Awas, Ternyata Kebiasaan Sederhana Ini Bikin Kecantikan Berkurang
Tak sedikit orang yang tidak sadar bahwa kebiasaan yang mereka lakukan selama ini ternyata dapat mengurangi tingkat kecantikan mereka. Selain itu, beberapa kebiasaan sederhana juga dapat membuat penampilan menjadi kurang menarik dan bisa membuat kesehatan ikut menurun. Untuk itu, ada baiknya Anda memperhatikan kebiasaan harian yang Anda lakukan, apakah dapat membuat kecantikan Anda berkurang atau tidak.
Menyikat Gigi Setelah Minum Kopi
Sebagian besar orang suka mengonsumsi kopi di pagi hari, bahkan beberapa orang mengonsumsinya setelah bangun tidur. Setelah minum kopi, untuk menghilangkan aromanya yang pekat, tak jarang mereka akan menggosok gigi. Ternyata, kebiasaan yang tampaknya sederhana seperti ini bisa berakibat buruk pada kecantikan gigi Anda.
Kopi tidak hanya mengandung kafein, tetapi juga mengandung asam. Kandungan asam pada kopi dapat membuat enamel atau lapisan terluar gigi menjadi rapuh. Enamel gigi, jika Anda belum tahu, adalah lapisan paling luar yang berfungsi untuk melindungi gigi dan membuatnya terlihat tampak putih.
Enamel yang terkena asam kopi bisa menjadi rapuh. Jika Anda menyikat gigi, ini akan membuat enamel tersebut berkurang, bahkan hilang. Gigi yang kehilangan kadar enamelnya akan lebih cepat berubah warna menjadi kuning. Inilah mengapa banyak peminum kopi yang memiliki gigi berwarna kuning hingga kecokelatan.
Sebagai solusi, Anda bisa menyikat gigi sekitar satu jam setelah Anda menghabiskan secangkir kopi. Sementara, untuk menghilangkan kadar asam di mulut, Anda bisa minum air putih. Air putih yang menurunkan kadar asam di mulut akan membantu mencegah kerusakan enamel gigi akibat kopi.
Berenang dengan Rambut Kering
Kebiasaan sederhana yang hampir semua orang melakukannya, yaitu berenang dengan rambut dalam kondisi kering. Memang, saat Anda berenang, rambut akan basah, namun ini membuat rambut menjadi memiliki daya serap tinggi terhadap air di kolam renang.
Seperti yang Anda ketahui, air kolam renang mengandung pemutih dan zat kimia, seperti kaporit. Zat kimia tersebut tidak hanya menjernihkan air, tetapi membuat rambut semakin kering dan rusak. Jelas saja, Anda akan kehilangan keindahan rambut Anda setelah berenang, jika rambut dibiarkan dalam kondisi kering.
Untuk menurunkan daya serap rambut terhadap air kolam, Anda bisa membasahi rambut Anda terlebih dahulu menggunakan air biasa. Keadaan rambut yang basah tidak akan menyerap air kolam terlalu banyak. Ini mencegah bahan kimia mengubah tekstur rambut Anda menjadi kering.
Keramas Setiap Hari atau Jarang Keramas
Perlu Anda ketahui, keramas memang hal yang baik, apalagi jika Anda ingin menjaga kesehatan dan keindahan rambut. Meskipun begitu, ada aturan yang tepat untuk melakukannya. Beberapa orang yang kurang paham mengenai aturan keramas, biasanya akan keramas setiap hari dan sebagian lagi malah malas untuk keramas.
Keramas setiap hari dapat membuat rambut kehilangan nutrisi dan minyak alami. Ini membuat rambut menjadi terlihat kusam, mudah rontok, kering, dan rusak. Hal ini karena setiap produk shampo memiliki bahan kimia yang berguna untuk membersihkan minyak dan kotoran di rambut serta kulit kepala Anda. Kadar minyak yang berkurang membuat rambut dan kulit kepala Anda menjadi dehidrasi dan rusak.
Berbeda dengan Anda yang jarang keramas. Tidak keramas selama 7 hari hingga 2 minggu, dapat membuat kotoran dan bakteri menumpuk di kulit kepala dan rambut. Ini dapat menyebabkan infeksi, gatal, radang, dan jerawat di kulit kepala. Dilansir dari WebMD, keramas yang baik dilakukan setiap 2 hingga 3 hari sekali. Sehingga, kebersihan dan keindahan rambut Anda akan terjaga. Anda tidak perlu khawatir dengan kerusakan pada rambut atau jerawat di kulit kepala yang mungkin muncul.
Menggunakan Kondisioner dari Kulit Kepala
Salah satu kebiasaan sederhana yang dapat merusak kecantikan rambut Anda setelah keramas, yaitu kurang tepat menggunakan kondisioner. Perlu Anda ketahui, pemakaian kondisioner yang tepat adalah mengaplikasikannya di rambut, bukan di kulit kepala. Meskipun begitu, masih banyak yang memakai kondisioner dari ujung kepala hingga ujung rambut.
Kondisioner sendiri mengandung beberapa jenis bahan kimia yang digunakan untuk menghaluskan rambut dan membuatnya menjadi lebih ringan. Beberapa jenis bahan kimia dapat membuat kulit kepala Anda infeksi dengan gejala gatal atau berketombe. Inilah mengapa Anda harus memakainya dengan tepat.
Tidak menggunakan kondisioner setelah keramas pun memiliki efek samping lain. Rambut akan terlihat kusam dan kering. Meskipun tidak disarankan dipakai di kulit kepala, kondisioner juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang mampu memperbaiki kerusakan dan menjaga kesehatan rambut Anda.
Itulah beberapa kebiasaan sederhana yang masih sering dilakukan banyak orang dan bisa menjadi masalah di masa depan. Pastikan Anda menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas agar kecantikan Anda tetap terjaga.
Masih ada banyak kebiasaan sederhana yang dilakukan tanpa sadar dan ternyata berefek buruk pada kecantikan dan kesehatan. Bagi Anda yang suka mengeringkan muka dengan handuk, akan lebih baik jika tidak menggosokkannya ke wajah. Gunakan handuk dengan cara menepuk-nepukkan secara perlahan ke wajah Anda hingga kering. Menggosokkan handuk ke kulit wajah dapat menyebabkan kulit wajah iritasi, kehilangan kelembapan, menurunnya tingkat elastisitas, dan membuat kulit wajah bertambah kusam.





Leave a comment