Bagaimana Yoga Dapat Membantu Menyembuhkan Asma pada Wanita?
Yoga merupakan salah satu metode meditasi sekaligus relaksasi otot tubuh dan pikiran yang biasanya dilakukan untuk mengatasi serta mencegah gangguan mental.[1] Selain itu yoga dipercaya mampu menyembuhkan penyakit asma pada wanita. Hal ini karena, dalam gerakan yoga, terdapat teknik pernapasan khusus yang baik untuk meredam gejala asma.
Yoga Metode unik Menyembuhkan Asma
Dilansir dari South China Morning Post, yoga mampu membantu menyembuhkan asma pada wanita yang gejalanya terbilang kronis saat remaja. Saat ini, wanita yang berhasil sembuh dari asma karena yoga telah menjadi guru yoga untuk anak-anak dan remaja.
Menka Purswaney, dulunya adalah pasien asma saat remaja. Kemudian, dirinya belajar yoga disertai teknik pernapasan yang membantunya lepas dari serangan asma tanpa inhaler dan steroid. Dua dekade kemudian, Purswaney mengambil kursus yoga untuk menjadi pelatih yoga profesional bagi anak-anak dan remaja.
Sebagai orang yang pernah tinggal di India, Purswaney mengidap asma di usianya yang ke-13 tahun. Kemudian, asmanya menjadi semakin parah saat dirinya pindah ke Hong kong bersama keluarganya. Tes kesehatan, bahkan menunjukkan kapasitas paru-parunya mulai menurun.
“Saat itu, saya tidak bisa menaiki satu set tangga tanpa terengah-engah, dan mengambil beberapa jeda untuk istirahat. Dokter memberi tahu orang tua saya bahwa asma saya tidak dapat disembuhkan,” kata Purswaney. “Orang tua saya tidak tega melihat saya diberi obat yang begitu berat.”
Kini, Purswaney berusia 41 tahun dan bebas gejala asma. Sebelum menemukan metode yang tepat untuk menyembuhkan asmanya, orang tua wanita tersebut membawanya ke Jindal Naturecure Institute, sebuah pusat naturopati dan yoga di Bangalore, India.
Pusat ini mengambil pendekatan holistik untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit kronis melalui detoksifikasi dan modifikasi gaya hidup. Untuk Purswaney, perawatan asmanya berbentuk instruksi dalam pose yoga, atau asana yang bertujuan meningkatkan sistem pernapasannya. Dia juga harus mengikuti pola makan vegan, pergi tidur lebih awal, dan bangun lebih awal.
Teknik Yoga untuk Menyembuhkan Asma
“Saya menghabiskan beberapa minggu di Jindal bangun jam 6 pagi dan tidur jam 9 malam. Di bawah bimbingan seorang guru, saya berlatih asana untuk meningkatkan kapasitas paru-paru,” kata Purswaney. “Ini termasuk surya namaskar (urutan salam matahari 12 langkah), shalabhasana (pose belalang yang menekuk ke belakang), bhujangasana (pose kobra), ustrasana (berlutut ke belakang), pose unta membungkuk, dan dhanurasana (pose busur, back-bender lainnya).”
Dia juga mempelajari teknik anulom vilom (pernapasan lubang hidung alternatif, menghirup, dan menghembuskan napas dalam-dalam sambil bergantian di antara lubang hidung) dan bhastrika (teknik mengambil napas dalam-dalam dan melepaskannya setelah menghitung sampai lima, lalu tarik napas dan hembuskan dengan paksa).
Tak sampai di situ, Purswaney belajar teknik yoga kapalbhati (pernapasan yang kuat dan inhalasi otomatis dengan langkah cepat) dan bramamari (mengambil napas panjang dan dalam melalui hidung, lalu menghembuskannya perlahan di belakang tenggorokan).
Pranayama atau teknik pernapasan dalam yoga juga Purswaney pelajari untuk membantu meningkatkan pernapasannya, membersihkan dahak dan pilek yang terus-menerus, dan mencegah sesak napas. Purswaney mengatakan bahwa latihan yoga dan pernapasan secara teratur, bersama dengan perubahan pola makannya, menyembuhkan asmanya. Kembali ke Hong Kong dan tidak lagi membutuhkan pengobatan, Purswaney melanjutkan untuk bergabung dengan tim bola basket dan hoki sekolahnya.
Cara Kerja Yoga Menyembuhkan Asma
Anna dman, seorang guru yoga Iyengar yang juga menderita asma, menjelaskan bahwa yoga membantu asma dengan membuka otot-otot dada. Tak hanya itu, yoga melenturkan diafragma dan membuat lebih banyak ruang untuk paru-paru, yang mendorong pernapasan yang lebih baik.
“Latihan yoga secara teratur juga meningkatkan kesadaran diri dan membawa penerimaan terhadap situasi seseorang,” jelas dman, 50 tahun, yang mengajar di Iyengar Yoga Center di Hong Kong.
Pada tahun 2017, setelah memiliki dua anak, Purswaney mulai menderita sakit punggung dan kelelahan dan kembali berlatih yoga setelah lama absen. Dia telah mengakhiri latihan rutinnya sejak dia sembuh dari asma hingga usia 37 tahun.
“Saya tidak melihat yoga sebagai hal yang menyenangkan,” kata Purswaney. Saya melihatnya sebagai terapi dan, karena saya tidak memiliki penyakit serius lagi, saya tidak memikirkan yoga lagi sampai setelah memiliki anak dan ingin mendapatkan kembali kesehatan saya,” kata Purswaney.
Hingga akhirnya, Purswaney mulai dengan mengajar yoga untuk anak-anaknya sendiri, kemudian memulai The World of Yoga School pada tahun 2019, didedikasikan mengajar yoga untuk semua anak. Kelas anak-anak Purswaney menggabungkan seni, musik, bermain, menari, dan cerita bersama dengan asana yoga dengan cara yang menarik bagi mereka.
[1] Aini, Faridah, Luh Putu Dietha Septi Dyah KD, Dwi Novitasari. 2016. Pengaruh Senam Yoga terhadap Tingkat Stres pada Remaja dalam Persiapan Menghadapi Ujian Nasional. Jurnal Ilmiah Kesehatan STIKES Ngudi Waluyo Ungaran, Vol. 9(2): 1-8.


Leave a comment