Info Terbaru, Amankah Menggunakan Bedak Salicyl untuk Atasi Gatal Pada Ibu Hamil?

Ilustrasi: bedak gatal untuk perut ibu hamil (sumber: romper.com) Ilustrasi: bedak gatal untuk perut ibu hamil (sumber: romper.com)

Ibu yang sedang hamil rentan mengalami kondisi gatal-gatal di bagian perut atau area tubuh lainnya yang terkadang bisa cukup mengganggu. Beberapa ibu lainnya mungkin saja tidak masalah dengan ini. Namun demikian, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menanggulangi hal ini, mulai dari penggunaan lotion atau bedak khusus gatal seperti Salicyl dan sebagainya.

Rasa gatal disebabkan karena peningkatan hormon kehamilan. Jadi, keadaan ini adalah normal untuk ibu hamil, tidak perlu khawatir, dan boleh diberikan lotion atau bedak anti gatal. Tetapi, sebaiknya tidak digaruk, karena bisa menimbulkan infeksi di kulit.[1]

Dilansir dari Klikdokter, gatal atau kelainan kulit selama kehamilan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari hormonal, peregangan kulit karena peningkatan berat badan, jamur, alergi, atau metabolisme tubuh yang meningkat. Umumnya, kelainan kulit ini hanya superfisial dan tak berbahaya untuk ibu dan janin. Bahkan kabarnya keluhan gatal ini akan menghilang setelah ibu melahirkan.

Tentang Bedak Salicyl

Bedak Salicyl adalah bedak tabur seharga Rp8 ribuan yang diklaim berkhasiat untuk mengurangi gatal akibat biang keringat dan gangguan kulit lainnya. Bedak Salicyl mengandung komposisi 2% asam salisilat dan 98% talk atau talek. Bedak Salicyl dapat digunakan oleh anak-anak di atas usia 3 tahun atau orang dewasa yang mengalami gatal-gatal pada kulit, seperti gatal karena alergi, biang keringat, atau penyakit kulit lain yang menyebabkan gatal.

Baca juga:  Cara Alami dan Praktis Memutihkan Wajah Dengan Beras

Bedak Salicyl untuk Ibu Hamil

Beberapa dari Anda yang mengalami gatal-gatal atau Pruritic Urticaria Papules and Plaques of Pregnancy saat mengandung mungkin masih bingung, apakah ibu hamil boleh menggunakan bedak anti gatal seperti Salicyl?

Dr Eddy Karta, SpKK dari EDMO Clinic Jakarta Selatan menerangkan, setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh ibu hamil dengan PUPPP untuk mengurangi gangguan akibat gatal-gatal yang ditimbulkan. Misalnya saja dengan mengompres bagian kulit yang gatal dengan kompres dingin. Selain itu, para ibu hamil sebaiknya menghindari penggunaan sabun yang formulanya keras dan membuat kulit kering. “Jika bisa, pakai pakaian yang longgar, jangan yang ketat,” ujar dr. Eddy, seperti dilansir Detik.

Rasa gatal tersebut pun katanya bisa diredam menggunakan bedak atau lotion yang mengandung salicyl, menthol, atau calamine. Jika rasa gatal muncul, Anda dapat menaburkan lotion atau mengoleskan lotion di area yang gatal. “Bedak dan lotion ini aman untuk ibu hamil. Untuk keadaan yang berat sebaiknya berobat supaya tidak mengganggu aktivitas sehari hari,” terang dr Eddy.

Bedak Salicyl untuk Ibu Hamil - doktersehat.com

Bedak Salicyl untuk Ibu Hamil – doktersehat.com

Cara Pakai & Dosis Bedak Salicyl

Pastikan kulit yang gatal dalam keadaan bersih dan kering. Anda disarankan untuk menggunakan bedak Salicyl sehabis mandi. Caranya, usapkan bedak secara merata di bagian kulit yang gatal. Namun ingat, sebaiknya hindari pemakaian bedak yang terlalu dekat dengan area sensitif, seperti mata, hidung, atau mulut. Kemudian untuk dosis yang disarankan untuk pemakaian bedak Salicyl adalah 1-2 kali per hari. Sebaiknya jangan menggunakan bedak Salicyl melebihi dosis yang disarankan.

Baca juga:  Adakah Efek Samping Setelah Memakai Cream MS Glow?

Harga Bedak Salicyl

Varian/Merk Bedak Salicyl Harga (Rp)
Bedak Salicyl Cap Gajah 6.767
Bedak Salicyl KF 8.148
Bedak Salicyl Menthol Cap Gajah 9.495

Harga bedak Salicyl bisa berubah sewaktu-waktu. Anda bisa membelinya di apotek terdekat seperti Kimia Farma atau Apotek K24.

Tips Meminimalisir Gatal Saat Hamil

Untuk mencegah timbulnya rasa gatal, ibu hamil sebaiknya menghindari mandi dengan air yang terlalu hangat. Hindari juga mengenakan pakaian ketat atau yang berbahan tidak menyerap keringat. Usahakan untuk mandi 2 kali sehari dengan sabun antiseptik yang mengandung sulfur dan asam salisilat. Untuk sementara waktu, Anda juga dapat membatasi konsumsi telur dan seafood, serta memperbanyak minum air putih.

Hindari pula stres agar rasa gatal yang Anda alami tidak semakin parah. Sebaiknya jangan menggaruk kulit yang gatal, apalagi terlalu kasar. Pasalnya, garukan yang Anda lakukan justru akan memicu keluarnya zat-zat peradangan yang berpotensi membuat kulit Anda terasa semakin gatal.

Baca juga:  Kandungan Lipstik Purbasari (Varian Color Matte dan Metallic)

Apabila rasa gatal yang Anda alami sangat mengganggu, atau muncul disertai demam, bintil berair, dan bernanah, sebaiknya segera datang dan memeriksakan diri ke dokter kandungan. Jika diperlukan, dokter kemungkinan akan meresepkan obat-obatan anti gatal yang aman untuk ibu hamil.

[Update: Almas]

[1] Senoaji, P. 2012. Tanya Jawab Problem, Mitos & Penyakit Seputar Kehamilan. Juliagar RN, editor. Jakarta: Anak Kita.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*