggunaan henna kunyit tidak terlalu hitam atau gelap, seperti ketika Anda membuat henna dari tumbuhan pacar. Setelah henna kering, biasanya akan menyisakan pola berwarna kuning kecokelatan di kulit. Ini adalah hal yang wajar, karena warna dasar kunyit memang kuning kecokelatan.
Daya tahan menggunakan henna dari kunyit tidak selama henna dari tumbuhan pacar, karena kunyit tidak memiliki pigmen berwarna gelap. Biasanya, henna akan bertahan sekitar 4 hari hingga seminggu, tergantung apakah kulit sering terkena air atau tidak. Henna juga bisa hilang dalam waktu kurang dari 4 hari jika terkena bahan pembersih seperti sabun.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan henna dengan warna yang agak gelap dan tahan lama, bisa mencoba menambahkan sedikit madu hutan dan jelaga. Jelaga bisa didapatkan dari arang sekam atau bubuk pacar.
Henna kunyit aromanya terbilang khas rempah-rempah dan tidak mudah hilang. Bagi Anda yang suka dengan aroma rempah-rempah, mungkin produk tersebut akan cocok. Namun, bagi Anda yang kurang suka dengan rempah-rempah, mungkin akan merasa mual. Untuk mengatasi aroma kunyit yang terlalu menusuk, Anda bisa menambahkan minyak esensial yang terbuat dari ekstrak jeruk atau lavender.
Selain itu, minyak atsiri seperti lemon, witch hazel, dan tea tree oil diklaim mampu membuat warna henna menjadi lebih awet. Minyak atsiri tersebut juga dipercaya memiliki kemampuan untuk membantu memperbaiki, melembapkan, dan menutrisi sel kulit. Sehingga, henna bisa menempel dengan mudah di kulit yang sehat dan lembap.
[1] Arisonya, Susant, Gunawan Wibisono, Grahita Aditya. 2014. Efektivitas Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica) terhadap Jumlah Sel Makrofag dan Diameter pada Lesi Ulkus Traumatikus. Jurnal B-Dent, Vol. 1(2): 118-125.



Leave a comment