Tak Hanya Identik Dengan Nafsu Seksual, Wanita Berbulu Lebat Punya Kelebihan yang Menarik

Wanita, pria, bulu, lebat, tangan, bagian, badan, tubuh, hormon, identik, seksual, nafsu, seks, cantik, menarik, penyebab, testosteron, penelitian, kelebihan, kaki, halus, kelamin, Mencukur bulu ketiak

Beberapa wanita memiliki kulit mulus dengan sedikit atau bahkan tanpa bulu, namun ada juga yang punya bulu cukup banyak yang tak hanya tumbuh di bagian tangan dan kaki, namun juga ada di wajah. Sebagian orang setuju bahwa pria wajar jika memiliki bulu yang lebih lebat dibandingkan wanita. Maka dari itu, tak heran jika beberapa wanita yang memiliki banyak bulu sering merasa risih karena tampak tak cantik.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan di Gynaecologists menyebutkan bahwa 5 – 15 persen wanita mengalami masalah memiliki bulu berlebih. Para peneliti mempertimbangkan gangguan hormon sebagai penyebab kasus ini. Mereka berasumsi bahwa wanita tak perlu khawatir pada masalah ini.

Menurut Dr Rebecca Swingler dari rumah sakit C-Michael di Bristol, perubahan hormonal menyebabkan polycystic ovary syndrome (PCOS) pada 70 – 80 persen kasus. Sindrom ini pada akhirnya menyertai hirsutism (wanita berbulu lebih). Tetapi, sulit melacak penyebab sebenarnya karena kebanyakan dari mereka tidak berkonsultasi ke dokter.

Para wanita yang memiliki rambut berlebih biasanya mencoba mengatasi sendiri masalah ini selama bertahun-tahun, baru kemudian jika masalah itu tak berkurang, mereka meminta bantuan profesional. Tak hanya menjadi masalah kecantikan, dokter di Inggris juga mengatakan bahwa masalah ini bisa terjadi karena tumor, disfungsi tiroid, dan pengaruh obat-obatan hormonal.

Menurut para peneliti, pertumbuhan rambut yang berlebih pada wanita dapat diatur dengan beberapa kosmetik. Namun, jika seorang wanita mengalami masalah bulu berlebih, ada baiknya mengambil tindakan dengan konsultasi pada ahli medis untuk menemukan penyebabnya. Sehingga pengobatan yang tepat sasaran dapat dilakukan.

Baca juga:  Pixy Two Way Cake Cover Smooth Natural Peach, Bedak Padat Murah untuk Kulit Kuning Langsat

Melakukan waxing bisa membuat bulu tercabut hingga ke bagian folikelnya, maka rambut akan membutuhkan waktu untuk membentuk folikel baru sehingga butuh waktu yang lebih lama sampai tumbuh bulu baru ketimbang dicukur.

Wanita, pria, bulu, lebat, tangan, bagian, badan, tubuh, hormon, identik, seksual, nafsu, seks, cantik, menarik, penyebab, testosteron, penelitian, kelebihan, kaki, halus, kelamin,

Mencukur habis bulu kaki

Bulu yang dicukur tidak akan bertambah lebat. Pada umumnya memang struktur rambut lebih tipis dan lembut pada ujungnya, dan makin tebal mendekati ke akar rambut. Sehingga, ketika bulu itu dicukur, tekstur yang tersisa adalah bagian yang dekat dengan akar sehingga terasa lebih tebal.

Risiko metode waxing memang ada, tetapi tidak se-ekstrem sampai jaringan kulit rusak karena pori-pori cukup elastis untuk mengecil kembali setelah bulu tercabut  Bagi yang kulitnya sensitif, waxing yang menggunakan bahan panas dapat merusak lapisan stratum corneum kulit (lapisan kulit paling luar) sehingga dapat teriritasi. Lapisan kulit ini akan kembali pulih dalam jangka waktu 1 – 3 hari.

Bulu yang tumbuh di wajah dipengaruhi oleh beberapa macam faktor seperti genetik dan ketidakseimbangan hormon. Sedangkan dorongan seksual tak hanya muncul dari hormon belaka, sehingga tidak ada pengaruh antara wanita yang memiliki banyak bulu wajah dengan dorongan seksual yang besar.

Metode laser bisa dikatakan cukup aman digunakan, namun bukan berarti tanpa risiko. Ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi seperti kulit kemerahan dan timbul bengkak yang biasanya akan memudar setelah beberapa jam. Laser bekerja dengan cara menargetkan pigmen warna (seperti bulu). Laser paling efektif digunakan pada orang yang berkulit putih dengan warna bulu hitam. Namun, bagi yang berkulit gelap, ada kemungkinan laser akan terserap ke kulit dan mengakibatkan warna kulit asli yang dilaser lebih terang dari area kulit lainnya.

Baca juga:  Tips-Tips Mendapatkan Kulit Sebening Kaca Ala Artis K-Pop

Wanita berbulu kerap diklaim memiliki nafsu yang begitu besar. Padahal pada dasarnya semua makhluk termasuk manusia jelas memiliki nafsu. Alih-alih membahas nafsu besar, ternyata masih banyak kelebihan yang dimiliki oleh wanita berbulu lebat. Meskipun dengan hormon yang berlebihan, nyatanya wanita berbulu lebih menarik untuk diperbincangkan. Lalu apa sajakah yang menarik dalam wanita berbulu?

Wanita, pria, bulu, lebat, tangan, bagian, badan, tubuh, hormon, identik, seksual, nafsu, seks, cantik, menarik, penyebab, testosteron, penelitian, kelebihan, kaki, halus, kelamin,

Ilustrasi: godaan wanita bernafsu tinggi

Meskipun mereka tak masuk dalam kriteria wanita ideal dengan bulunya, namun mereka belajar lebih menyayangi dirinya sendiri. Wanita berbulu lebat di bagian tangan dan yang lainnya terlihat lebih menarik karena kepercayaan dirinya. Masyarakat yang beranggapan nafsu besar identik dengan wanita berbulu lebat, nyatanya anggapan masyarakat tak mendasar. Pasalnya, libido tak ada kaitannya dengan ukuran bulu.

Kebanyakan penelitian mengatakan seorang wanita punya nafsu tinggi karena memiliki tingkat hormon testosteron yang tinggi. Testosteron sering kali disebut sebagai hormonnya para pria. Namun dalam sejumlah penelitian terbaru, pada pria sehat, testosteron sama sekali tidak memiliki hubungan dengan gairah seks. Sedangkan pada wanita, testosteron yang tinggi hanya sedikit saja berhubungan dengan minat atau gairah seks dengan pasangan.

Baca juga:  Serum Anti Gombal, Ini Sederet Manfaat dari The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%

Pada wanita, testosteron diproduksi secara alami di kelenjar adrenal. Selain mempengaruhi fungsi seksual dan agresivitas, testosteron juga mempengaruhi pertumbuhan rambut halus di kelamin, perkembangan otot, endapan lemak di sekitar pinggang, dan pengaturan sirkuit otak sebelum seseorang lahir atau ketika masih di dalam rahim.

Nigel Barber, Ph.D., yang mengajar di Birmingham Southern College menulis di Psychology Today, umumnya pada wanita yang gairah seksualnya sangat rendah, ketika diberikan dosis kecil testosteron, fungsi seksualnya akan terpengaruh.

Temuan tersebut didapat melalui eksperimen Nigel, yang menggunakan film erotis dan memutarkannya kepada sejumlah wanita. Eksperimen ini menunjukkan bahwa pemberian testosteron dalam jumlah kecil saja bisa meningkatkan sensitivitas vagina dan gairah seksual wanita yang menontonnya. Nigel juga mengatakan berdasarkan hasil penelitiannya tersebut, ketika wanita memiliki hormon seks testosteron yang tinggi, maka wanita akan jadi lebih kompetitif, lebih berani mengambil risiko, dan lebih dominan secara sosial.

Kelebihan lainnya, wanita berbulu lebih detail dalam perawatan tubuhnya bahkan tetap menawan di depan pasangan. Kelebihan bulunya malah justru dianggap sebagian pria membuatnya terlihat seksi. Bulunya yang rapi dan jelas tak serupa dengan pria, itu karena dia selalu melakukan perawatan secara mendetail.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*