TIDAK DIREKOMENDASIKAN UNTUK BIBIR, BERAPA HARGA HENNA KUKU PASTA SAAT INI?

Ilustrasi: henna kuku (sumber: tracesofpolish.com) Ilustrasi: henna kuku (sumber: tracesofpolish.com)

Menghias kuku atau tangan dengan henna sudah menjadi bagian dari seni tata rias sejak lama. Bahan alami dengan harga terjangkau ini bisa memunculkan warna-warna menarik seperti oranye, cokelat, atau bahkan merah jika dipulaskan secara artistik di tangan maupun kuku. Meski memiliki warna menarik, henna kuku tidak disarankan diaplikasikan pada bibir.

Mehndi adalah seni tradisi kuno merias tangan, jari, lengan bawah, dan jari kaki dengan adonan cat tidak permanen yang terbuat dari daun tanaman henna. Pola rias juga beragam, mulai dari pola bunga di negeri Arab hingga motif paisley berenda di India. Diyakini memiliki kemujaraban, biasanya riasan ini digunakan dalam upacara perkawinan untuk melindungi pengantin wanita.

Henna biasanya dibuat dari bahan alami seperti tanaman Lawsonia inermis. Tanaman tersebut banyak tumbuh di Asia Selatan, Afrika, Arab, dan Australia. Di Indonesia, umumnya tanaman tersebut dijuluki tanaman pacar. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia lebih sering menyebutnya pacar, sedangkan di India disebut dengan istilah mehndi.

Selain digunakan untuk merias kuku dan tangan, henna juga digunakan secara luas untuk mewarna rambut, untuk tato temporer, hingga tato alis dan bibir. Walaupun banyak orang percaya bahwa henna sifatnya alami, kini juga beredar henna buatan pabrik yang mencampurkan bahan-bahan kimia di dalamnya. Oleh sebab itu, Anda perlu lebih waspada, terutama pada henna yang berwarna hitam.

Baca juga:  Standar Kecantikan Menyebabkan Trauma Estetika

Henna yang natural atau asli alami biasanya berupa bubuk, untuk kemudian dicampur sendiri dengan air saat hendak menggunakannya. Henna dalam bentuk cair umumnya lebih rentan dicampur dengan bahan kimia. Henna yang alami juga memiliki bau mirip tanaman herbal dengan hasil warna-warna cerah seperti oranye hingga merah kecokelatan.

Sementara itu, henna dari bahan kimia yang diberi campuran PPD akan menghasilkan warna hitam. Para-phenylenediamine (PPD) sendiri pada dasarnya adalah bahan campuran untuk produk cat rambut. Zat ini dapat memberi efek warna hitam pekat pada henna dengan tekstur lebih kental dan efeknya pun tahan lama. Sayangnya, jika terkena kulit orang yang sensitif, efeknya bisa sangat serius, seperti ruam, gatal, peradangan, muncul keloid, kulit melepuh, dan sebagainya.

Apakah Henna Kuku Boleh Dipakai di Bibir?

Meskipun sama-sama terbuat dari tanaman pacar, henna sebaiknya digunakan sesuai peruntukannya. Beberapa dari Anda mungkin penasaran, jika bahannya alami, maka sudah semestinya henna kuku dapat di pakai di bibir. Namun sampai saat ini, belum ada penelitian atau pernyataan ahli yang mendukung anggapan tersebut.

Oleh sebab itu, jika Anda tidak ingin merasakan efek samping atau dampak negatif dari ide murah meriah tersebut, sebaiknya gunakan henna sesuai anjuran dan peruntukannya. Di pasaran pun, para pedagang menjual henna untuk kuku dan henna untuk bibir secara terpisah dalam wujud produk yang berbeda pula.

Baca juga:  Review Bedak Tabur & Padat Make Over No 3

Henna untuk kuku umumnya berwujud bubuk atau pasta, sedangkan henna untuk bibir berwujud kental atau diwadahi di sebuah jar. Jika warna henna untuk kuku cenderung pekat, maka warna untuk henna bibir hampir mirip layaknya warna-warna lip tint yang kalem seperti pink, merah, dan oranye.

Anda juga perlu berhati-hati sebelum menggunakan produk henna apapun. Sebaiknya gunakan henna yang memang asli dan terbuat dari bahan alami. Beberapa orang yang alergi dengan henna bisa saja mengalami iritasi seperti kulit terasa gatal, kemerahan, atau bahkan melepuh seperti kena luka bakar.

Pastikan pula produk henna yang hendak Anda gunakan mencantumkan secara rinci informasi bahan-bahan pada kemasannya. Dengan demikian, Anda bisa lebih waspada jika ada kandungan bahan kimia seperti paraphenylenediamine (PPD), sebaiknya tahan diri untuk tidak menggunakannya sama sekali, baik di kuku apalagi di bibir.

Henna kuku warna merah (sumber: carousell.com)

Henna kuku warna merah (sumber: carousell.com)

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki alergi atau tidak terhadap henna, Anda bisa melakukan patch test terlebih dahulu dengan mengoleskan sedikit tinta henna pada permukaan tangan dan lihatlah reaksinya dalam beberapa menit atau keesokan harinya. Apabila tak ada masalah atau tidak menunjukkan tanda-tanda alergi seperti gatal-gatal atau kemerahan, maka Anda boleh melanjutkan pemakaian. Sebaliknya, jika muncul tanda-tanda iritasi, segera hentikan pemakaian.

Baca juga:  Manfaat Menggunakan Minyak Esensial dan Efek Sampingnya

Harga Henna Kuku Pasta

Merk Henna Kuku Pasta Harga
Chandni Henna Eceran: Rp4.500
1 Lusin: Rp33.000
Henna Golecha Eceran: Rp5.000
1 Lusin: Rp37.500
Henna Neha Eceran: Rp5.000
1 Lusin: Rp38.000
Rani Nail Henna Eceran: Rp10.000
1 Lusin: Rp95.000

Informasi harga henna kuku di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Perlu diingat, harga tersebut tidak terikat karena dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi toko yang menjual produk Arab terdekat.

Cara Pakai Henna Kuku Pasta

  • Bersihkan kuku dengan air dan sabun untuk menghilangkan sisa cat kuku yang mungkin Anda pakai.
  • Aplikasikan henna kuku secara merata dengan ketebalan yang cukup. 
  • Anda bisa merapikan henna dengan cotton bud.
  • Biarkan selama 90 menit dan bilas dengan air mengalir, serta keringkan.

Hindari mencuci kuku selama 5-7 hari untuk mempertahankan warnanya. Henna pasta akan bertahan kurang lebih sekitar 1 bulan. Bagi yang ingin menghilangkannya, Anda bisa merendam kuku di dalam minyak zaitun dan garam.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*